Google meluncurkan fitur keamanan baru bernama Fake Call Detection atau deteksi panggilan palsu yang dirancang untuk membantu pengguna Android menghindari penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan teknologi deepfake. Fitur ini dirancang untuk mengidentifikasi upaya peniruan identitas yang semakin banyak digunakan dalam kasus kejahatan siber. Pengumuman tersebut disampaikan Google melalui blog resminya pada Selasa (2/6/2026).
Kehadiran fitur ini menjadi respons atas meningkatnya kasus penipuan digital yang memanfaatkan AI untuk meniru suara seseorang secara realistis. Dalam praktiknya, pelaku dapat menyamar sebagai anggota keluarga, teman, atasan, hingga pihak berwenang untuk meyakinkan korban agar memberikan informasi pribadi atau mengirimkan uang.
