Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Fitur Samsung Galaxy yang Kini Tinggal Kenangan, Pernah Pakai?

4 Fitur Samsung Galaxy yang Kini Tinggal Kenangan, Pernah Pakai?
Edge Panel (samsung.com)
Share Article

Samsung dikenal sebagai salah satu produsen Android yang rajin menghadirkan fitur-fitur baru di lini Galaxy. Hampir setiap pembaruan One UI maupun peluncuran HP terbaru selalu membawa kemampuan yang membuat pengalaman pengguna semakin lengkap. Di balik berbagai inovasi tersebut, ada pula sejumlah fitur lama yang akhirnya dihentikan. Padahal, beberapa di antaranya sempat menjadi daya tarik utama yang membedakan HP Samsung dari para pesaingnya.

Sejumlah fitur tersebut bahkan menawarkan kemampuan yang belum dimiliki Android pada masanya. Ada yang membuat pembayaran digital lebih praktis, ada pula yang meningkatkan produktivitas, dan keamanan perangkat. Meski sudah tidak lagi tersedia di HP Galaxy terbaru, fitur-fitur ini masih sering dikenang oleh pengguna lama. Berikut empat fitur Samsung Galaxy yang kini tinggal kenangan.

1. Edge Panel

Edge Panel
Edge Panel (samsung.com)

Edge Panels pertama kali diperkenalkan melalui Galaxy Note Edge dengan nama Edge Screen. Fitur ini masih tersedia hingga sekarang di berbagai HP Samsung modern. Namun, fungsinya tidak lagi selengkap ketika pertama kali hadir. Saat ini pengguna hanya mendapatkan panel bawaan seperti Apps, People, Tasks, Weather, dan beberapa layanan Samsung lainnya.

Pada masa lalu, pengguna dapat mengunduh Edge Panels tambahan melalui Galaxy Store. Panel buatan pengembang pihak ketiga membuat fitur ini jauh lebih fleksibel karena dapat digunakan untuk kalkulator, tautan browser, tombol Quick Settings, Twitter, hingga berbagai utilitas lainnya. Kebebasan tersebut memberi pengalaman yang lebih menarik bagi pengguna yang ingin menyesuaikan HP sesuai kebutuhan. Sayangnya, kemampuan mengunduh Edge Panels pihak ketiga dihapus sejak One UI 7 sehingga variasi panel menjadi jauh lebih terbatas

2. Magnetic Secure Transmission (MST)

Magnetic Secure Transmission
Magnetic Secure Transmission (insights.samsung.com)

Sebelum pembayaran nirkabel berbasis NFC menjadi standar, Samsung memiliki teknologi bernama Magnetic Secure Transmission (MST). Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan pembayaran cukup dengan mendekatkan HP ke mesin EDC yang masih menggunakan pembaca kartu magnetik. Kehadiran MST menjadi solusi ketika terminal pembayaran NFC belum banyak tersedia. Pada masanya, teknologi ini menjadi salah satu keunggulan eksklusif Samsung.

Cara kerja MST adalah mengirimkan sinyal magnetik yang meniru pita magnet pada kartu kredit atau debit. Mesin pembayaran akan menganggap seolah-olah kartu fisik sedang digesek sehingga transaksi tetap bisa diproses. Berkat teknologi tersebut, pengguna dapat menikmati pembayaran nirkabel meski memakai mesin kasir yang tergolong lawas. Kini, karena sebagian besar toko telah beralih ke NFC, Samsung tidak lagi menyertakan MST pada perangkat Galaxy terbaru.

3. Widget layar kunci berukuran penuh

Widget Brief
Widget Brief (samsung.com)

Samsung juga pernah menghadirkan widget layar kunci berukuran penuh yang memungkinkan pengguna melihat berbagai informasi tanpa membuka kunci HP. Sebelum One UI 7 dirilis pada 2024, fitur ini masih bisa dimanfaatkan untuk menampilkan kalender, cuaca, pemutar musik, dan widget lainnya. Tampilan widget yang besar membuat informasi lebih mudah dibaca. Fungsinya pun terasa lebih praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Kini Samsung memilih pendekatan yang lebih mirip iPhone melalui widget berukuran kecil di layar kunci. Ruang yang tersedia menjadi lebih terbatas dan sebagian besar widget hanya berasal dari aplikasi bawaan Samsung. Padahal, Android 16 telah mendukung widget layar kunci berukuran penuh secara resmi. Perubahan tersebut membuat sebagian pengguna menilai pengalaman menggunakan lock screen justru mengalami penurunan.

4. Iris Scanner

Iris Scanner pada Galaxy Note 7
Iris Scanner pada Galaxy Note 7 (news.samsung.com)

Sebelum pemindai sidik jari menjadi metode autentikasi utama, Samsung pernah membekali beberapa HP flagship dengan iris scanner. Teknologi ini memindai pola unik pada iris mata pengguna sehingga tingkat keamanannya lebih tinggi dibandingkan Face Recognition biasa di banyak HP Android. Iris scanner juga menjadi salah satu fitur premium yang cukup menonjol pada masanya. Kehadirannya memberikan alternatif selain sidik jari untuk membuka perangkat.

Keunggulan lain iris scanner adalah memenuhi standar keamanan biometrik Class 3. Standar tersebut memungkinkan autentikasi untuk pembayaran digital maupun aplikasi perbankan tanpa harus menggunakan sidik jari. Setelah era Galaxy S29, Samsung menghentikan penggunaan iris scanner dan hingga kini belum menghadirkan pengganti dengan tingkat keamanan serupa pada kamera depan. Akibatnya, pengguna Galaxy kini masih mengandalkan pemindai sidik jari untuk kebutuhan autentikasi dengan tingkat keamanan tinggi.

Samsung memang dikenal tidak pelit menghadirkan fitur baru pada ekosistem Galaxy. Namun, setiap inovasi juga diikuti keputusan untuk menghentikan sejumlah fitur yang dinilai sudah kurang relevan atau telah digantikan teknologi lain. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menyederhanakan pengalaman pengguna sekaligus mengikuti perkembangan industri. Meski demikian, tidak semua keputusan tersebut diterima dengan antusias oleh para pengguna setianya.

Edge Panels pihak ketiga, MST, widget layar kunci berukuran penuh, hingga iris scanner merupakan beberapa contoh fitur yang masih sering dirindukan. Masing-masing menawarkan fungsi unik yang belum sepenuhnya tergantikan oleh fitur baru saat ini. Walaupun Samsung terus menghadirkan inovasi melalui One UI dan perangkat Galaxy terbaru, keempat fitur tersebut tetap menjadi bagian menarik dalam perjalanan evolusi smartphone Galaxy.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More