Kemajuan teknologi akal imitasi (AI) membuat banyak orang memanfaatkan fitur obrolan bot (chatbot), seperti Gemini dan ChatGPT, sebagai tempat meluapkan emosi maupun keluh kesah harian. Fleksibilitas respons yang cepat dan ketersediaan tanpa batas memberikan kenyamanan psikologis. Ini layaknya berbicara dengan teman dekat atau bahkan terapis.
Namun, memperlakukan sistem AI sebagai tempat penampungan seluruh masalah pribadi dapat memicu risiko keamanan data hingga dampak kesehatan mental yang serius. Berikut lima hal yang sebaiknya kamu hindari saat curhat ke platform AI. Simak sampai akhir, ya!
