Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jaga Privasimu di Discord dengan Mengubah Beberapa Pengaturan Ini

4 min read
Jaga Privasimu di Discord dengan Mengubah Beberapa Pengaturan Ini
ilustrasi Discord (Unsplash/ilgmyzin)
  • Discord menyimpan data pribadi seperti aktivitas, percakapan, teman, aplikasi terhubung, dan pembayaran; pengguna disarankan rutin memeriksa menu Data & Privacy.

  • Pengguna dapat membatasi visibilitas profil dan status online, mengatur izin pesan serta pertemanan, dan memakai filter untuk memblokir atau memburamkan konten sensitif.

  • Opsi penggunaan data untuk analitik, personalisasi, pemasaran, rekaman suara, serta konten sponsor dapat dinonaktifkan, meski Discord tetap mengumpulkan data dan fitur personalisasi bisa terpengaruh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Discord bukan lagi sekadar aplikasi komunikasi untuk bermain game. Aplikasi ini juga sering digunakan untuk berbincang bersama teman, mengikuti komunitas, berbagi file hingga mengakses berbagai layanan tambahan. Karenanya, akun Discord bisa menyimpan banyak informasi pribadi, mulai dari aktivitas pengguna, percakapan, daftar teman, aplikasi yang terhubung, hingga metode pembayaran. Untuk itu, melakukan pemeriksaan privasi secara berkala sangat direkomendasikan guna mengurangi informasi yang terlihat oleh orang lain dan membatasi cara Discord menggunakan datamu. Untungnya, semua bisa diakses dengan mudah lewat menu Data & Privacy yang bisa ditemukan di panel sebelah kiri Discord. Berikut ulasan lebih lengkapnya.

  1. 1. Batasi informasi yang terlihat di profil

    Screenshot_1.jpg
    ilustrasi pengaturan Discord (dok. Pribadi)

    Setelah masuk menu Data & Privacy, pada bagian Profile Privacy, kamu bisa mengatur informasi yang bisa dilihat oleh orang lain ketika mereka membuka profil atau menemukan namamu di dalam server. Pengaturan ini juga berkaitan dengan aktivitas yang ditampilkan kepada pengguna lain, baik secara umum maupun pada server tertentu. Jika mengutamakan privasi, pertimbangkan untuk membatasi aktivitas yang terlihat oleh anggota server. Kamu juga bisa mencegah server atau orang lain mengetahui ketika kamu sedang online. Cara ini sangat berguna jika kamu tidak ingin terus-menerus menerima pesan atau merasa harus segera merespons hanya karena status online-mu terlihat.

  2. 2. Tinjau cara Discord menggunakan datamu

    Di bagian How Discord Uses My Data, Discord menyediakan beberapa pilihan terkait cara mereka menggunakan datamu. Nah, kamu bisa menonaktifkan opsi di mana datamu mereka digunakan untuk analitik, personalisasi pengalaman, pemasaran atau perekaman suara. Mematikan seluruh opsi tersebut bisa menjadi langkah awal yang wajar jika kamu khawatir datamu disalahgunakan. Namun perlu dicatat bahwa merubah pengaturan ini bisa memengaruhi pengalaman ketika menggunakan Discord, terutama terkait rekomendasi atau konten yang disesuaikan dengan minatmu. Selain itu, pengaturan ini juga tidak berarti Discord berhenti mengumpulkan datamu, di mana opsi-opsi tersebut lebih berfungsi untuk menentukan bagaimana data yang dikumpulkan digunakan oleh Discord itu sendiri.

  3. 3. Nonaktifkan konten sponsor yang dipersonalisasi

    Screenshot_2.jpg
    ilustrasi pengaturan Discord (dok. Pribadi)

    Discord juga memiliki bagian Sponsored Content yang berkaitan dengan konten pemasaran dan penggunaan data dari pihak ketiga. Di situ, kamu menonaktifkan pengaturan yang membuat iklan atau konten promosi disesuaikan berdasarkan aktivitas maupun informasi tertentu. Menonaktifkan pengaturan ini tidak otomatis membuat seluruh konten sponsor akan hilang, di mana pengguna masih bisa melihat fitur seperti Discord Quests, namun konten didalamnya tidak akan dibuat secara khusus berdasarkan profil atau minat pribadi. Menonaktifkan pengaturan ini sangat dianjurkan jika kamu ingin mengurangi bentuk pemasaran tertarget tanpa harus menonaktifkan seluruh fitur promosi di Discord.

  4. 4. Atur izin pesan dan permintaan pertemanan

    Melalui bagian Messaging Permissions, kamu bisa mengatur siapa yang boleh mengirim pesan langsung, menambahkan diri sebagai temanmu atau berinteraksi melalui fitur tertentu. Salah satu pengaturan yang perlu diperiksa adalah izin permintaan pertemanan dari opsi Everyone. Sebab, membiarkan semua orang mengirim permintaan pertemanan bisa meningkatkan risiko spam, penipuan, atau pesan yang tidak diinginkan. Jika kamu lebih sering menggunakan Discord bersama teman, pasangan atau komunitas tertentu, ada baiknya untuk membatasi izin tersebut. Disamping itu, kamu juga bisa meninjau filter spam dan pengaturan pesan dalam game agar komunikasi yang masuk tetap aman.

  5. 5. Gunakan filter untuk konten sensitif

    Screenshot_3.jpg
    ilustrasi pengaturan Discord (dok. Pribadi)

    Yang terakhir ada pada bagian Content Filters, di mana Discord menyediakan pilihan untuk mengatur bagaimana media yang memuat konten dewasa ditangani. Pada bagian itu, kamu bisa memilih agar konten semacam itu diblokir dari pesan langsung maupun server yang diikuti. Tersedia pula opsi untuk memburamkan konten sehingga kamu masih bisa memutuskan apakah ingin melihatnya atau tidak. Pilihan ini memberikan lapisan perlindungan tambahan tanpa langsung menghapus seluruh media yang terdeteksi memuat konten sensitif. Sementara itu, ada pilihan untuk memblokir sepenuhnya guna mencegah konten tersebut ditampilkan sama sekali. Pengaturan ini sangat berguna jika kamu ingin mengurangi paparan terhadap konten yang tidak pantas atau berpotensi mengganggu pengalaman menggunakan Discord.

    Demikian tadi ulasan mengenai beberapa pengaturan yang perlu diubah untuk menjaga privasimu di Discord. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More