Menurut Budi Arie, panduan bagi pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan teknologi yang inklusif dan memberdayakan, sangat penting untuk memajukan visi Indonesia Emas 2045.
Transformasi digital berpotensi mendorong negara kita keluar dari middle income trap menuju Indonesia Emas, di mana teknologi yang harus dioptimalkan untuk mendorong transformasi digital adalah Artificial Intelligence (AI/kecerdasan buatan).
Survei global 2023 menemukan bahwa 79 persen koresponden telah terekspos dengan AI generatif. Kemudian sebanyak 55 persen merupakan perusahaan global yang telah menggunakan AI pada bisnis, mulai dari layanan kesehatan, manufaktur, pertanian hingga pendidikan.
Besarnya potensi AI juga dapat dilihat dari kontribusinya pada produk domestik bruto (PDB) global yang diprediksi mencapai USD13 triliun di tahun 2030, di mana USD1 triliun dikuasai ASEAN pada 2030.
"Indonesia berada pada peringkat keempat dalam indeks kesiapan integrasi AI pada layanan AI, menurut laporan Oxford Economics dan Huawei tahun 2023. Jadi, lumayan juga nih kesiapan kita," lanjut Menkominfo.