Lalu, untuk pesawat layang dan pesawat ringan, Flightradar24 menggunakan data pelacakan yang didapatkan dari Open Glider Network (OGN). Seperti namanya, OGN adalah proyek yang berupaya untuk mewujudkan platform pelacakan terunifikasi untuk pesawat layang, drone, dan pesawat kecil lainnya.
Saat ini, OGN berfokus pada pelacak FLARM dan OGN. Akan tetapi, OGN juga menerima sumber data lain, seperti dari SPOT, FANET, PilotAware, dan sumber lainnya.
ilustrasi helikopter (pixabay.com/Julius_Silver)
Di wilayah dengan jangkauan MLAT, radar, atau FLARM, sebagian besar lalu lintas udara dilacak dan terlihat, terlepas dari tipe pesawat. Berbeda dengan ADS-B, ini berarti jangkauan untuk melacak pesawat udara baling-baling, helikopter, hingga pesawat layang.
Meski begitu, jangkauan MLAT terbatas di beberapa daerah dengan banyak penerima Flightradar24 dan biasanya jangkauan ini baru terlihat di ketinggian di atas 1 hingga 3km. Ini berarti penerbangan umum di ketinggian rendah berarti tidak termasuk dalam jangkauan MLAT.
Dalam sebagian besar kasus, Flightradar24 mencatat bahwa data radar Amerika Utara tidak mencakup penerbangan umum tanpa rencana penerbangan. Oleh karena itu, data radar sering kali tak mencantumkan informasi registrasi pesawat, dan pesawat udara yang dilacak dengan MLAT sering kali tak mencantumkan informasi tanda panggilan.