Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Lakukan Penyisiran Akun Anak, Bagaimana Jika Akun TikTok Terblokir?

Lakukan Penyisiran Akun Anak, Bagaimana Jika Akun TikTok Terblokir?
Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto (IDN Times/Misrohatun)
Intinya Sih
  • TikTok menonaktifkan sekitar 1,7 juta akun yang terindikasi dimiliki pengguna di bawah usia 16 tahun sebagai bagian dari upaya perlindungan anak.
  • Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meminta masyarakat memahami proses penyisiran ini dan melaporkan jika akun dewasa ikut terblokir agar segera dinormalisasi.
  • Pihak TikTok memastikan akun dewasa yang sempat terblokir sudah diaktifkan kembali dan terus mengembangkan sistem pendeteksi pengguna di bawah umur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

TikTok tengah aktif melakukan penjaringan terhadap akun di bawah usia 16 tahun. Terhitung hingga kini terdapat 1,7 juta akun yang sudah mereka nonaktifkan. Meski begitu, mereka mengakui ada akun yang tidak sengaja terblokir karena dicurigai dimiliki oleh pengguna di bawah umur.

"Ada sedikit gangguan yang saya rasa mohon dimengerti dan ini juga untuk perlindungan anak-anak kita. Sehingga kalau ada gangguan-gangguan sedikit, kalau memang ada akun orang dewasa yang tidak sengaja ikut ternonaktifkan maka segera laporkan untuk normalisasi dan akan dilakukan dengan cepat," kata Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid di Jakarta pada Selasa (28 April 2026).

Penyisiran terus dilakukan

Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Hilmi Adrianto, menyebut bahwa mereka telah melakukan takedown sekitar 1,7 juta akun dan masih terus berupaya untuk membuat sistem untuk mengenali para pengguna yang ada di bawah umur.

"Itu terus dilakukan secara bertahap dan prosesnya tentu tidak sebentar karena memang kami terus men-develope apa yang kami bisa lakukan," ujarnya.

Kesalahan blokir akun dewasa

ilustrasi TikTok (unsplash.com/Collabstr)
ilustrasi TikTok (unsplash.com/Collabstr)

Normalisasi kesalahan terhadap akun yang diturunkan, pengguna bisa menghubungi call center TikTok dan diklaim prosesnya akan dilakukan sesegera mungkin.

Sedangkan untuk akun-akun yang kemarin tidak sengaja nonaktif, TikTok sudah mengaktifkannya kembali (deaktifasi).

"Terkait dengan apa yang terjadi kemarin di weekend, itu akun-akunnya sudah di-resolve dan sudah up to active again. Jadi sudah di-resolve yang sudah dilakukan tindakan atau deaktifasi," timpal Richard Anggoro, Lead of UGC, TikTok Indonesia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Related Articles

See More