Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
OpenAI Rilis Chip AI Pertama Bernama Jalapeno, Gandeng Broadcom
OpenAI dan Broadcom memperkenalkan chip inferensi yang dioptimalkan untuk LLM (openai.com)
  • OpenAI resmi memperkenalkan chip AI pertamanya bernama Jalapeno, dikembangkan bersama Broadcom untuk mengurangi ketergantungan pada GPU NVIDIA dan membangun infrastruktur komputasi AI sendiri.
  • Jalapeno merupakan chip ASIC khusus untuk mempercepat proses inferensi AI, meningkatkan efisiensi operasional, serta menjadi fondasi awal platform perangkat keras multi-generasi OpenAI.
  • Chip Jalapeno dijadwalkan mulai digunakan pada akhir 2026 di server OpenAI, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperluas pengembangan teknologi hingga ke sisi perangkat keras.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

OpenAI resmi memperkenalkan chip kecerdasan buatan (AI) pertamanya yang diberi nama Jalapeno. Chip tersebut dikembangkan bersama Broadcom sebagai bagian dari upaya OpenAI membangun infrastruktur komputasi AI sendiri sekaligus mengurangi ketergantungan pada GPU buatan NVIDIA yang selama ini menjadi andalan untuk menjalankan model AI. Pengumuman itu disampaikan melalui blog resmi OpenAI pada Rabu (24/6/2026).

Jalapeno dirancang sebagai prosesor khusus untuk menjalankan Large Language Model (LLM) pada server AI OpenAI, baik untuk model yang digunakan saat ini maupun generasi berikutnya. Lantas, seperti apa kemampuan chip AI pertama buatan OpenAI tersebut?

1. Chip khusus untuk proses inferensi AI

ilustrasi situs web OpenAI di layar smartphone (pexels.com/Solen Feyissa)

Jalapeno bukan merupakan prosesor serbaguna, melainkan chip berjenis Application-Specific Integrated Circuit (ASIC). Artinya, chip ini dirancang untuk menjalankan tugas tertentu, yakni mempercepat proses inferensi AI. Dalam pengembangan AI terdapat dua tahapan utama, yaitu pelatihan (training) dan inferensi (inference). Pada tahap training, model AI mempelajari data dalam jumlah besar untuk mengenali pola dan meningkatkan kemampuannya.

Sementara itu, inferensi merupakan tahap ketika model yang telah dilatih merespons perintah atau pertanyaan pengguna, misalnya saat ChatGPT menjawab pertanyaan atau menghasilkan kode pemrograman. Karena difokuskan untuk menangani inferensi, Jalapeno diharapkan mampu mempercepat respons AI sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. OpenAI juga menyebut biaya operasional chip tersebut lebih rendah dibandingkan solusi komputasi yang selama ini digunakan.

2. Dikembangkan bersama Broadcom

OpenAI kolaborasi dengan Broadcom untuk kembangkan chip AI (openai.com)

Kehadiran Jalapeno menunjukkan ambisi OpenAI dalam mengembangkan chip AI miliknya sendiri. Chip ini diumumkan sekitar sembilan bulan setelah perusahaan menjalin kerja sama dengan Broadcom untuk mengembangkan chip AI khusus, sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada GPU NVIDIA yang selama ini mendominasi kebutuhan komputasi AI global. Menurut laporan Reuters, CEO Broadcom Hock Tan mengatakan Jalapeno mampu bersaing dengan chip AI terbaru NVIDIA Blackwell serta Tensor Processing Unit (TPU) buatan Google, untuk sejumlah beban kerja tertentu. Klaim ini membuat Jalapeno masuk dalam persaingan ketat di pasar chip AI kustom.

OpenAI menegaskan Jalapeno bukan sekadar produk tunggal, melainkan fondasi awal pengembangan platform perangkat keras AI jangka panjang perusahaan. Chip ini juga telah diuji melalui sampel rekayasa yang disebut mampu menjalankan berbagai beban kerja AI, termasuk model GPT-5.3-Codex-Spark. “Jalapeno adalah langkah pertama dalam platform komputasi multi-generasi kami,” tulis OpenAI dalam blog resminya.

3. Siap digunakan akhir 2026

ilustrasi logo OpenAI di layar TV (pexels.com/Andrew Neel)

OpenAI menjadi perusahaan teknologi terbaru yang mengembangkan chip AI buatannya sendiri. Sebelumnya, Microsoft, Meta, dan Amazon juga telah memperkenalkan chip AI kustom untuk mendukung pusat data mereka, meski NVIDIA masih menjadi pemain dominan di pasar akselerator AI. Peluncuran Jalapeno menjadi bagian dari strategi OpenAI untuk mengurangi ketergantungan pada GPU NVIDIA, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional dan mengoptimalkan kinerja layanan AI.

OpenAI menargetkan Jalapeno mulai digunakan pada server operasionalnya pada akhir 2026. Kehadiran chip tersebut menandai langkah OpenAI memperluas pengembangan teknologi AI hingga ke sisi perangkat keras, setelah selama ini dikenal sebagai pengembang model AI generatif. Nantinya, Jalapeno akan melengkapi infrastruktur komputasi OpenAI yang selama ini masih mengandalkan GPU NVIDIA.

Peluncuran Jalapeno menandai bahwa persaingan AI kini tidak hanya bergantung pada kecanggihan model bahasa, tetapi juga pada kemampuan membangun infrastruktur komputasi sendiri. Chip ini dijadwalkan mulai digunakan pada akhir 2026 dan menjadi langkah awal OpenAI dalam menguji strategi pengembangan perangkat kerasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article