Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fitur HP Flagship Samsung yang Tak Ada di HP Mid-Range Mereka

5 Fitur HP Flagship Samsung yang Tak Ada di HP Mid-Range Mereka
ilustrasi HP flagship Samsung (unsplash.com/Anh Nhat)
Intinya Sih
  • Samsung membedakan seri flagship dan mid-range lewat fitur eksklusif seperti Samsung DeX, kamera telephoto, layar LTPO, Galaxy AI, serta perekaman video 4K 60 FPS.
  • Fitur-fitur flagship dirancang untuk produktivitas tinggi, efisiensi daya, kemampuan fotografi profesional, hingga kecerdasan buatan yang mempermudah aktivitas pengguna sehari-hari.
  • Keterbatasan fitur di seri mid-range menjadi strategi Samsung untuk menjaga segmentasi produk antara kelas menengah dan kelas atasnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Samsung memiliki segmentasi yang jelas di seri HP mereka. Ada HP mid-range seperti Samsung Galaxy A dan Galaxy M series yang harganya sekitar Rp3 juta--9 jutaan. Ada juga Samsung Galaxy S, Galaxy Note, dan Galaxy Z series yang masuk ke kategori flagship dengan harga sekitar Rp10 juta--30 jutaan.

Tak hanya soal harga, HP flagship dan mid-range Samsung juga punya fitur yang berbeda, lho! Beberapa fitur seperti Samsung DeX, layar LTPO, atau kamera telephoto hanya bisa ditemukan di HP flagship dan tak hadir di HP mid-range. Mengapa Samsung melakukan hal tersebut dan apa fungsi dari semua fiturnya? Cari tahu di bawah ini, yuk!

1. Samsung DeX hadir untuk meningkatkan produktvitas

Samsung DeX
Samsung DeX (samsung.com)

Salah satu keunggulan utama dari HP flagship Samsung adalah kehadiran fitur produktivitas tingkat tinggi seperti Samsung DeX. Dilansir PCMag, Samsung DeX adalah fitur yang memungkinkan pengguna menghubungkan perangkat seperti HP atau tablet ke komputer. Saat dihubungkan perangkat akan menampilkan tampilan desktop agar lebih mudah digunakan.

Samsung DeX bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal, seperti mengetik di smartphone lewat desktop, memindahkan file dengan lebih mudah, hingga melakukan multitasking layaknya OS dekstop. Meski termasuk fitur khusus flagship, tapi pada update One UI 8 beberapa pengguna Galaxy A sempat menemukan bug. Jadi, beberapa model Galaxy A sempat mendapat fitur Samsung DeX versi wireless.

2. Kamera telephoto berguna untuk melakukan pembesaran

ilustrasi HP flagship Samsung
ilustrasi HP flagship Samsung (unsplash.com/Shomitro Kumar Ghosh)

Seri flagship merupakan pilihan terbaik jika mencari HP Samsung dengan konfigurasi kamera yang lengkap. Tak hanya kamera utama atau ultrawide, seri flagship Samsung juga dilengkapi kamera telephoto. Tergantung modelnya, jenis kamera telephoto yang digunakan juga berbeda, mulai dari telephoto biasa dengan pembesaran 3 kali hingga periscope telephoto dengan pembesaran 10 kali.

Kamera telephoto sendiri merupakan kamera yang secara khusus dirancang untuk melakukan zoom atau pembesaran. Fungsinya beragam, seperti menangkap objek yang jauh atau menangkap foto portrait. Pernah ada satu model Galaxy seri A yang menghadirkan kamera telephoto, yaitu Samsung Galaxy A72 dengan telephoto 8MP yang punya pembesaran 3 kali.

3. Layar LPTO bikin baterai makin awet

ilustrasi HP flagship Samsung
ilustrasi HP flagship Samsung (unsplash.com/Amanz)

Teknologi layar menjadi salah satu pembeda utama antara Samsung mid-range dan flagship. Salah satunya adalah kehadiran teknologi Low-Temperature Polycrystalline Oxide (LTPO). Dilansir Croma, LTPO merupakan teknologi yang bisa menyesuaikan refresh rate sesuai aktivitas di layar. Di HP flagship Samsung refresh rate bisa turun hingga 1Hz dan naik menjadi 120Hz saat ada gerakan di layar.

Refresh rate di beberapa model Galaxy A seperti Samsung Galaxy A57 sebenarnya juga bisa menyesuaikan dengan aktivitas di layar. Namun, refresh rate-nya hanya bisa turun ke 30Hz. Lebih lanjut, kehadiran layar LTPO di HP Samsung mampu meningkatkan daya tahan baterai. Hal tersebut dapat terjadi karena penurunan refresh rate secara signifikan membuat konsumsi daya makin rendah.

4. Galaxy AI bisa memudahkan kehidupan pengguna

Beberapa perangkat Samsung Galaxy termasuk ponsel, tablet, dan ponsel lipat menampilkan tulisan Galaxy AI di layar mereka.
Galaxy AI (samsung.com)

Perang AI di HP Android pertama kali dimulai dari Samsung. Pada 2024 Samsung memperkenalkan Samsung Galaxy S24 series yang merupakan HP pertama dengan Galaxy AI. Dilansir Beebom Gadgets, Galaxy AI sendiri merupakan sistem AI yang secara khusus hanya tersedia di seri flagship seperti Samsung Galaxy S series dan Samsung Galaxy Z series.

Galaxy AI bisa digunakan untuk banyak hal, seperti mengedit foto, merangkum dokumen, menerjemahkan percakapan secara langsung, hingga memberikan saran untuk berbagai hal. Jika digunakan dengan baik, maka Galaxy AI bisa mempermudah kehidupan pengguna. HP mid-range Samsung sebenarnya punya sistem AI bernama Awesome Intelligence. Namun, fiturnya tak selengkap Galaxy AI.

5. Perekeman video 4K 60 FPS tak ada di HP mid-range Samsung

ilustrasi HP flagship Samsung
ilustrasi HP flagship Samsung (unsplash.com/Alène-Reine Niyomukiza)

HP mid-range Samsung seperti Galaxy A series memang terkenal akan kestabilan videonya yang luar biasa. Sayangnya, seri mid-range Samsung tidak memiliki satu fitur perekaman video yang cukup esensial, yaitu perekaman video di resolusi 4K 60 FPS. Fitur tersebut secara ekslusif hanya tersedia di seri flagship seperti Galaxy S atau Galaxy Z.

Berdasarkan informasi di laman NanoReview, chipset mid-range Samsung seperti Exynos 1680 dan Exynos 1580 sebenarnya mampu merekam video 4K 60 FPS. Sepertinya Samsung sengaja tidak menambahkan fitur tersebut di produknya agar terdapat segmentasi yang jelas antara mid-range dengan flagship. Padahal, HP mid-range lain seperti POCO dan realme sudah punya fitur tersebut.

Perbedaan fitur antara HP flagship dan mid-range Samsung bisa menjadi pembeda yang jelas antara keduanya. Samsung mencoba memberikan batas antara produk kelas menengah dan kelas atasnya. Jadi, jika menginginkan HP Samsung dengan fitur paling lengkap, canggih, dan tidak mau berkompromi maka kamu harus membeli seri flagship.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More