Perkembangan artificial intelligence (AI) bukan hanya mengubah cara orang Amerika bekerja dan mencari informasi, lho, tapi juga mulai memengaruhi kehidupan anak muda di berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena itu, survei terhadap warga Amerika Serikat tetap menarik untuk disimak, terutama karena kelompok usia muda di Indonesia juga semakin akrab dengan chatbot dan berbagai layanan berbasis AI.
Dalam survei Pew Research Center, kategori anak muda yang dimaksud adalah orang dewasa berusia di bawah 30 tahun, sementara survei CNBC yang dibahas dalam artikel ini menggunakan responden berusia 18-34 tahun. Menariknya, meski anak muda menjadi kelompok yang paling aktif menggunakan chatbot, survei Pew ungkap anak muda AS makin khawatir soal AI. Lantas, apa saja temuan surveinya dan kenapa sikap anak muda terhadap AI mulai berubah?
