Baru-baru ini, Instagram telah membagikan sejumlah hacks untuk mereset pola distribusi konten. Mengutip Buffer, konten carousel dan konten original yang memanfaatkan audio tren terbukti konsisten menghasilkan performa lebih baik dibandingkan unggahan satu gambar maupun konten hasil repost. Dampak perubahan ini pun mulai dirasakan luas oleh para kreator.
Banyak mungkin dari kamu yang mengeluhkan penurunan jangkauan (reach) secara tiba-tiba, meskipun pola upload tidak berubah. Kondisi tersebut kerap dianggap sebagai “shadowban”, padahal yang terjadi adalah pergeseran sistem distribusi konten di Instagram. Perubahan ini menjadi sinyal bahwa strategi lama tidak lagi cukup efektif.
Mengandalkan repost, konten daur ulang, atau sekadar mengejar jumlah like berpotensi membuat performa akun stagnan. Jika kamu berencana merombak strategi di Instagram, memahami arah perubahan algoritma menjadi langkah awal sebelum kamu mulai ngonten. Simak penjelasan berikut biar reach kamu melejit!
