Comscore Tracker

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnya

Apakah AI bisa mengambil alih pekerjaan manusia?

Pernahkah kamu menggunakan Google Assistant atau Siri? Kecanggihan yang disajikan oleh Google Assistant dan Siri merupakan bentuk dari teknologi bernama Artificial Intelligence alias AI.

Namun, apa itu AI? Seiring berkembangnya teknologi, sistem AI diimplementasikan pada berbagai penunjang kebutuhan hidup. Ketahui beberapa fakta-fakta menarik yang oke untuk diulik lebih dalam. Simak ulasannya berikut ini, yuk!

Apa itu AI?

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnyailustrasi AI (unsplash.com/Omid Armin)

Ada berbagai jawaban dari pertanyaan pengertian apa itu AI. John McCarthy dalam sebuah makalah tahun 2004 menyebutkan bahwa artificial intelligence adalah ilmu dan teknik pembuatan mesin, terutama program komputer cerdas.

Pada praktiknya, teknologi tersebut membuat komputer memahami kecerdasan manusia. Meski demikian, AI tidak harus membatasi ke metode yang dapat diamati secara biologis, melansir IBM Cloud Learn Hub.

Dalam buku Artificial Intelligence: A Modern Approach karya Stuart Russell dan Peter Norvig menuangkan potensi sebagai definisi AI, yakni:

  • Pendekatan manusia: sistem yang berpikir dan bertindak seperti manusia
  • Pendekatan ideal: sistem yang berpikir rasional dan bertindak secara rasional.

Evolusi pengembangan kecerdasan buatan dimulai sejak tahun 1950, ketika Alan Turing menerbitkan Computing Machinery and Intelligence. Turing mengusulkan untuk menjawab pertanyaan, "Dapatkah mesin berpikir?". Ia pun memperkenalkan Tes turing untuk menentukan apakah komputer dapat menunjukkan hasil kecerdasan yang sama dengan manusia.

Inovasi terus berlanjut ketika John McCarthy menciptakan istilah 'kecerdasan buatan' pada konferensi AI pertama di Dartmouth College. Setelahnya, muncul berbagai bahasa pemrograman dan kombinasi teknologi yang digunakan untuk mewujudkan 'AI ideal'. 

Meski kecerdasan buatan masih sangat jauh dibanding kecerdasan manusia, opsi teknologi ini telah banyak diterapkan. Dalam perkembangannya, AI sudah dapat membantu mempermudah kehidupan sehari-hari. 

Bentuk pemanfaatan artificial intelligence

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnyailustrasi penerapan AI (unsplash.com/Brett Jordan)

Ada berbagai bentuk pemanfaatan artificial intelligence. Dilansir Simple Learn, berbagai penerapan AI diketahui mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan. Misalnya, pada platform jual beli online, AI bisa menunjukkan barang-barang sesuai kebutuhan pengguna, asisten belanja virtual, hingga pencegahan penipuan.

Selain itu, bahkan ada hewan berbasis AI. Analytics Insight mengungkapkan hewan peliharaan AI merupakan robot yang dapat merasakan dan bertindak layaknya hewan peliharaan. Hewan peliharaan AI ini tidak perlu repot-repot dibersihkan, diberi makan, ataupun dimandikan. Cocok untuk kamu ingin memiliki hewan peliharaan tapi tidak mau ribet.

Dalam segi pendidikan, AI banyak diimplementasikan sebagai perangkat lunak tugas administratif, asisten suara, atau juga membuat konten pembelajaran yang seru. Kamu dapat menemui berbagai pemanfaatan kecerdasan buatan seperti bot untuk menjawab soal, bukan?

Di kehidupan sehari-hari pun tidak lepas dari AI. Misalnya, saat menggunakan filter AI Manga TikTok, membuka lock screen dengan Face ID, sistem rekomendasi di YouTube, hingga kendaraan yang otomatis menyetir sendiri. Semua menggunakan basis kecerdasan buatan. 

Pengembangan artificial intelligence terus dikembangkan. Di masa mendatang, bisa jadi bukan lagi manusia yang melayani di restoran, tetapi full oleh robot yang bisa berbicara dan memahami maksudmu. Keren atau justru mengerikan?

Baca Juga: Apa Itu OpenAI? Perusahaan Pembuat Teknologi ChatGPT

Fakta menarik artificial intelligence

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnyailustrasi pemanfaatan AI (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Selain uraian di atas, ada berbagai hal lain yang menarik dalam AI. Berikut fakta dan bentuk lain dari AI yang kini mulai dikembangkan oleh beberapa perusahaan teknologi.

1. Kecerdasan buatan dapat mengenali emosi

Kecerdasan buatan dapat mendeteksi emosi seseorang berdasarkan data yang dikumpulkan oleh sistem. Data yang ditangkap berupa ekspresi wajah, bahasa tubuh, nada suara, dan sebagainya.

Kemudian, data-data tersebut dianalisis untuk menentukan emosi apa yang sedang dirasakan oleh manusia. Sebenarnya, mayoritas dari kamu pasti sudah familiar dengan fitur AI ini. Sebab, telah banyak diimplementasikan seperti pada filter TikTok, juga di Instagram.

2. Tenaga kerja manusia yang dapat digantikan AI

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnyailustrasi robot waitress (unsplash.com/FDATA ROBOT)

Mengingat kecerdasan buatan yang terus berkembang dan meniru manusia, kecanggihan tersebut dimanfaatkan oleh para pebisnis untuk mengurangi biaya produksi. Banyak pelaku industri yang mulai menggantikan tenaga manusia untuk melakukan pekerjaan hanya dengan robot.

Upaya automasi mesin pabrik misalnya, sudah banyak yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan ini. Forbes bahkan menyebutkan potensi pekerjaan yang hilang tergantikan oleh robot. Sebuah keuntungan atau ancaman?

3. AI mampu mengenali suara

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnyailustrasi pemanfaatan AI personal assistant (pexels.com/Anete Lusina)

Kecerdasan buatan atau artificial intelligence mampu mengenali suara. Kecerdasan buatan ini akan mendeteksi suara untuk kemudian menganalisisnya.

Tak hanya itu saja, suara manusia yang ditangkap akan dipahami seputar apa maksud dari suara yang telah ditangkap. Contoh yang sudah sering kita jumpai yaitu pada fitur Google Assistant dan Siri. 

4. AI dapat berbicara

Memahami Apa Itu AI (Artificial Intelligence) dan Contohnyailustrasi pemanfaatan kecerdasan buatan (unsplash.com/Andy Kelly)

Kecerdasan buatan juga bisa berbicara dengan menanggapi pertanyaan dan memberi arahan. Bahkan, AI juga bisa menjadwalkan pertemuan, lho!

Google Maps merupakan salah satu platform yang memanfaatkan AI berbicara dan mengeluarkan suara untuk memberikan petunjuk arah. Adanya fitur ini tentu memudahkan kamu dalam mencari alamat tanpa perlu bertanya ke penduduk sekitar lagi, bukan? 

Apakah dengan terus berkembangnya kecanggihan AI menjadi pertanda kemajuan peradaban dan manusia? Atau, malah jadi suatu kemunduran karena kehidupan manusia makin diambil alih oleh robot?

Tentu masih banyak sekali kemungkinan yang akan terjadi di masa depan. Semoga apa itu AI tidak lantas menjadi ancaman untuk eksistensi manusia, ya!

Baca Juga: Cara Menggunakan ChatGPT, AI yang Jawab Semua Pertanyaan

Zakiah Ulfiah Photo Writer Zakiah Ulfiah

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Kidung Swara Mardika
  • Laili Zain
  • Lea Lyliana

Berita Terkini Lainnya