3 Spot MeLihat Pesawat Dekat Bandara Adi Soemarmo buat Short Escape

Bandara Adi Soemarmo di Boyolali menawarkan plane spotting ramah kantong, mudah dijangkau KA BIAS atau Batik Solo Trans, untuk melihat aktivitas pesawat tanpa perlu menjadi penumpang.
Area sekitar Nyruput Coklat di Jalan Mangu menyediakan kafe dan tempat makan berkonsep luar ruang, cocok untuk menikmati pesawat, persawahan, serta sunset meski parkir mobil terbatas.
Taman Dirgantara menawarkan jarak pandang dekat ke ujung landasan, sedangkan Bandar Kopi Solo menghadirkan suasana tenang bernuansa Joglo dengan pesawat sebagai pelengkap nongkrong.
Aktivitas melihat pesawat yang sedang landing, take off, maupun berada di apron bisa menghibur sebagian orang, terutama buat para AvGeek. Kamu gak harus menjadi calon penumpang atau melakukan perjalanan jauh biar bisa plane spotting. Bagi orang awam pun bisa menjadikannya sebagai short escape ramah di kantong sambil memperkenalkan salah satu transportasi udara pada si kecil.
Kalau kamu sedang berada di Solo Raya, bisa menuju Bandara Adi Soemarmo yang mudah dijangkau menggunakan kereta bandara bernama KA BIAS atau Batik Solo Trans (BST). Bandara tersebut terletak di Dusun Tanjungsari, Desa Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, dekat dengan perbatasan Kabupaten Karanganyar.
Agar gak bingung memilih tempat, berikut ini beberapa spot untuk melihat pesawat di dekat Bandara Adi Soemarmo.
1. Sekitar Nyruput Coklat

potret sekitar Nyruput Coklat (dok. pribadi/Fatma Roisatin) Buat kamu yang dari arah Karanganyar atau Solo akan melalui Jalan Mangu sebagai jalur utamanya. Tepat di seberang area landasan Bandara Adi Soemarmo terdapat area persawahan dan kawasan permukiman. Salah satu spot yang mudah dijadikan penanda adalah Nyruput Coklat, sebuah kafe mungil yang berada di ruas jalan Jembatan Tol Dukuh Cengklik.
Selain Nyruput Coklat, masih ada Ladang Senja Coffee, Es Teler Ningrat, SHE Teler Cabang Bandara, dan masih banyak lagi. Sebagian tempat makan tersebut buka mulai sore hingga malam hari, saat lebih teduh dan hawa lebih sejuk. Kamu bisa nongkrong sambil plane spotting sekaligus menunggu sunset berlatar persawahan.
Mereka menyediakan tempat duduk di luar ruangan buat para pelanggan yang dine-in. Meski area parkir terbatas untuk kendaraan roda empat, ruas jalan ini cukup sepi sepanjang hari, sehingga tidak mengganggu lalu lintas pengguna jalan. Cocok buat kamu yang mau quality time bersama orang terdekat.
2. Taman Dirgantara

potret Taman Dirgantara (dok. pribadi/Fatma Roisatin) Suasana di dekitar Taman Dirgantara dan Monumen POPDA
Taman Dirgantara hanya beberapa ratus meter dari spot sebelumnya, tepatnya di Jalan Adi Soemarmo, seberang Pujasera Dirgantara Solo. Bukan taman kota yang luas seperti bayanganmu, tetapi sangat teduh saat siang hari. Adanya pepohonan rindang dan sejumlah bangku taman cocok buat berlama-lama di sini.
Letaknya tepat di tepi jalan, sebagian pengendara menjadikannya untuk tempat istirahat sementara. Saat akhir pekan bisa lebih ramai oleh wisatawan keluarga yang membawa serta anak-anak. Dapat dikatakan bahwa tempat ini sebagai salah satu spot terbaik di sekitar Bandara Adi Soemarmo, karena kamu bisa melihat ujung landasan pesawat dari jarak paling dekat di luar pagar pembatas bandara.
Selain itu, kamu tetap bisa bersantai sambil menyantap camilan atau minuman menyegarkan sambil menunggu kedatangan atau keberangkatan pesawat. Kalau mau suasana yang tenang, datanglah pada siang hari dan weekday. Bagi yang datang bersama si kecil bisa menyewa beragam wahana bermain anak di seberang taman.
Kamu bisa mampir juga ke Monumen POPDA yang diresmikan pada 1993 yang hanya beberapa meter dari taman. Monumen tersebut didirikan untuk mengenang keberhasilan Indonesia dalam pemulangan 35.545 tentara Jepang dan 36.280 Allied Prisoners of War and Internees (APWI) dari Pulau Jawa pada 1945–1947 dengan menggunakan Panitia Oeroesan Penjingkiran Djepang dan APWI (POPDA) yang bekerja sama dengan Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI). Langkah tersebut juga menjadi bagian dari selesainya Perang Dunia II di Asia Pasifik.
3. Bandar Kopi Solo

Bandar Kopi Solo (instagram.com/bandar_warmindo) Bandar Kopi Solo menjadi spot yang sedikit berbeda dari kedua tempat sebelumnya. Lokasinya di Desa Gagaksipat (dekat Lapangan Gagaksipat), Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Letaknya menghadap ujung landasan pesawat yang berlawanan dengan Taman Dirgantara.
Suasananya lebih tenang, karena tidak di tepi jalan utama. Kamu tidak bisa melihat pesawat take off secara langsung, tetapi posisi terbang masih cukup rendah. Spot ini lebih cocok buat kamu yang tujuan utamanya memang buat nongkrong, sedangkan view pesawat sebagai bonusnya.
Ketika baru datang, kamu akan disambut halaman yang luas dengan tempat duduk di luar ruangan dan sebuah bangunan bergaya Joglo. Kamu bisa merasakan nuansa tradisional, mulai dari bangunan, menu, hingga cara penyajiannya yang masih menggunakan peralatan makan lurik berbahan seng atau kaleng yang dilapisi enamel. Pada waktu tertentu juga ada live music yang akan menghiburmu.
Tidak sepenuhnya tradisional, karena kamu tetap bisa menikmati sentuhan modern dari cara penyajian yang menyesuaikan dengan menu kekinian. Beberapa di antaranya ada Kopsu Sido Mampir (Aren), Kopsu Sido Mulyo (Pandan), Butterscotch Latte, Matcha Latte, dan sejumlah tea series. Makanannya ada aneka nasi, mi instan, dan camilan seperti mendoan, timus, kacang rebus, dimsum, French fries, atau jagung goreng.
Sama seperti di sekitar Nyruput Coklat, Bandar Kopi buka mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Cocok buat kamu yang mau nyore sekaligus makan malam di sini. Pilihlah tempat duduk di luar ruangan dan dekat pagar pembatas untuk bisa plane spotting lebih dekat serta leluasa.
Ketiga tempat tersebut lokasinya berdekatan, bikin kamu lebih mudah mencari spot terbaik untuk melihat pesawat di dekat Bandara Adi Soemarmo. Pastikan kamu menyesuaikan dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat, ya. Sudah siap buat short escape?























