Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Fakta Gunung Batur, Salah Satu Gunung Berapi Aktif di Bali

4 Fakta Gunung Batur, Salah Satu Gunung Berapi Aktif di Bali
potret Gunung Batur (commons.wikimedia.org/Dimasdw93)
Intinya Sih
  • Gunung Batur dianggap suci dalam budaya Bali dan dikaitkan dengan Dewi Danu, menjadi bagian dari Taman Bumi Global UNESCO karena keindahan alam serta nilai sejarahnya.
  • Pendakian Gunung Batur populer di kalangan wisatawan karena jalurnya mudah dan cocok untuk pemula, dengan waktu tempuh sekitar dua jam menuju puncak.
  • Gunung Batur memiliki Danau Batur, danau kawah terbesar di Bali yang berperan penting sebagai sumber air utama bagi pertanian dan kehidupan masyarakat setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Gunung Batur adalah salah satu dari empat gunung utama di Bali. Gunung ini merupakan gunung yang paling banyak dikunjungi. Banyak orang datang untuk mendaki saat matahari terbit dan mulai berjalan sebelum fajar. Dari puncaknya, pengunjung dapat menikmati pemandangan Danau Batur yang indah saat matahari terbit.

Berbeda dengan Gunung Agung, Gunung Batur cocok untuk pendaki pemula. Gunung ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bali karena jalurnya tidak terlalu sulit. Kamu tidak perlu memiliki keahlian mendaki, tetapi harus siap bangun pagi dan berjalan mendaki. Yuk, simak fakta unik tentang Gunung Batur berikut ini, guys!

1. Dianggap suci dalam budaya Bali

potret Pura Ulun Danu Beratan
potret Pura Ulun Danu Beratan (commons.wikimedia.org/CEphoto, Uwe Aranas)

Gunung Batur merupakan tempat suci yang penting dalam budaya dan kepercayaan Bali. Banyak penduduk setempat menganggapnya sebagai gunung tersuci kedua di Bali setelah Gunung Agung, kata Bali Holiday Secrets. Gunung ini juga dikaitkan dengan Dewi Danu. Beliau dikenal sebagai penjaga Danau Batur dan sumber air Bali.

Gunung Batur merupakan bagian dari Taman Bumi Global UNESCO Batur, yang dikenal dengan batuan dan budaya istimewanya. Daerah ini dihargai karena keindahan alam dan sejarah lokalnya. Masyarakat masih mengadakan acara keagamaan di gunung ini hingga saat ini. Di kaki gunung, Pura Ulun Danu Beratan memiliki peran penting dalam pertanian dan kehidupan keagamaan Bali.

2. Pendakiannya adalah salah satu yang termudah

potret pendakian Gunung Batur
potret pendakian Gunung Batur (commons.wikimedia.org/Syselpunk)

Banyak pendaki menganggap pendakian di Gunung Batur sebagai salah satu pendakian gunung termudah. ​​Karena itu, Infinity Mountain Biking melaporkan bahwa tempat ini menjadi salah satu tempat pendakian paling populer di Bali. Jalurnya sering dipilih oleh pendaki pemula maupun berpengalaman. Biasanya dibutuhkan sekitar dua jam untuk mencapai puncak.

Banyak orang percaya bahwa kawasan di sekitar Gunung Batur tidak terlalu sulit daripada beberapa gunung lain di Bali. Hal ini menjadikan gunung ini merupakan pilihan yang baik untuk pemula. Jalur pendakiannya dianggap cukup mudah diikuti. Pemandu lokal juga tersedia untuk membantu pengunjung mencapai puncak.

3. Memiliki danau kawah terbesar di Bali

potret Danau Batur
potret Danau Batur (commons.wikimedia.org/Ayu (WMID))

Gunung Batur adalah rumah bagi Danau Batur, danau kawah terbesar di Bali. Danau ini terletak di sisi tenggara gunung berapi. Lebarnya sekitar 16 kilometer dan menambah keindahan daerah tersebut. Masyarakat setempat menganggap gunung dan danau suci bagi Dewi Danu, dewi danau.

Danau Batur menyediakan sejumlah besar air untuk banyak mata air dan sungai di Bali. Air ini membantu memasok irigasi untuk pertanian di bagian tengah pulau. Oleh karena itu, danau ini memainkan peran penting dalam pertanian lokal. Danau Batur juga merupakan salah satu sumber air alami utama di kawasan.

4. Matahari terbitnya dapat disaksikan pada pukul 04.00

Pemandangan Gunung Batur saat matahari terbit.
Pemandangan Gunung Batur saat matahari terbit. (commons.wikimedia.org/Olderthangoogle)

Banyak pengunjung mendaki Gunung Batur untuk menyaksikan matahari terbit dari puncaknya. Untuk menikmati pemandangannya, para pendaki biasanya memulai perjalanan sekitar pukul 04.00. Dari puncak, awan sering menutupi area di bawahnya. Saat matahari terbit, langit perlahan berubah warna dan menciptakan pemandangan yang indah.

Terdapat beberapa tempat bagus untuk menyaksikan dan mengambil foto matahari terbit. Banyak pengunjung berhenti di sana untuk menikmati pemandangan. Di satu area, uap panas naik dari tanah karena panas vulkanik. Beberapa orang menggunakan uap tersebut untuk memasak makanan sederhana, seperti telur rebus.

Dari pemandangan matahari terbit hingga nilai budayanya, Gunung Batur memiliki banyak fitur unik. Dengan mempelajari gunung ini, pengunjung dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang alam dan budaya lokal Bali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More