Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Fakta LRT Palembang, Sistem Kereta Ringan Pertama di Indonesia
potret papan informasi keberangkatan di Stasiun LRT Asrama Haji Palembang (commons.wikimedia.org/Novi Komariyatiningsih)

LRT Palembang adalah proyek transportasi utama di ibu kota Sumatra Selatan, Indonesia. Sistem kereta ringan pertama yang dibangun di negara Asia Tenggara ini dikenal sebagai LRT Sumatra Selatan, mulai beroperasi pada tahun 2018 yang bertujuan untuk membantu meningkatkan perjalanan, mengurangi kemacetan, dan mendukung pertumbuhan kota.

LRT Palembang sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dibuka tepat waktu untuk Asian Games ke-18 pada Agustus 2018, sistem ini membantu para atlet untuk bergerak dengan nyaman dan mudah. Yuk, simak fakta unik tentang LRT Palembang berikut ini, guys!

1. Memiliki panjang 23,4 km

potret kedatangan kereta di Stasiun LRT Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (commons.wikimedia.org/Juxlos)

LRT Palembang membentang sepanjang 23,4 km di seluruh kota. Jalur ini menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II dengan Kompleks Olahraga Jakabaring. Rute langsung ini membuat perjalanan antara keduanya menjadi cepat. Selain itu, Railway Technology menambahkan bahwa waktu tempuh juga berkurang sekitar 30—45 menit, sehingga masyarakat dapat menghemat waktu.

Pembangunan LRT Palembang dimulai pada tahun 2015. LRT ini memiliki 13 stasiun di sepanjang rutenya, mencakup fasilitas pendukung utama untuk kelancaran operasional pula yang meliputi 9 pembangkit listrik dan 1 depo untuk menjaga kesiapan dan keamanan kereta.

2. Kereta yang digunakan di LRT Palembang

potret kereta LRT Palembang yang sedang diparkirkan di Depo LRT Jakabaring (commons.wikimedia.org/Gunawan Kartapranata)

Kereta yang digunakan di LRT Palembang diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA). Sangat modern dan dibangun untuk mendukung perjalanan yang aman.

LRT ini terdiri dari 8 gerbong kereta ringan. Setiap keretanya memiliki panjang 12 meter, lebar 2,6 meter, dan tinggi 3,6 meter. Dapat mengangkut hingga 534 penumpang sekaligus, kereta beroperasi hingga 18 jam setiap hari. Selain itu, dapat mencapai kecepatan hingga 80 km/jam sehingga perjalanan menjadi efisien. Hal ini membantu memastikan layanan yang lancar dan andal bagi penumpang.

3. Biaya pembangunannya sekitar Rp10,9 triliun

potret pemandangan LRT yang sedang melewati Jembatan Ampera (commons.wikimedia.org/Gaudi Renanda)

LRT Palembang dibangun dengan perkiraan biaya sebesar Rp10,9 triliun. Proyek ini sepenuhnya didanai oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan. Kemudian Kementerian Perhubungan memilih PT Waskita Karya untuk memimpin pekerjaan konstruksi. Dukungan kuat ini membantu proyek berjalan lancar.

Lebih lanjut, PT Len Industri dipilih oleh PT Waskita Karya pada tahun 2016 untuk mendukung proyek LRT Palembang. PT ini memasok sistem persinyalan untuk pergerakan kereta yang aman. PT Len Industri juga menyediakan mesin tiket elektronik untuk memudahkan penggunaan oleh penumpang. Selain itu, juga membangun jaringan telekomunikasi dan sistem tenaga listrik untuk memastikan kelancaran operasional.

4. Terhubung dengan moda transportasi lainnya di Palembang

potret bagian dalam kereta LRT Palembang (commons.wikimedia.org/Gaudi Renanda)

LRT Palembang terhubung dengan baik dengan jenis transportasi lain di kota. Bekerja sama dengan bus dan layanan lainnya untuk memudahkan perjalanan, LRT ini membantu masyarakat berpindah dengan lancar dari satu tempat ke tempat lain.

Salah satu penghubung utama LRT Palembang adalah jaringan bus Transmusi. Banyak rute bus yang bertemu di stasiun LRT sehingga memudahkan penumpang untuk berpindah, lapor Lunar Tips. Hal ini membantu mencapai lebih banyak area dengan mudah. ​​Banyak stasiun juga memiliki titik taksi dan transportasi daring sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan mobil.

LRT Palembang menunjukkan nilai transportasi modern dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai sistem kereta ringan pertama di Indonesia, LRT Palembang menawarkan perjalanan yang cepat bagi banyak orang. Desain yang cerdas menjadikannya sangat bermanfaat. Secara keseluruhan, LRT Palembang menandai langkah positif dalam meningkatkan transportasi umum Indonesia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team