Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berapa Minimal Saldo untuk Naik LRT?

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/Ayşenaz Bilgin)

Naik LRT minimal saldo Rp5.000. Ketentuan ini berlaku untuk semua kartu uang elektronik seperti e-money, Flazz, Tap-Cash, Brizzi, Jakcard, dan Jak Lingko. Saldo tersebut merupakan syarat agar kartu bisa digunakan saat tap masuk gate LRT, bukan tarif perjalanan.

Jika saldo di bawah Rp5.000, penumpang otomatis tidak bisa masuk stasiun. Meski begitu, pengguna disarankan mengisi saldo lebih dari batas minimum agar tidak gagal tap saat keluar dan perjalanan tetap lancar. Berikut penjelasan lengkap tentang aturan ini.

1. Minimal saldo naik LRT adalah Rp5.000

ilustrasi kereta monorel
ilustrasi kereta monorel (pexels.com/Zekai Zhu)

Jawaban paling inti dari pertanyaan naik LRT minimal saldo berapa?” adalah Rp5.000. Saldo minimal ini berlaku untuk semua Kartu Uang Elektronik (KUE) yang didukung oleh sistem LRT.

Beberapa kartu yang bisa digunakan antara lain:

  • e-money (Bank Mandiri)
  • Flazz (Bank BCA)
  • Tap-Cash (Bank BNI)
  • Brizzi (Bank BRI)
  • Jakcard (Bank DKI)
  • Jak Lingko (Bank DKI/BNI)

Kalau saldo kartumu kurang dari Rp5.000, sistem gate otomatis akan menolak saat kamu tap di pintu masuk stasiun.

2. Saldo minimal bukan berarti tarif perjalanan

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/apertur2.8)

Ini bagian yang paling sering bikin salah paham. Banyak orang mengira saldo minimal Rp5.000 itu adalah biaya naik LRT. Padahal, saldo minimal tidak sama dengan tarif perjalanan.

Saldo Rp5.000 hanya berfungsi sebagai syarat agar kartu bisa digunakan. Sementara itu, tarif LRT akan dipotong sesuai jarak atau rute perjalanan yang kamu tempuh. Artinya, kalau saldomu cuma pas Rp5.000, ada kemungkinan kamu bisa masuk gate, tapi gagal tap saat keluar karena saldo tidak mencukupi. Makanya, punya saldo pas-pasan itu cukup berisiko dan bikin perjalanan jadi gak nyaman.

3. Saldo di bawah Rp5.000 pasti gagal tap

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/Mehmet Suat Gunerli)

Kalau saldo kartu kamu Rp4.000 atau kurang, jangan berharap gate LRT bisa terbuka. Sistem akan langsung menolak dan kamu harus top up dulu sebelum bisa masuk. Kondisi ini sering kejadian ke penumpang yang:

  • Jarang cek saldo
  • Habis naik transportasi lain sebelumnya
  • Mengira sisa saldo kecil masih bisa dipakai

Supaya gak kejadian, biasakan cek saldo lewat aplikasi mobile banking, mesin top up, atau merchant sebelum masuk area stasiun.

4. Disarankan isi saldo lebih dari batas minimum

ilustrasi transportasi LRT
ilustrasi transportasi LRT (pexels.com/Tim Gouw)

Meskipun aturan resminya cuma Rp5.000, saldo ideal untuk naik LRT sebaiknya di atas Rp20.000. Dengan saldo lebih, kamu bisa:

  • Terhindar dari gagal tap saat keluar
  • Lebih fleksibel kalau lanjut naik MRT, TransJakarta, atau KRL
  • Gak perlu bolak-balik top up

Saldo aman bikin perjalanan lebih tenang dan gak buru-buru, apalagi saat jam sibuk.

Jadi, naik LRT minimal saldo berapa? Jawabannya adalah Rp5.000 untuk semua kartu uang elektronik yang didukung. Tapi ingat, saldo minimal hanya syarat masuk, bukan biaya perjalanan. Agar gak ribet dan tetap lancar, selalu pastikan saldo kartu kamu lebih dari batas minimum. Dengan begitu, naik LRT jadi pengalaman yang praktis, cepat, dan bebas drama di gate.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

7 Cara Membawa Powerbank di Pesawat agar Tidak Disita Petugas

04 Feb 2026, 18:50 WIBTravel