Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Event Lari Trail Paling Menantang dengan Rute Terjauh di Jawa Tengah
ilustrasi Gunung Lawu (pexels.com/Maskhud Yunus)
  • Siksorogo Lawu Ultra menawarkan rute terjauh 120K di sekitar Lawu dengan elevasi 8.000-an meter, 14 water station, dan batas waktu hingga 36 jam.
  • MesaStila100 pernah memiliki kategori 120K pada 2022, tetapi edisi 2025 menjadikan 50K sebagai jarak terjauh; rutenya melintasi empat gunung sekitar Magelang.
  • Dieng Caldera Race, Semarang Mountain Race, dan Merbabu Skyrace menyediakan rute terjauh masing-masing 85K, 82K, dan 50K dengan medan pegunungan serta elevasi tinggi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah yang memiliki banyak ajang lari trail dengan lintasan panjang dan karakter pegunungan. Sejumlah event membawa peserta melewati jalur hutan, perkebunan, desa, hingga kawasan gunung dengan jarak yang mencapai puluhan bahkan lebih dari seratus kilometer. Karakter lintasan yang berbeda membuat setiap perlombaan menawarkan tantangan tersendiri.

Bentang alam pegunungan di Jawa Tengah juga menjadi bagian penting dari pengalaman dalam berbagai event tersebut. Gunung Lawu, Merbabu, Ungaran, serta kawasan dataran tinggi Dieng menjadi beberapa lokasi yang digunakan sebagai lintasan lomba. Berikut lima event lari trail dengan kategori jarak terjauh yang menarik untuk diperhatikan.

1. Siksorogo Lawu Ultra

ilustrasi trail run (pexels.com/Jack Atkinson)

Siksorogo Lawu Ultra merupakan event lari trail dengan beberapa pilihan jarak, mulai dari 7K, 15K, 30K, 50K, 80K hingga 120K. Menurut situs resmi Siksorogo, kategori 120K menjadi rute terjauh dengan lintasan di sekitar Sekipan dan Lawu Purba. Jalurnya melewati Desa Beruk, Wonomulyo, Gunung Jobolarangan, Gunung Mongkrang, Cemoro Kandang, Puncak Lawu, Candi Cetho, hingga kawasan perkebunan teh. Kategori ini memiliki elevasi gain 8.000-an meter, 14 water station, serta batas waktu 35 jam untuk pria dan 36 jam untuk wanita.

Rute 120K menghubungkan sejumlah kawasan pegunungan dalam satu perlombaan. Jalurnya juga melewati Kebun Teh Kemuning, Kebun Teh Ngargoyoso, Segoro Gunung, Tahura, Telaga Madirdo, dan Pancot. Dengan jarak 120 kilometer dan elevasi ribuan meter, kategori ini menjadi tantangan ultra trail terpanjang dalam rangkaian Siksorogo Lawu Ultra.

2. MesaStila100

ilustrasi trail run (pexels.com/Tom Lima)

MesaStila100 merupakan event lari lintas alam yang berlangsung di kawasan MesaStila Resort and Spa, Kabupaten Magelang. Pada penyelenggaraan 2022, event ini memiliki kategori terjauh 120K dengan elevasi gain mencapai 10.340 meter dan batas waktu 38 jam. Namun, edisi 2025 hanya menyediakan kategori 7K, 12K, 21K, 37K, dan 50K dengan kategori terjauh memiliki elevasi gain 3.542 meter.

Untuk edisi 2025, rute 50K melewati kawasan empat gunung di sekitar MesaStila, yakni Gunung Andong, Merbabu, Telomoyo, dan Gilituri. Lintasannya mencakup jalur hutan, jalan desa, persawahan, hutan pinus, serta perkebunan kopi sebelum kembali ke MesaStila. Karakter medan tersebut membuat MesaStila100 tetap menawarkan tantangan trail dengan lanskap pegunungan Jawa Tengah.

3. Dieng Caldera Race

ilustrasi trail run (pexels.com/Emrah Yazıcıoğlu)

Dieng Caldera Race berlangsung di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo dengan kategori Ultra Trail 85K sebagai jarak terjauhnya. Penyelenggaraan 2026 menghadirkan kategori 5K, 15K, 25K, 45K, dan 85K dengan seluruh rangkaian kegiatan berpusat di Tambi Tea Resort. Event ini menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di kawasan Dieng.

Kategori jarak panjang menjadi daya tarik tersendiri karena lintasan berada di kawasan pegunungan dengan lanskap perkebunan dan sejumlah destinasi wisata. Pada penyelenggaraan sebelumnya, kategori 85K melewati sejumlah kawasan seperti Gunung Bismo, Gunung Sibuthak, Gunung Si Kendil, dan Dataran Tinggi Dieng. Sementara pada 2026, perubahan rute menghadirkan tantangan baru dengan jalur yang mencapai kawasan Gunung Sindoro.

4. Semarang Mountain Race

ilustrasi trail run (pexels.com/RUN 4 FFWPU)

Semarang Mountain Race menjadi salah satu event lari lintas alam dengan kategori jarak panjang di kawasan Gunung Ungaran. Pada penyelenggaraan 2026, event ini menyediakan kategori 7K, 15K, 27K, 50K, dan 82K. Menurut situs resmi Semarang Mountain Race, kategori 82K memiliki total elevasi lebih dari 5.500 meter.

Lintasan 82K menawarkan tantangan panjang dengan jalur dan tanjakan terjal di kawasan pegunungan Ungaran. Situs resmi event mencatat kategori ini memiliki batas waktu 25 jam dengan titik mulai pada kawasan The Wujil. Dengan jarak 82 kilometer dan elevasi yang tinggi, Semarang Mountain Race menjadi salah satu pilihan event ultra trail dengan lintasan panjang di Jawa Tengah.

5. Merbabu Skyrace

ilustrasi trail run (pexels.com/RUN 4 FFWPU)

Merbabu Skyrace berlangsung di kawasan Gunung Merbabu melalui jalur Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Situs resmi Merbabu Skyrace mencatat lima kategori pada 2026, yaitu 5K, 10K, 20K, 40K, dan 50K dengan kategori 50K memiliki elevasi gain 6.188 meter. Rute event berada di kawasan Gunung Merbabu yang memiliki ketinggian 3.145 meter.

Rute Merbabu Skyrace melewati hampir seluruh jalur pendakian Gunung Merbabu. Peserta juga dapat menikmati lanskap gunung, hamparan sabana, serta kearifan lokal dari Thekelan dan Desa Batur selama mengikuti event. Karakter lintasan dengan elevasi tinggi dan kategori 50K membuat Merbabu Skyrace memiliki tantangan tersendiri di antara event trail Jawa Tengah.

Kelima event tersebut menghadirkan lintasan panjang dengan karakter pegunungan yang berbeda. Siksorogo Lawu Ultra dan MesaStila100 pernah menawarkan kategori hingga 120K, sedangkan Dieng Caldera Race, Semarang Mountain Race, dan Merbabu Skyrace menghadirkan kategori panjang dengan tantangan elevasi masing-masing. Variasi jarak dan medan tersebut membuat kelimanya menjadi bagian dari deretan event lari trail yang menarik dalam kalender olahraga alam Jawa Tengah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article