5 Fakta Laut Merah di Jeddah yang Menakjubkan, Ada Jejak Nabi Musa!

Buat kamu yang lagi merencanakan liburan ke Arab Saudi atau mungkin lagi nunggu jadwal umroh, Jeddah pasti masuk dalam bucket list kamu. Kota pelabuhan ini gak cuma jadi pintu masuk ke Tanah Suci, tapi juga punya pesona alam yang luar biasa, terutama Laut Merahnya.
Banyak orang mengira Laut Merah cuma sekadar air asin biasa, padahal ada banyak hal unik yang bikin laut ini beda dari yang lain. Sebagai kota yang berada tepat di pinggir pantai, Jeddah menawarkan akses eksklusif buat menikmati keajaiban ini. Agar gak makin penasaran, yuk kita bedah fakta-fakta seru tentang Laut Merah di Jeddah yang bakal bikin kamu pengen langsung booking tiket pesawat!
1. Suhu air hangat sepanjang tahun

Salah satu alasan kenapa banyak orang suka banget main ke pantai di Jeddah adalah karena airnya yang ramah banget di kulit. Kamu gak perlu khawatir kedinginan atau merasa menggigil saat masuk ke dalam air. Faktanya, suhu air Laut Merah di sekitar Jeddah tergolong hangat dan tidak pernah turun di bawah 18°C. Kondisi ini bikin Laut Merah jadi destinasi yang nyaman banget buat aktivitas air sepanjang tahun, entah itu di musim panas atau musim dingin sekalipun.
Buat kamu yang hobi swimming atau sekadar main air di pinggiran, suhu yang stabil ini bikin tubuh lebih rileks. Jadi, kapan pun kamu mampir ke Jeddah, jangan lupa bawa baju renang karena airnya selalu siap menyambut kamu dengan kehangatan yang pas.
2. Keanekaragaman hayati terumbu karang

Kalau kamu kira keindahan Jeddah cuma ada di daratannya yang penuh gedung ikonik, kamu salah besar. Keajaiban sesungguhnya justru ada di bawah permukaan airnya. Laut Merah diakui dunia sebagai salah satu spot bawah laut terbaik, dan Jeddah adalah gerbang utamanya. Laut Merah memiliki lebih dari 300 spesies terumbu karang dan lebih dari 500 lokasi menyelam.
Bayangin aja, ada ratusan jenis karang dengan bentuk dan warna-warni yang menakjubkan. Gak heran kalau para penyelam dari berbagai belahan dunia rela jauh-jauh ke sini. Selain karangnya yang sehat, kamu juga bisa nemuin ribuan spesies ikan tropis yang unik. Keanekaragaman hayati ini terjaga dengan baik, memberikan pengalaman diving atau snorkeling yang gak bakal kamu lupain seumur hidup. Jadi, kalau kamu punya lisensi menyelam, Laut Merah di Jeddah ini wajib banget kamu jelajahi.
3. Fenomena unik dua warna air

Pernah gak kamu denger cerita tentang air laut yang seolah-olah terbelah dan gak mau menyatu? Nah, di dekat Jeddah, kamu bisa menyaksikan fenomena alam yang serupa. Ada titik tertentu di mana air laut terlihat terbelah dengan dua warna berbeda yang tidak langsung menyatu. Pemandangan ini bener-bener estetik dan bikin siapa pun yang liat bakal terpaku.
Fenomena unik ini bukan terjadi tanpa alasan medis atau ilmiah, lho. Hal ini sering dikaitkan dengan pertemuan air tawar dari saluran pembuangan atau mata air tertentu dengan air laut yang sangat asin. Perbedaan massa jenis dan kadar garam yang tinggi di Laut Merah bikin proses pencampuran airnya butuh waktu, sehingga menciptakan batas warna yang jelas. Ini adalah momen yang pas buat kamu yang hobi fotografi untuk mengabadikan sisi lain dari keajaiban alam di Jeddah.
4. Lokasi Masjid Terapung (Masjid Ar-Rahman)

Jeddah gak cuma soal alam, tapi juga soal arsitektur yang menyatu dengan laut. Salah satu ikon yang paling terkenal adalah Masjid Ar-Rahman atau yang lebih populer dikenal sebagai Masjid Terapung. Sesuai namanya, terdapat masjid ikonik yang dibangun di atas tiang beton di atas perairan Laut Merah. Saat air laut pasang, masjid ini bener-bener terlihat seperti mengapung di atas permukaan air.
Masjid Ar-Rahman sering dikunjungi wisatawan dan jemaah umroh dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Selain bangunannya yang megah dengan dominasi warna putih, suasana di sini juga adem banget karena hembusan angin laut. Kamu bisa ibadah dengan tenang sambil menikmati pemandangan Laut Merah yang luas di jendela masjid. Gak cuma buat ibadah, area di sekitar masjid ini juga jadi tempat favorit warga lokal buat bersantai di sore hari sambil nunggu matahari terbenam.
5. Keterkaitan sejarah Nabi Musa

Selain keindahan fisik dan fenomena alamnya, Laut Merah punya nilai historis dan spiritual yang sangat dalam. Wilayah perairan ini diyakini oleh sebagian masyarakat sebagai lokasi di mana Laut Merah terbelah saat Nabi Musa melarikan diri dari kejaran Firaun. Cerita tentang mukjizat ini sudah sangat melegenda dan tertulis dalam kitab suci.
Berdiri di pinggir pantai Jeddah sambil menatap luasnya Laut Merah pasti bakal bikin kamu merinding saat membayangkan peristiwa besar tersebut. Keterkaitan sejarah ini menambah daya tarik magis tersendiri bagi para pelancong. Laut ini bukan cuma sekadar tempat wisata, tapi juga saksi bisu dari sejarah peradaban manusia dan kekuasaan Tuhan yang luar biasa. Gak heran kalau banyak orang merasa punya kedekatan emosional saat berkunjung ke sini.
Itu dia beberapa fakta menarik tentang Laut Merah di Jeddah yang bikin tempat ini spesial banget. Mulai dari suhunya yang nyaman, keindahan bawah lautnya, fenomena unik, hingga nilai sejarahnya yang kental. Jadi, kalau nanti kamu ada kesempatan ke Jeddah, pastikan kamu meluangkan waktu buat mengeksplorasi setiap sudut laut yang legendaris ini, ya!

















![[QUIZ] Dari Jembatan Ikonik Ini, Bisakah Kamu Menebak Lokasinya?](https://image.idntimes.com/post/20250808/upload_be9085ca90fe53f2fe310eb3c053e9e3_ae49ba51-0e22-4651-bf7f-d99c04a8f3d3_watermarked_idntimes-1.jpg)
![[QUIZ] Pilih Makanan Khas Yogyakarta Favoritmu, Destinasi Budaya Ini Cocok untukmu!](https://image.idntimes.com/post/20250525/cover-e54de7ec6e322294afeba761fa7445bd.jpg)