Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Gunung di Nusa Tenggara dengan Jalur Trekking dan Panorama Spektakuler
Gunung Rinjani (unsplash.com/Joshua Kettle)

Saat langit cenderung cerah dan jalur pegunungan lebih ramah dilalui, liburan ke gunung terasa punya ritme yang berbeda. Udara lebih segar, pemandangan lebih terbuka, dan setiap langkah naik biasanya dibayar lunas oleh panorama yang susah dilupakan.

Di Nusa Tenggara, kombinasi itu terasa makin kuat. Wilayah ini punya deretan gunung dengan karakter yang beda-beda: ada yang menawarkan danau kawah, ada yang terkenal dengan jalur pendakian yang menantang, ada juga yang memberi bonus lanskap laut, hutan, sampai desa-desa tradisional di kaki gunung.

1. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani (unsplash.com/Monteverdo Barnsley)

Gunung Rinjani di Lombok selalu punya magnet kuat buat pendaki yang ingin naik kelas tanpa harus merasa tersesat oleh medan yang terlalu ekstrem. Gunung ini berdiri sebagai salah satu ikon utama Nusa Tenggara Barat, dengan jalur yang dikenal lewat suasana lereng yang luas dan perubahan lanskap yang terasa bertahap.

Daya tarik utamanya ada pada pemandangan dari puncak dan kawasan Segara Anak yang tenang. Jalur Sembalun dan Senaru memberi pengalaman berbeda, satu terasa lebih terbuka, satu lagi menawarkan suasana hutan dan air terjun. Dari atas, langit pagi dan garis horizon Lombok jadi hadiah paling manis setelah pendakian panjang.

2. Gunung Tambora

Gunung Tambora (commons.wikimedia.org/Iqbal Ishlahiddin)

Tambora di Sumbawa punya aura yang berbeda dari gunung-gunung lain di Nusa Tenggara. Kawasannya menyimpan kaldera vulkanik raksasa, dan nama Tambora sendiri lekat dengan sejarah letusan besar yang membuatnya terkenal hingga ke luar negeri. Jalur pendakiannya juga tidak dibuat satu rasa, karena tersedia beberapa rute resmi dengan karakter medan yang beragam.

Yang bikin Tambora menarik bukan cuma ceritanya, tapi juga rasa petualangannya. Ada rute yang lebih ramah, ada yang dikenal paling tua dan paling berat, dan ada pula jalur yang memberi bonus pemandangan air terjun. Buat yang suka trekking dengan nuansa liar dan terbuka, Tambora terasa seperti pendakian yang sekaligus mengajak menengok sejarah alam.

3. Gunung Kelimutu

Gunung Kelimutu (commons.wikimedia.org/Dedisdoger)

Kelimutu di Flores lebih dari sekadar gunung; tempat ini terkenal karena tiga danau kawahnya yang punya warna berbeda dan bisa berubah seiring waktu. Dari puncaknya, lanskap yang muncul terasa unik sekaligus dramatis, apalagi saat cahaya pagi mulai menyentuh permukaan danau. Kawasan ini juga punya jalur trekking resmi yang sudah dibuka untuk pengunjung.

Daya tarik terbesar Kelimutu ada pada perpaduan antara trekking singkat dan pemandangan yang sangat khas. Pendakian ke puncak tidak terlalu panjang, sehingga cocok untuk pemula hingga menengah yang ingin merasakan pengalaman naik gunung tanpa harus menyiapkan ekspedisi panjang. Setelah tiba di atas, tiga warna danau langsung jadi pusat perhatian.

4. Gunung Egon

Gunung Egon (commons.wikimedia.org/CarlOttersen)

Gunung Egon di Kabupaten Sikka punya nuansa yang lebih santai namun tetap seru untuk dijelajahi. Di sekitarnya, desa wisata Egon menawarkan fasilitas trekking, area foto, homestay, hingga akses ke air panas Blidit dan air terjun Meang Miak. Jadi, pengalaman ke sini tidak berhenti di jalur pendakian saja.

Keunikan Egon terletak pada paket lengkap antara alam dan pengalamannya. Jalur trekkingnya sudah menjadi salah satu atraksi utama desa, sementara suasana kaki gunung memberi banyak titik singgah yang enak dinikmati pelan-pelan. Cocok untuk yang ingin naik gunung sambil tetap punya ruang untuk istirahat, makan, dan melihat lanskap khas Flores Timur.

5. Gunung Inerie

Gunung Inerie (commons.wikimedia.org/Petter Lindgren)

Inerie di Ngada, Flores, tampil dengan bentuk yang tegas dan siluet yang mudah dikenali. Desa Manubhara berada tepat di kaki gunung ini, dan dari sana trek menuju Tololela dapat dilakukan dengan panduan lokal. Jalurnya melewati bentang alam Jerebuu, sisa lava letusan, serta area pertanian warga yang memberi warna berbeda sepanjang perjalanan.

Yang membuat Inerie berkesan adalah sensasi trekking yang terasa menyatu dengan kehidupan sekitar. Pendaki tidak hanya melihat gunung, tetapi juga desa tradisional, jalur yang dipakai bersama masyarakat, dan pemandangan alam yang berubah-ubah di sepanjang rute. Buat yang suka pendakian dengan nuansa budaya dan panorama sekaligus, Inerie punya daya tarik yang kuat.

Lima gunung di Nusa Tenggara ini menawarkan pengalaman yang tidak sama, tapi sama-sama kuat di visual, suasana, dan cerita. Ada yang cocok untuk trekking ringan, ada yang memberi tantangan lebih besar, dan semuanya layak masuk daftar liburan yang ingin terasa segar, aktif, dan penuh pemandangan spektakuler.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team