Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kota di Eropa yang Tetap Sejuk saat Musim Panas, Cocok untuk Liburan Nyaman
ilustrasi Fjord, Norwegia (unsplash.com/admiratio)

Musim panas identik dengan cuaca cerah dan menjadi waktu yang pas untuk berlibur di Eropa. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara di benua tersebut dilanda gelombang panas dengan suhu di atas rata-rata.

Meskipun sedang dilanda panas ekstrem, ada beberapa kota yang tetap sejuk saat musim panas, lho. Kondisi ini membuat wisatawan banyak yang mengincar tempat sejuk untuk dijadikan tujuan liburan. Simak 5 kota di Eropa yang tetap sejuk saat musim panas berikut ini. Cocok untuk kamu yang ingin liburan nyaman.

1. Dolomites, Italia

ilustrasi Dolomites, Italia (unsplash.com/Stefano Bazzoli)

Suhu Dolomites di bulan Juli hingga Agustus mencapai 15-25 derajat celcius, sehingga cuaca di sana tetap segar meskipun dilanda musim panas. Dolomites di Italia utara menawarkan keindahan alam yang memukau.

Wisatawan dapat menjelajahi danau sebening kristal, padang rumput dataran tinggi, dan desa-desa cantik yang berpadu dengan budaya Italia-Austria. Hiking dan trekking menjadi aktivitas yang menarik untuk dilakukan saat musim panas karena setiap kelokan jalannya menawarkan pemandangan indah serta jalur yang cukup menantang.

2. Fjord, Norwegia

ilustrasi Fjord, Norwegia (unsplash.com/admiratio)

Musim panas menjadi musim favorit para wisatawan di Norwegia. Matahari hampir tidak pernah terbenam, air Fjord berubah menjadi biru kehijauan yang sangat cerah, dan pegunungan dihiasi oleh air terjun yang berasal dari lelehan salju.

Suhu di sini berkisar 15-22 derajat celcius selama bulan Juli dan Agustus. Udara Fjord cukup sejuk sehingga cocok untuk mendaki dan bersantai di dermaga hingga larut malam.

3. Edinburgh, Skotlandia

ilustrasi Edinburgh, Skotlandia (unsplash.com/Jörg Angeli)

Musim panas menjadi waktu yang tepat untuk mengunjungi Edinburgh, ibu kota Skotlandia yang terletak di pantai timur. Kota ini terkenal sebagai pusat budaya dan pendidikan dunia dengan perpaduan antara arsitektur abad pertengahan, benteng, dan lanskap vulkanik.

Wisatawan dapat leluasa menjelajahi setiap tempat wisata di Edinburgh dengan suhu sekitar 13-22 derajat celcius. Jangan lupa untuk mencoba tur kuliner yang dipandu oleh sejarawan, mencoba makanan khas lokal yang ikonik.

4. Ljubljana, Slovenia

ilustrasi Ljubljana (unsplash.com/Eugene Kuznetsov)

Ljubljana merupakan ibu kota dan kota terbesar dari Slovenia. Kota ini terkenal dengan pesona Eropa Tengah yang memadukan keindahan arsitektur bersejarah dengan suasana tenang.

Ljubljana dialiri oleh Ljubjanica River dan memiliki kastil megah di atas bukit. Dengan suhu berkisar 18-26 derajat celcius di musim panas, kota ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana sejuk dan tenang di Eropa.

5. Zurich, Swiss

ilustrasi Zurich, Swiss (unsplash.com/Ricardo Gomez Angel)

Musim panas di Zurich identik dengan air. Baik di danau, sungai atau kolam renang, di sana terbuka untuk wisatawan yang ingin mendinginkan diri di hari-hari panas.

Wisatawan bisa bersantai di bawah sinar matahari, melakukan perjalanan perahu, dan mencoba berbagai olahraga air. Jangan lupa abadikan momen manis dengan bersantap di restoran dengan pemandangan danau dan teras atap yang nyaman.

Memilih kota di Eropa yang sejuk saat musim panas bisa membuat pengalaman liburan terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Selain terhindar dari suhu panas yang tinggi, kamu bisa leluasa untuk melakukan berbagai aktivitas dan mengunjungi destinasi wisata.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article