Beberapa destinasi wisata di dunia kini menghadapi situasi yang mirip yakni tempat yang awalnya dirancang untuk dinikmati dengan santai justru dipadati pengunjung, lalu jalanan macet, antrean mengular, dan ruang hidup warga makin sempit. Di banyak kota dan pulau populer, pariwisata yang terlalu deras bukan lagi sekadar soal ramai, tetapi sudah menyentuh urusan kenyamanan, infrastruktur, dan daya tahan tempat itu sendiri.
Karena itu, beberapa negara berikut menerapkan kebijakan anti-overtourism jadi penting bagi siapa pun yang ingin traveling dengan lebih cerdas. Aturannya memang berbeda-beda, tetapi arah besarnya sama yaitu menyaring jumlah pengunjung, menjaga kualitas hidup warga, dan membuat pengalaman wisata tetap nyaman tanpa merusak destinasi yang didatangi.
