5 Aktivitas Seru di Prefektur Mie Jepang, Pencinta Matcha Merapat!

- Prefektur Mie di Jepang menawarkan perpaduan alam, budaya, dan kuliner autentik yang masih jarang dijelajahi wisatawan, termasuk pengalaman menikmati matcha dari daerah penghasil teh terbaik.
- Tradisi penyelam wanita Ama serta panorama indah Teluk Ago menjadi daya tarik budaya dan alam yang memperlihatkan sisi unik kehidupan masyarakat pesisir Mie.
- Kota Matsusaka menghadirkan nuansa tradisional Jepang sekaligus kuliner legendaris daging wagyu Matsusaka yang terkenal karena tekstur lembut dan cita rasa premium.
Kalau mendengar nama Jepang, kebanyakan orang langsung ingat Tokyo, Kyoto, atau Osaka. Padahal, ada satu daerah yang menyimpan banyak pengalaman menarik dan masih belum terlalu ramai wisatawan, yaitu Prefektur Mie. Wilayah di pesisir timur Jepang ini punya perpaduan alam, budaya, dan kuliner yang bikin perjalanan terasa lebih berkesan.
Menariknya lagi, Prefektur Mie juga dikenal sebagai salah satu penghasil teh terbaik di Jepang. Jadi, buat kamu yang mengaku pencinta matcha, tempat ini bisa menjadi surga kecil yang wajib masuk ke dalam bucket list. Selain menikmati teh hijau berkualitas, masih banyak aktivitas seru lain yang bisa kamu lakukan di sini.
1. Menikmati secangkir matcha langsung dari daerah penghasil teh terbaik

Berkunjung ke Prefektur Mie rasanya belum lengkap tanpa mencicipi matcha lokalnya. Daerah ini merupakan salah satu penghasil teh terbesar di Jepang dengan kualitas yang sudah diakui sejak lama. Aroma tehnya khas, rasanya lembut, dan punya sedikit sentuhan manis alami yang bikin banyak orang jatuh hati.
Kamu bisa menemukan berbagai kedai teh tradisional yang menyajikan matcha dalam berbagai bentuk, mulai dari minuman hangat, es krim, hingga dessert. Menikmati secangkir matcha sambil melihat suasana pedesaan Jepang yang tenang menjadi pengalaman sederhana yang justru sulit dilupakan.
2. Menyaksikan kehidupan penyelam wanita Ama dan menikmati hidangan laut

Salah satu budaya unik yang masih bertahan di Prefektur Mie adalah tradisi Ama, yaitu para penyelam wanita yang mencari hasil laut tanpa bantuan alat selam modern. Tradisi ini sudah berlangsung selama ratusan tahun dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat setempat.
Kamu juga bisa mengunjungi Pondok Ama Satoumian untuk melihat lebih dekat kehidupan para Ama. Di sini, kamu dapat menikmati berbagai hidangan laut segar yang dimasak langsung oleh para penyelam. Suasananya hangat dan terasa sangat autentik karena kamu bisa mendengar cerita mereka secara langsung.
3. Berkeliling Teluk Ago yang terkenal cantik

Teluk Ago menjadi salah satu pemandangan alam paling ikonik di Prefektur Mie. Teluk ini dipenuhi pulau-pulau kecil yang tersebar di atas air biru sehingga panoramanya sangat memanjakan mata.
Banyak wisatawan memilih naik kapal wisata untuk menikmati keindahan teluk dari tengah laut. Saat matahari mulai terbenam, pemandangannya terasa semakin romantis. Tidak heran jika Teluk Ago sering disebut sebagai salah satu spot terbaik untuk menikmati suasana tenang di Jepang.
4. Menyusuri jalanan Matsusaka yang kental nuansa tradisional

Kalau kamu suka berjalan santai sambil menikmati suasana kota tua, Matsusaka wajib masuk ke dalam daftar kunjungan. Kota ini masih mempertahankan banyak bangunan tradisional dan jalanan yang membawamu seperti kembali ke Jepang pada masa lampau.
Di beberapa sudut kota, kamu masih bisa menemukan rumah-rumah pedagang kuno dan toko tradisional yang menjual aneka produk lokal. Berjalan kaki di kawasan ini terasa menyenangkan karena suasananya tenang dan tidak terlalu padat oleh wisatawan.
5. Mencicipi daging Matsusaka yang terkenal mendunia

Selain matcha, Prefektur Mie juga terkenal dengan daging Matsusaka yang disebut-sebut sebagai salah satu wagyu terbaik di Jepang. Teksturnya sangat lembut dengan marbling sehingga setiap gigitan terasa meleleh di mulut.
Salah satu tempat populer untuk mencicipinya adalah Gyugin Honten. Restoran ini sudah berdiri sejak lama dan menjadi tujuan para pencinta kuliner yang ingin menikmati cita rasa daging premium Jepang. Meski harganya cukup mahal, pengalaman menyantap daging Matsusaka sering dianggap sepadan dengan kualitas yang diberikan.
Prefektur Mie mungkin belum sepopuler kota-kota besar di Jepang, tetapi justru di situlah daya tariknya. Kamu bisa menemukan suasana yang lebih tenang, budaya lokal yang masih terjaga, hingga berbagai pengalaman unik yang sulit ditemukan di tempat lain. Kalau kamu mencari sisi lain Negeri Sakura yang lebih autentik, Prefektur Mie patut masuk daftar perjalananmu.


![[QUIZ] Bukan Bali Lagi, Ini Destinasi Indonesia yang Cocok Kamu Jelajahi](https://image.idntimes.com/post/20250528/1000222342-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-c43211f5bf495c716fc6872545b7a568.jpg)


![[QUIZ] Siapa Member no na yang Bakal Jadi Partner Liburanmu Tahun 2026 Ini?](https://image.idntimes.com/post/20251121/1239844118_654db917-bb6e-49c0-a7cf-f0d29812b268.jpg)
![[QUIZ] Seberapa Tahu Kamu tentang Dunia Penerbangan?](https://image.idntimes.com/post/20251203/upload_9bbdc2b46206ff6e08081e79a53d11aa_f18e9ce2-deb5-4c2e-b9a6-718907ce2bb5_watermarked_idntimes-2.jpg)
![[QUIZ] Seberapa Jago Kamu Bahasa Korea, Coba Jawab Pertanyaan di Bawah Ini!](https://image.idntimes.com/post/20260206/1000045053_00c2113b-021e-465e-8651-79b32ae77884.jpg)
![[QUIZ] Tebak Nama Pulau di Indonesia Timur Ini, Bisa?](https://image.idntimes.com/post/20260206/upload_461965f0aa3d42710a515cdf24968689_5b60cf9c-10bf-4037-87f9-8258e3d212db.png)

![[QUIZ] Dari Rencana Traveling-mu, Kamu Cocoknya Menginap di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20251215/upload_75d70e17c107c6f155231ffec154b464_6662a134-6cc4-43bf-8ab8-93d2002efa00_watermarked_idntimes-3.jpg)







