TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

One Day Tour Kota Lama Semarang Cuma 100 ribu, Begini Strateginya!

Yang terakhir wajib coba...

Doc. Pribadi

Berbicara tentang Semarang pastinya tidak bisa terlepas dari Kota Lama. Kawasan yang dijuluki sebagai Little Netherland ini memang sudah menjadi ikon wisata tersendiri bagi Kota Lumpia.

Gedung-gedung dengan arsitektur khas kolonial Belanda di kawasan ini seakan menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Apalagi saat ini Kota Lama sedang berbenah demi mewujudkan impian menjadi bagian dari UNESCO World Heritage Site 2020, yang menjadikannya tampak jauh lebih menarik untuk dikunjungi.

Jika kebetulan kamu sedang berada di Semarang dan hanya punya waktu singkat untuk jalan-jalan, maka Kota Lama bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu. Tenang saja, kamu bisa puas menikmati keindahan Little Netherland selama satu hari penuh dengan budget yang sangat minim. Bahkan budget yang harus kamu keluarkan bisa kurang dari 100 ribu, lho. Bagaimana caranya?

Silakan simak strategi one day tour Kota Lama Semarang dengan budget 100 ribu yang ada di bawah ini:

1. Kota Lama tanpa Gereja Blenduk rasanya bagai sayur tanpa garam

Doc. Pribadi

Saat berkunjung ke Kota Lama Semarang rasanya kurang lengkap tanpa menyambangi Gereja Blenduk. Destinasi yang berada di Jl. Letjend. Suprapto No.32, ini biasanya sering dijadikan sebagai objek foto karena arsitekturnya yang sangat khas, gedung tinggi bercat merah putih bergaya Neo-klasik dan berbentuk heksagonal.

Berfoto di luar Gereja Blenduk tentunya kamu tidak perlu mengeluarkan uang sama sekali. Kecuali jika memang kamu ingin melihat bagian dalam gereja. Kamu perlu mengeluarkan budget sebesar 10 ribu rupiah sebagai biaya retribusi saat masuk ke gereja.

2. Bersantai di Taman Srigunting sambil menikmati padatnya lalu lintas Jl. Letjend. Suprapto

Doc. Pribadi

Hanya perlu berjalan beberapa langkah dari Gereja Blenduk kamu sudah bisa menemukan Taman Srigunting. Di taman ini kamu bisa bersantai sejenak di tempat duduk yang tersedia. Menikmati teduhnya pohon besar dan bunga-bunga cantik sambil menyaksikan kendaraan berlalu lalang di Jl. Letjend. Suprapto.

Bukan hanya bersantai, kamu juga bisa berswafoto bersama sepeda-sepeda model lama yang sudah dipercantik sedimikian rupa. Namun, untuk berfoto menggunakan sepeda-sepeda yang ada, kamu perlu mengeluarkan sejumlah rupiah (seikhlasnya), sebagai biaya retribusi.

Kalau kamu tiba-tiba merasa haus, ada air siap minum yang disediakan di sekitar area taman. Silahkan mengambil seperlunya menggunakan tempat minum yang sudah kamu bawa. Tapi, kalau kamu lebih memilih minum air mineral, kamu bisa membelinya dari minimarket yang ada di seberang Taman Srigunting.

3. Berburu barang antik di Pasar Seni/Klithikan Padangrani

Doc. Pribadi

Masih berada di sekitar Taman Srigunting, kamu juga bisa mampir ke Pasar Seni/Klithikan Padangrani untuk berburu barang-barang antik. Ada sekitar 10-15 kios milik Paguyuban Pedagang Barang Seni (Padangrani) yang menawarkan berbagai macam barang lawas atau barang seni lainnya.

Beberapa barang yang bisa kamu boyong dari pasar klithikan ini di antaranya adalah uang kuno, kamera analog, telepon kuno, novel-novel lawas, aksesoris antik, lukisan, hingga perabotan vintage. Bahkan ada juga kios yang secara spesial menjual barang-barang yang dahulu pernah digunakan oleh para pejuang dari Semarang.

Nah, perlu kamu catat bahwa pengeluaran untuk membeli barang-barang antik di Pasar Klithikan Padangrani ini bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah. Kamu bisa langsung menanyakan atau tawar menawar harga barang yang kamu inginkan dengan pemilik kiosnya.

4. Menikmati seni kontemporer di Semarang Contemporary Art Gallery

Doc. Pribadi

Saat menyusuri Pasar Seni Padangrani kamu akan melihat petunjuk arah bertuliskan "Semarang Gallery', tepat di samping gedung Semarang Contemporary Art Gallery. Nah, kamu bisa mampir untuk menikmati karya seni kontemporer di galeri ini dengan tiket masuk sebesar Rp 10.000 per pengunjung.

Sebagaimana namanya, di dalam Semarang Gallery kamu bisa menemukan lukisan-lukisan kontemporer, baik yang dipajang di lantai satu maupun di lantai dua. Jika sedang beruntung, kamu juga bisa menyaksikan pameran yang sedang diadakan oleh sejumlah seniman. Kamu juga bisa memeriksa jadwal pameran yang akan diadakan di Semarang Gallery melalui website resminya.

5. Saatnya berswafoto di Old City 3D Trick Art Museum Kota Lama Semarang

bobocantik.com

Meninggalkan kawasan Taman Srigunting dan sekitarnya, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju ke Jalan Letjen Suprapto No 26. Di jalan ini kamu akan menemukan Old City 3D Trick Art Museum.

Bisa dikatakan 3D Trick Art Museum yang satu ini memiliki konsep yang tidak jauh berbeda dengan Kota Lama. Mayoritas 3D trick art yang ada menggambarkan suasana Belanda, kawasan Old City, atau ikon-ikon wisata di Semarang. Meskipun spot untuk foto terbalik atau tema-tema 3D trick art yang lainnya juga tidak kalah banyak.

Untuk bisa masuk ke tempat ini tentunya tidak gratis. Kamu perlu mengeluarkan biaya sebesar 50 ribu rupiah untuk satu tiket masuk.

Setelah selesai berfoto bersama karya-karyaa 3D trick art di dalam museum, jangan lupa berswafoto dengan latar belakang gedung-gedung bergaya Kolonial Belanda yang ada di sekeliling gedung Old City 3D Trick Art Museum.

Verified Writer

Reksita Galuh Wardani

Menulis adalah bekerja dalam keabadian - Pramoedya Ananta Toer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya