ilustrasi konbini populer di Jepang (unsplash.com/@shams_of_tabiriz)
Jika ingin mencoba Supermarket Tourism saat bepergian ke luar negeri, ada beberapa destinasi yang menawarkan pengalaman menarik. Mulai dari Hong Kong sampai Australia, berikut pilihan yang patut dipertimbangkan.
Hong Kong menawarkan pengalaman Supermarket Tourism yang khas melalui pasar basah atau wet market. Berbeda dari supermarket modern yang mengandalkan pendingin dan rak tertata rapi, pasar basah menghadirkan suasana yang lebih dinamis dengan deretan kios bahan pangan segar.
Salah satu ciri yang mudah dikenali di sejumlah pasar tradisional Hong Kong adalah kanopi atau kap lampu berwarna merah yang menaungi area kios. Begitu memasuki pasar, wisatawan akan menemukan pengalaman multisensori. Mulai dari suara pisau daging yang menghantam talenan, aroma bahan pangan yang berubah dari satu kios ke kios berikutnya, serta percakapan antara pedagang dan pembeli menciptakan suasana yang sulit ditemukan di pusat perbelanjaan biasa.
Pasar ini turut memperlihatkan betapa pentingnya hubungan antara penjual dan pelanggan. Pengunjung secara langsung bisa melihat bagaimana setiap orang ternyata memiliki pedagang langganan untuk membeli kebutuhan tertentu, mulai dari sayuran segar hingga potongan daging untuk hidangan yang dimasak perlahan.
Jika Hong Kong menawarkan suasana pasar tradisional yang ramai, Jepang menghadirkan pengalaman yang berbeda melalui konbini atau sebutan untuk minimarket yang menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sebut saja seperti 7-Eleven, FamilyMart, dan Lawson yang dikenal luas karena menawarkan beragam kebutuhan dalam satu tempat. Di banyak kawasan perkotaan, wisatawan dapat menemukan konbini dengan mudah untuk membeli makanan, minuman, perlengkapan pribadi, dan berbagai kebutuhan praktis lainnya.
Namun, daya tarik konbini bagi wisatawan gak hanya terletak pada kemudahan berbelanjanya, kok. Pilihan makanan siap santap yang beragam juga menjadikan minimarket Jepang sebagai destinasi menarik bagi pencinta kuliner. Misalnya onigiri yang merupakan nasi yang dibentuk menjadi segitiga dengan isian seperti salmon, tuna, atau bahan lainnya, sandwich telur Jepang atau tamago sando yang terkenal karena isiannya yang lembut dan teksturnya yang creamy, hingga oden merupakan hidangan berkuah yang berisi berbagai bahan, seperti lobak daikon, olahan ikan, dan bahan lainnya.
Australia menawarkan pengalaman Supermarket Tourism yang menarik karena menggabungkan bahan pangan khas setempat dengan pengaruh kuliner dari berbagai komunitas. Unik karena wisatawan dapat menjelajahi pasar makanan, toko bahan pangan, dan kios yang menjual produk segar. Selain menemukan buah, sayuran, dan makanan laut, pengunjung juga berkesempatan mencoba makanan siap santap yang mencerminkan keberagaman kuliner setempat.
Di sejumlah pasar, salah satu daya tarik terbesar Australia adalah bahan pangan asli atau native Australian ingredients yang memiliki karakteristik unik. Beberapa di antaranya adalah finger lime yang merupakan buah sitrus asli Australia yang memiliki bagian dalam berupa butiran kecil menyerupai mutiara. Ada juga lemon myrtle yang tak lain adalah tanaman asli Australia yang daunnya memiliki aroma sitrus dan daunnya dapat digunakan sebagai bahan penyedap dalam berbagai hidangan dan minuman, dan lain-lain.