Gunung Rinjani selalu punya magnet tersendiri buat para pendaki, baik yang sudah berpengalaman maupun yang baru mau menjajal jalur terjalnya. Dengan pemandangan Danau Segara Anak yang ikonik dan tantangan jalur Letter E menuju puncak, gak heran kalau banyak yang bertanya-tanya soal persiapan teknisnya.
Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah apakah boleh mendaki Gunung Rinjani tanpa guide? Pertanyaan ini penting banget dijawab supaya rencana muncak kamu gak berantakan gara-gara urusan administrasi di pintu masuk.
Memasuki musim pendakian 2026, Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menerapkan beberapa kebijakan baru untuk menjaga keamanan dan kelestarian ekosistem. Memang benar kalau mendaki tanpa guide bisa lebih hemat biaya dan terasa lebih bebas. Namun, ada aturan mendaki yang harus kamu pahami supaya tetap bisa naik secara legal dan aman.
Biar gak bingung dan salah langkah, yuk simak penjelasan lengkap mengenai aturan mendaki tanpa guide di Gunung Rinjani berikut ini!
