Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pendaki Dilarang Keras ke Puncak Selatan Rinjani, Ini Alasannya!

Pendaki Dilarang Keras ke Puncak Selatan Rinjani, Ini Alasannya!
Para pendaki di Taman Nasional Gunung Rinjani (IDN Times/Ahmad Viqi)

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mengumumkan aturan baru terkait aktivitas pendakian. Pendaki kini dilarang keras naik ke puncak selatan Gunung Rinjani yang dikenal sebagai Puncak Orplas.

Puncak dengan ketinggian 3.171 meter di atas permukaan laut ini memiliki medan yang sangat ekstrem dan berbahaya. Kondisi jalurnya curam, tidak stabil, dan berisiko tinggi bagi keselamatan pendaki. Oleh sebab itu, aturan ini diterapkan sebagai langkah tegas untuk mencegah kecelakaan di area tersebut.

Jalur ilegal

Selain berbahaya, jalur menuju ke Puncak Orplas juga belum dibuka secara resmi. Artinya, jalur ini termasuk ilegal untuk dilalui pendaki.

Jika tetap nekat melewati jalur ini, pendaki akan dikenakan sanksi tegas berupa blacklist. Pihak TNGR juga sudah memasang papan peringatan di berbagai titik. Terutama sebelum jalur Timbanuh di Lombok Timur, untuk mengingatkan pendaki agar tidak melanjutkan perjalanan ke arah tersebut.

Larangan melewati jalur lain yang berbahaya

Potret Gunung Rinjani, NTB
Potret Gunung Rinjani, NTB (unsplash.com/Aaron Thomas)

Pihak TNGR juga melarang pendaki turun dari Pelawangan Aik Berik menuju Danau Segara Anak. Jalur dari Lombok Tengah ini dikenal sangat curam dan memiliki tingkat risiko yang tinggi.

Saat ini, Rinjani sedang bertransformasi menuju konsep pendakian yang lebih berkualitas. Fokus utamanya adalah keselamatan. Jadi, jalur-jalur yang tidak aman mulai dibatasi untuk meminimalkan risiko di lapangan.

Pengawasan semakin ketat

Gunung Rinjani Lombok, NTB.
Gunung Rinjani Lombok, NTB. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Untuk mendukung aturan ini, TNGR meningkatkan sistem pengawasan di area pendakian. Kamera pemantau telah dipasang di beberapa titik strategis.

TNGR juga menggunakan drone thermal untuk membantu proses pemantauan dan evakuasi jika terjadi kondisi darurat. Langkah ini diambil, agar respons terhadap kecelakaan bisa lebih cepat dan tepat.

Batas pendakian aman

Bagi kamu yang ingin mendaki melalui jalur Timbanuh, TNGR menetapkan batas aman hingga Pelawangan Timbanuh. Perjalanan dari basecamp ke Pelawangan memakan waktu sekitar 8-12 jam.

Ada tiga shelter utama untuk beristirahat. Pendaki disarankan bermalam di Pos 3 dengan ketinggian sekitar 2.300 mdpl, yang menawarkan pemandangan padang sabana luas.

Dari titik ini, kamu masih bisa menikmati panorama Gunung Anak Baru Jari dari sisi selatan Pelawangan. Namun, pendaki tidak diperbolehkan turun ke Danau Segara Anak melalui jalur tersebut, karena medannya terlalu berbahaya.

Itulah beberapa alasan larangan bagi pendaki untuk mencapai ke puncak selatan Gunung Rinjani yang dikenal sebagai Puncak Orplas demi keselamatan bersama. Sebaiknya patuhi aturannya dan jangan nekat, ya!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Kota di Jepang dengan Pemandangan Musim Semi Terbaik

09 Apr 2026, 18:20 WIBTravel