Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ARTOTEL Harmoni Punya Konsep Baru Peranakan Tionghoa yang Artistik

5 min read
ARTOTEL Harmoni Punya Konsep Baru Peranakan Tionghoa yang Artistik
Potret Artotel Harmoni, Jakarta Pusat (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
  • ARTOTEL Harmoni Jakarta menggelar grand launching pada 23 Oktober 2026 setelah peremajaan sekitar setahun, menggabungkan hospitality, seni kontemporer, dan budaya Peranakan Tionghoa.

  • Interior hotel memadukan nuansa Peranakan Tionghoa dengan desain kontemporer; karya Diela Maharanie dan Donald Saluling hadir di kamar serta area publik, termasuk ARTSPACE.

  • Hotel 149 kamar ini memperbarui fasilitas kamar, menyediakan ruang acara, kolam renang, spa, dan Kongsi Rasa yang menyajikan hidangan Asia serta internasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

ARTOTEL Harmoni, Jakarta Pusat, kembali menggelar grand launching pada 23 Oktober 2026. Momen ini menandai babak baru perjalanan hotel yang memadukan layanan hospitality, seni kontemporer, dan sentuhan budaya Peranakan Tionghoa. Setelah menjalani pembaruan selama sekitar satu tahun, hotel ini tidak hanya menghadirkan tampilan bangunan yang lebih segar, tetapi juga pengalaman menginap yang lebih dekat dengan seni, kreativitas, dan karakter kawasan Jakarta Pusat.

Beroperasi di bawah brand ARTOTEL sejak September 2025, hotel ini melakukan beberapa peremajaan, mulai dari kamar, area publik, dan sejumlah fasilitas pendukung. Pembaharuan tersebut mencakup penyegaran interior, penempatan karya seni di kamar tamu dan area hotel lainnya, serta kehadiran ARTSPACE sebagai ruang apresiasi seni dan pertemuan komunitas kreatif. Ada pula Kongsi Rasa, restoran yang menyajikan beragam hidangan Asia dan internasional.

Pembaharuan ini menjadi bagian dari upaya ARTOTEL memperkuat identitasnya sebagai brand hospitality yang menjadikan seni sebagai bagian dari pengalaman menginap, bukan sekadar dekorasi. Lantas, seperti apa konsep baru ARTOTEL Harmoni Jakarta dan fasilitas yang ditawarkan? Selengkapnya simak ulasannya di bawah ini!

  1. 1. Hadirkan pengalaman menginap yang lebih kreatif

    Potret lukisan di Artotel Harmoni, Jakarta Pusat
    Potret lukisan di Artotel Harmoni, Jakarta Pusat (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

    Pembaharuan ARTOTEL Harmoni Jakarta tidak hanya berfokus pada perubahan tampilan, tetapi juga pengalaman yang ingin dihadirkan kepada tamu. Melalui perpaduan seni, desain interior, dan pilihan kuliner, hotel ini ingin menawarkan suasana berbeda bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang berkunjung ke Jakarta.

    COO ARTOTEL Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menjelas pembaharuan tersebut menghadirkan permainan warna dan sudut-sudut ruang yang dapat merespons kreativitas. Dari sisi kuliner, hotel juga memperkenalkan pilihan menu dengan cita rasa dari berbagai negara Asia.

    “Warna tone-nya berbeda dan sudut-sudutnya bisa merespons kreativitas. Lokasinya juga bikin kita bisa mengakomodir banyak hal. Dari segi FnB juga berbeda, kita banyak menghadirkan menu-menu package banyak cita rasa asia. Di dalamnya, terdapat cita rasa Vietnam, Peranakan Chinese, dan lain-lain. ARTSPACE baru yang berfungsi sebagai lounge juga,” kata Eduard di ARTOTEL Harmoni Jakarta, Jakarta Pusat, pada 23 Oktober 2026.

    Director of Marcom ARTOTEL Group, Yulia Maria, mengatakan hotel tersebut telah dikelola di bawah brand ARTOTEL sejak September 2025. Namun, proses peremajaan tetap dilakukan untuk memperkuat konsep seni yang menjadi karakter brand tersebut.

    Selain memperbarui interior, hotel ini berkolaborasi dengan dua seniman Indonesia. Mereka adalah Diela Maharanie dan Donald Saluling. Karya keduanya ditempatkan di sejumlah area, termasuk kamar tamu, sehingga unsur seni dapat dinikmati selama tamu menginap.

    ARTSPACE juga menjadi bagian dari pengalaman baru yang ditawarkan. Ruang ini tidak hanya berfungsi sebagai lounge, tetapi juga dirancang untuk mempertemukan seniman, komunitas kreatif, generasi muda, dan masyarakat umum.

    Yulia menekankan bahwa ARTSPACE diharapkan dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk mengenal karya seni. Selain itu, menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan kreativitas.

  2. 2. Interior dengan sentuhan budaya peranakan Tionghoa

    Potret Artotel Harmoni, Jakarta Pusat
    Potret Artotel Harmoni, Jakarta Pusat (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

    Salah satu hal yang menonjol dari konsep baru ARTOTEL Harmoni Jakarta adalah penggunaan inspirasi budaya Peranakan Tionghoa dalam desain interior dan pendekatan visualnya. Unsur budaya tersebut diterjemahkan melalui permainan warna, pemilihan material, serta karakter visual yang memadukan nuansa tradisional dengan interpretasi kontemporer.

    Desainnya mengutamakan suasana hangat dan elegan dengan identitas visual yang kuat. Perpaduan tersebut memberikan karakter tersendiri pada ruang hotel, mulai dari area publik hingga kamar tamu.

    Sentuhan seni juga memperkuat konsep tersebut. Karya-karya seniman Indonesia yang tersebar di berbagai sudut hotel menjadi bagian dari pengalaman visual tamu, sekaligus menghadirkan perspektif kreatif dalam ruang hospitality.

    Dengan pendekatan ini, budaya Peranakan tidak hanya menjadi inspirasi dekorasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas yang ingin ditampilkan ARTOTEL Harmoni Jakarta. Perpaduan budaya dan seni kontemporer tersebut menjadi salah satu pembeda dari pengalaman menginap yang ditawarkan hotel.

  3. 3. Kolaborasi seniman Indonesia dan kehadiran ARTSPACE

    Potret lukisan di Artotel Harmoni, Jakarta Pusat
    Potret lukisan di Artotel Harmoni, Jakarta Pusat (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

    Kolaborasi dengan Diela Maharanie dan Donald Saluling menjadi salah satu bagian penting dari pembaruan ARTOTEL Harmoni Jakarta. Karya kedua seniman tersebut ditempatkan di sejumlah area hotel, termasuk kamar tamu, serta ditampilkan di ARTSPACE dalam rangkaian grand launching pada 23 Oktober 2026.

    Kehadiran karya seni di dalam hotel tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif. Penempatannya menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antara seniman, ruang, dan konteks tempat karya tersebut ditampilkan. Dengan begitu, tamu dapat berinteraksi dengan karya seni dalam keseharian mereka selama berada di hotel.

    Melalui kolaborasi tersebut, ARTOTEL Harmoni Jakarta ingin memperluas pengalaman hospitality dengan menghadirkan seni sebagai bagian dari aktivitas di hotel. Tamu tidak hanya datang untuk beristirahat atau menjalankan urusan bisnis, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menikmati karya seni dan mengenal kreativitas seniman Indonesia.

  4. 4. Peremajaan kamar dan fasilitas penunjang

    Potret restoran di Artotel Harmoni, Jakarta Pusat
    Potret restoran di Artotel Harmoni, Jakarta Pusat (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

    Selain memperkuat konsep seni dan desain, ARTOTEL Harmoni Jakarta turut melakukan pembaharuan pada kamar untuk meningkatkan kenyamanan tamu. Peremajaan mencakup tempat tidur, furnitur, amenities, serta penyegaran warna interior. Setiap kamar juga dilengkapi karya seni dari Diela Maharanie dan Donald Saluling.

    Menurut General Manager ARTOTEL Harmoni Jakarta, pembaharuan kamar turut mencakup penggunaan televisi berukuran 50 inci yang dilengkapi layanan streaming. Perubahan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian fasilitas kamar dengan standar ARTOTEL.

    Hotel ini memiliki 149 kamar yang terbagi menjadi tiga tipe, yakni studio 25x25 meter persegi, studio 30x30 meter persegi, dan studio 37x37 meter persegi. Setiap kamar dilengkapi fasilitas modern, termasuk LED Smart TV 50 inci, tempat tidur, dan mesin kopi.

    Untuk kebutuhan rapat dan acara, ada satu ballroom serta lima ruang pertemuan. Kapasitas ruang meeting sekitar 30-120 orang. Sedangkan, ballroom dapat menampung hingga 600 orang. Area pre-function memiliki kapasitas hingga 100 orang. Sedangkan, courtyard dapat digunakan untuk kegiatan dengan kapasitas hingga 200 orang.

    Fasilitas pendukung lainnya meliputi kolam renang, spa, dan lounge bar. Beragam fasilitas ini memberikan pilihan bagi tamu yang datang untuk perjalanan bisnis, menghadiri acara, maupun beristirahat di tengah kesibukan Jakarta.

    Dari sisi kuliner, ARTOTEL Harmoni Jakarta menghadirkan Kongsi Rasa. Restoran berkapasitas hingga 150 orang yang menyajikan hidangan Asia dan internasional dalam suasana modern kasual. Pilihan menunya mencakup beragam cita rasa Asia, termasuk inspirasi kuliner Vietnam dan Peranakan Tionghoa.

    Kehadiran Kongsi Rasa melengkapi pengalaman tamu selama menginap, sekaligus menambah pilihan tempat bersantap bagi pengunjung hotel. Dengan pembaharuan kamar, fasilitas pertemuan, restoran, dan ruang seni, ARTOTEL Harmoni Jakarta berupaya menghadirkan pengalaman hospitality yang menggabungkan kenyamanan, kreativitas, dan sentuhan budaya Peranakan Tionghoa di Jakarta Pusat.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More