Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Biaya Bandara dan Pajak Turis di Thailand Naik pada 2026

Potret turis di Thailand
Potret turis di Thailand (pixabay.com/RingoStudio)
Intinya sih...
  • Biaya layanan bandara internasional di Thailand naik signifikan mulai 2026, mencapai 1.120 baht atau sekitar Rp590 ribuan.
  • Biaya penumpang penerbangan juga mengalami penyesuaian, naik dari 15 baht menjadi 25 baht per orang untuk setiap perjalanan.
  • Rencana penerapan pajak turis baru bagi wisatawan asing mulai pertengahan 2026, diperkirakan sebesar 300 baht per orang atau sekitar Rp160 ribuan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memasuki tahun 2026, Thailand masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan dunia. Keindahan alam, kekayaan budaya, hingga pilihan kuliner yang beragam membuat Negeri Gajah Putih selalu punya daya tarik tersendiri. Ditambah lagi, biaya liburan ke Thailand relatif ramah di kantong dibandingkan banyak negara lain di Asia.

Meski begitu, wisatawan perlu mencermati sejumlah penyesuaian biaya perjalanan yang mulai diberlakukan tahun ini. Mengutip Travel and Tour World, Minggu (4/1/2026), pemerintah Thailand melakukan beberapa perubahan, terutama terkait biaya layanan bandara, penerbangan, hingga rencana penerapan pajak turis.

Langkah tersebut diambil untuk mendukung peningkatan kualitas pariwisata dan infrastruktur nasional. Nah, sebelum berangkat liburan, berikut rangkuman perubahan biaya yang perlu kamu ketahui sebelum terbang ke Thailand di 2026.

1. Kenaikan biaya layanan bandara internasional

Mulai 2026, Passenger Service Charge (PSC) atau biaya layanan penumpang di bandara internasional Thailand mengalami kenaikan cukup signifikan. Tarif yang sebelumnya sebesar 730 baht atau Rp380 ribuan, kini naik menjadi 1.120 baht atau setara sekitar Rp590 ribuan.

Kenaikan ini berlaku di sejumlah bandara utama, seperti Suvarnabhumi dan Don Mueang di Bangkok, serta bandara internasional di Phuket, Chiang Mai, Hat Yai, dan Chiang Rai. Pemerintah Thailand menyebutkan bahwa dana tambahan ini akan digunakan untuk modernisasi fasilitas, pembaruan sistem layanan, serta peningkatan kapasitas bandara agar mampu menampung lonjakan penumpang di masa mendatang.

2. Penyesuaian biaya penumpang penerbangan

Potret kuil di Thailand
Potret kuil di Thailand (unsplash.com/Andrea Huls Pareja)

Selain PSC, wisatawan juga akan dikenakan biaya penumpang penerbangan (aviation passenger fee) yang turut mengalami penyesuaian. Biaya ini naik dari 15 baht atau Rp8.000 menjadi 25 baht per orang atau Rp13 ribuan untuk setiap perjalanan.

Meski terlihat kecil, biaya ini berfungsi penting untuk mendukung operasional bandara dan meningkatkan standar keselamatan penerbangan di Thailand. Dana tersebut juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah dalam menjaga kualitas layanan transportasi udara.

3. Rencana penerapan pajak turis baru

Thailand juga berencana memberlakukan pajak masuk turis bagi wisatawan asing mulai pertengahan 2026. Pajak ini diperkirakan sebesar 300 baht per orang atau sekitar Rp160 ribuan.

Dana dari pajak turis ini akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari penyediaan asuransi perjalanan dasar bagi wisatawan, pemeliharaan destinasi wisata populer, hingga pengembangan infrastruktur pariwisata yang lebih berkelanjutan. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kenyamanan turis selama berada di Thailand.

4. Total biaya tambahan yang perlu disiapkan

Potret penumpang pesawat
Potret penumpang pesawat (vecteezy.com/Titiwoot Weerawong)

Jika seluruh biaya tersebut digabungkan, maka total biaya tambahan yang perlu disiapkan wisatawan bisa mencapai 700–800 baht, atau sekitar Rp370 ribu–Rp420 ribu per orang.

Meski demikian, angka ini masih tergolong wajar jika dibandingkan dengan fasilitas dan pengalaman wisata yang ditawarkan. Wisatawan disarankan untuk menyesuaikan anggaran sejak awal agar perjalanan tetap nyaman dan bebas stres.

5. Alasan di balik penyesuaian biaya

Di balik kenaikan biaya ini, Thailand tengah menggeser strategi pariwisatanya. Fokus tidak lagi semata pada jumlah wisatawan, melainkan pada pariwisata bernilai tinggi yang mengutamakan kualitas pengalaman. Biaya tambahan tersebut digunakan untuk menciptakan bandara yang lebih modern, kawasan wisata yang lebih tertata dan bersih, serta layanan yang semakin aman dan ramah bagi pengunjung.

Meski ada penyesuaian biaya, Thailand tetap menawarkan kombinasi menarik antara harga yang relatif terjangkau dan pengalaman liburan yang berkualitas. Traveling ke Thailand di 2026 masih sangat layak masuk wishlist perjalananmu!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in Travel

See More

5 Pilihan Transportasi dari Bangkok ke Chiang Mai

06 Jan 2026, 18:20 WIBTravel