ilustrasi Singapura (unsplash.com/Han Le)
Selain tempat tinggal, makanan, dan transportasi; ada sejumlah pengeluaran lain yang sering terlupakan ketika menghitung biaya hidup di Singapura. Tagihan listrik, air, internet, paket telepon, laundry, perlengkapan mandi, hingga kebutuhan rumah tangga bisa menambah pengeluaran setiap bulan. Besarnya biaya tersebut bergantung pada jenis hunian dan kesepakatan dengan pemilik tempat tinggal, karena sebagian apartemen atau kamar sewaan sudah memasukkan beberapa tagihan ke dalam harga sewa.
Sebagai gambaran, referensi biaya hidup yang tersedia mencatat kebutuhan dasar seperti listrik, pendingin ruangan, air, dan pengelolaan sampah sekitar 214 dolar Singapura per bulan. Paket data dan telepon berada di kisaran 23 dolar Singapura, sedangkan internet rumah sekitar 48 dolar Singapura per bulan. Angka tersebut tidak bisa dijadikan patokan mutlak karena penggunaan setiap orang berbeda, sementara penyewa kamar tertentu mungkin sudah mendapatkan fasilitas internet atau utilitas sebagai bagian dari biaya sewa.
Kebutuhan pribadi juga perlu dipisahkan dari pengeluaran wajib agar lebih mudah dikendalikan. Belanja pakaian, perlengkapan sehari-hari, laundry, hiburan, hingga aktivitas akhir pekan dapat membuat pengeluaran bertambah tanpa terasa, terutama jika kamu tinggal selama beberapa bulan. Untuk traveling atau liburan, pos ini dapat disesuaikan dengan agenda karena Singapura juga memiliki banyak pilihan hiburan gratis, seperti taman kota, area tepi laut, ruang publik, dan sejumlah kawasan wisata yang bisa dinikmati tanpa tiket masuk.
Jadi, tidak ada patokan angka pasti yang bisa menggambarkan biaya hidup di Singapura. Pilihan tempat tinggal, kebiasaan, frekuensi menggunakan transportasi, dan gaya traveling akan menentukan seberapa besar uang yang perlu disiapkan setiap bulan. Kalau kamu punya kesempatan tinggal di Singapura selama sebulan, bagian mana yang paling ingin kamu hemat tempat tinggal, makan, atau transportasi?