5 Destinasi Wisata Shanghai, China, yang Bergaya Eropa, Ikonik!

Shanghai dikenal sebagai kota modern yang surprisingly memadukan budaya Timur dan Barat dalam satu ruang yang harmonis. Jejak pengaruh Eropa masih sangat terasa di beberapa sudut kota, terutama dari era konsesi asing yang membentuk wajah arsitektur Shanghai hingga hari ini. Tak heran jika banyak wisatawan merasa seperti sedang berjalan di kota Eropa, padahal masih berada di Asia.
Buat kamu yang ingin merasakan suasana klasik Eropa tanpa harus terbang jauh ke benua biru, Shanghai bisa jadi pilihan menarik. Mulai dari bangunan bergaya kolonial hingga kawasan jalanan yang artistik, berikut ini lima destinasi wisata di Shanghai dengan nuansa Eropa yang paling ikonik. Keep scrolling!
1. French Concession

French Concession menawarkan nuansa Eropa yang lebih tenang dan artistik. Kawasan ini dipenuhi jalan-jalan rindang, bangunan bergaya Prancis, serta kafe kecil yang estetik. Suasananya mengingatkan pada kota-kota kecil di Eropa Barat yang hangat dan penuh karakter.
Selain cocok untuk jalan kaki, French Concession juga ideal untuk kamu yang suka eksplorasi kafe, butik, dan galeri seni. Area ini sering disebut sebagai sisi romantis Shanghai karena atmosfernya yang santai dan tidak terlalu ramai. Cocok untuk menikmati kota dengan tempo yang lebih lambat.
2. Thames Town

Kemudian ada Thames Town yang merupakan kawasan unik khusus dirancang menyerupai kota kecil di Inggris. Mulai dari bangunan bergaya Tudor, gereja ala Eropa, hingga telepon umum merah khas London, semuanya dibuat dengan detail yang cukup autentik. Tempat ini sering dijadikan lokasi foto prewedding dan konten media sosial.
Berjalan di Thames Town memberi pengalaman seperti berada di Inggris versi mini. Meski suasananya lebih seperti kota buatan, daya tarik visualnya tetap kuat. Destinasi ini cocok untuk kamu yang ingin merasakan sensasi Eropa dengan cara yang fun dan ringan.
3. The Bund

The Bund adalah simbol Shanghai yang paling terkenal dengan deretan bangunan bergaya Eropa klasik di sepanjang Sungai Huangpu. Arsitekturnya terinspirasi dari gaya Inggris, Prancis, dan Jerman, menciptakan suasana seperti berada di kota pelabuhan Eropa. Tempat ini sangat cocok untuk berjalan santai sambil menikmati pemandangan kota.
Pada malam hari, The Bund semakin memukau dengan pencahayaan lampu yang menyoroti detail bangunan bersejarah. Banyak wisatawan datang ke sini untuk berfoto atau sekadar menikmati suasana romantis yang elegan. The Bund juga menjadi spot favorit untuk menikmati kontras antara Shanghai lama dan modern.
4. Xintiandi

Xintiandi adalah kawasan modern yang menggabungkan bangunan bergaya Eropa dengan sentuhan kontemporer. Area ini terkenal dengan restoran, kafe, dan bar yang tertata rapi dalam lingkungan yang bersih dan stylish. Arsitekturnya memadukan batu bata klasik dengan desain modern ala kota Eropa.
Tempat ini sangat populer untuk nongkrong, terutama saat sore hingga malam hari. Suasananya mengingatkan pada distrik hiburan di kota-kota Eropa seperti Paris atau Milan. Xintiandi cocok untuk kamu yang ingin menikmati sisi kosmopolitan Shanghai.
5. Shanghai Postal Museum

Shanghai Postal Museum menempati bangunan bergaya Eropa klasik yang megah dan bersejarah. Desain interior dan eksteriornya mencerminkan arsitektur Eropa awal abad ke-20, lengkap dengan detail artistik yang elegan. Museum ini juga menjadi salah satu bangunan kolonial yang masih terawat dengan baik.
Selain menikmati arsitekturnya, kamu juga bisa belajar tentang sejarah pos dan komunikasi di China. Tempat ini memberikan pengalaman wisata yang tenang dan berkelas, cocok untuk kamu yang menyukai sejarah dan bangunan klasik ala Eropa.
Shanghai membuktikan bahwa pesona Eropa tidak hanya bisa ditemukan di benua asalnya. Dengan arsitektur klasik, kawasan bersejarah, dan atmosfer yang khas, kota ini memberikan pengalaman wisata yang unik dan beragam. Perpaduan budaya Timur dan Barat membuat Shanghai terasa berbeda dari kota-kota lain di Asia. Yuk, mulai rencanakan liburan ke Shanghai!


















