Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Cara Menjaga Suhu Tubuh Tetap Hangat saat Mendaki Gunung

4 Cara Menjaga Suhu Tubuh Tetap Hangat saat Mendaki Gunung
ilustrasi pendaki (pexels.com/Ali Kazal)
Intinya Sih
  • Cuaca dingin ekstrem di gunung dapat menyebabkan hipotermia, sehingga menjaga suhu tubuh menjadi hal penting bagi pendaki agar tetap aman selama perjalanan.
  • Pendaki disarankan mengenakan pakaian berlapis, mencari tempat berlindung dari angin dan hujan, serta mengonsumsi makanan dan minuman hangat untuk mempertahankan panas tubuh.
  • Gerakan fisik ringan membantu menghasilkan panas tambahan tanpa menguras energi, menjaga sirkulasi darah tetap lancar, dan mencegah tubuh kaku akibat suhu dingin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Cuaca dingin ekstrem di gunung memang bisa menjadi ancaman serius bagi para pendaki, terutama apabila tidak disertai dengan persiapan yang memadai. Suhu yang mengalami penurunan secara drastis ternyata bisa menyebabkan hipotermia apabila tubuh tidak mampu mempertahankan panas alami secara optimal.

Pada kondisi darurat ketika terjebak suhu dingin di pendakian, maka menjaga suhu tubuh merupakan hal yang sangat penting. Ada beberapa cara berikut ini untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat ketika terjebak di cuaca dingin selama di pendakian.

1. Kenakan lapisan pakaian yang tepat dan kering

ilustrasi mendaki gunung (pexels.com/Yevhen Sukhenko)
ilustrasi mendaki gunung (pexels.com/Yevhen Sukhenko)

Menggunakan pakaian berlapis merupakan strategi yang paling efektif untuk memastikan panas tubuh tetap stabil di tengah suhu yang dingin. Lapisan pertama memang semestinya terdiri dari beberapa pakaian berbahan sintetis atau wol, sehingga bisa menyerap keringat tanpa membuat tubuh mengalami lembab.

Lapisan kedua berfungsi sebagai insulasi seperti jaket tebal atau fleece yang bisa menahan panas tubuh agar tidak hilang. Sementara lapisan luar memang semestinya tahan air dan angin agar proteksi terhadap cuaca ekstrem pun semakin maksimal.

2. Cari tempat berlindung dari angin dan hujan

ilustrasi hujan
ilustrasi hujan (unsplash.com/Matt & Chris Pua)

Angin dan hujan ternyata bisa cepat menurunkan suhu tubuh, bahkan lebih cepat daripada suhu udara dingin itu sendiri. Oleh sebab itu, kamu disarankan untuk segera mencari tempat berlindung, seperti gua kecil, tenda, atau mengenakan ponco darurat untuk mengurangi paparan secara langsung.

Jika tidak ada tempat berlindung yang permanen, maka buatlah perlindungan sementara dengan menggunakan terpal atau ranting yang ditumpuk agar bisa menghalau angin. Menghindari angin langsung sangat penting karena angin dapat mempercepat proses hilangnya panas tubuh.

3. Konsumsi makanan dan minuman hangat secara berkala

ilustrasi memasak saat camping (unsplash.com/Laszlo Kiss)
ilustrasi memasak saat camping (unsplash.com/Laszlo Kiss)

Tubuh memerlukan energi untuk menghasilkan panas dan salah satu sumber energi tercepat adalah makanan tinggi kalori, seperti kacang-kacangan, coklat, atau makanan instan. Selain itu, minuman hangat seperti teh atau air panas dapat membantu menghangatkan tubuh dari dalam.

Jangan sampai tunggu hingga tubuh menggigil atau merasa lapar parah, sehingga segera konsumsi makanan kecil setiap beberapa jam. Dengan asupan energi yang cukup dan memadai, maka metabolisme tubuh pun akan terus aktif dan memproduksi panas untuk menjaga suhu intinya.

4. Tetap bergerak untuk menghasilkan panas tubuh

ilustrasi pendaki
ilustrasi pendaki (pexels.com/Chris)

Aktivitas fisik ringan, seperti menggoyangkan lengan, berjalan di tempat, atau menggerakkan kaki ternyata bisa membantu tubuh untuk menghasilkan panas tambahan. Namun, sebaiknya hindari aktivitas yang terlalu berat karena dapat menyebabkan keringat berlebih, sehingga justru menurunkan suhu tubuh ketika mengering.

Sebaiknya lakukan gerakan ringan yang teratur agar membantu menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan mencegah tubuh menjadi kaku akibat paparan suhu dingin. Pastikan pula tubuh tetap aktif tanpa menghabiskan terlalu banyak energi agar stamina tetap terjaga dengan baik.

Menjaga suhu tubuh saat terjebak di suhu dingin gunung bukan hanya soal kenyamanan, namun juga terkait pada keselamatan. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, maka kamu bisa tetap merasa hangat dan aman selama pendakian berlangsung. Persiapkan mental dan fisik yang baik agar pendakianmu berjalan dengan lancar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Travel

See More