Do’s and Don’ts Liburan di Busan Korsel yang Perlu Kamu Pahami

Busan kembali menjadi sorotan para pencinta Korea Selatan setelah diumumkan sebagai salah satu kota penyelenggara konser grup KPop ternama, BTS. Kehadiran para penggemar dari berbagai negara diperkirakan akan membuat kota pelabuhan terbesar kedua di Korea Selatan ini semakin ramai dikunjungi.
Tak hanya datang untuk menikmati konser, banyak wisatawan yang sekaligus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menjelajahi berbagai destinasi ikonik di Busan, mulai dari Pantai Haeundae, Gamcheon Culture Village, hingga Jagalchi Market.
Perlu diketahui bahwa kota ini memiliki budaya, kebiasaan, dan etika sosial yang berbeda, sehingga ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan. Tentu saja tujuannya agar perjalanan berjalan lebih nyaman dan menyenangkan. Nah, sebelum menjelajahi Busan, pahami dulu beberapa do's and don'ts berikut ini!
Table of Content
1. Do: gunakan transportasi umum untuk berkeliling kota
Busan memiliki sistem transportasi publik yang nyaman, bersih, dan mudah digunakan wisatawan. Subway menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menjangkau berbagai destinasi populer, mulai dari Haeundae Beach, Gwangalli Beach, hingga Jagalchi Market.
Selain lebih hemat dibanding taksi, transportasi umum juga membantu wisatawan menghindari kemacetan pada jam-jam tertentu. Jika berencana menjelajahi banyak tempat dalam sehari, pertimbangkan untuk menggunakan kartu transportasi, seperti T-money, agar perjalanan lebih praktis.
2. Don't: berbicara terlalu keras di transportasi umum

Salah satu etika yang cukup dijunjung masyarakat Korea Selatan adalah menjaga ketenangan di ruang publik, termasuk di dalam kereta dan bus. Oleh karena itu, hindari berbicara terlalu keras, menonton video tanpa earphone, atau melakukan panggilan telepon dengan suara yang mengganggu penumpang lain. Kebiasaan ini menunjukkan rasa hormat terhadap orang-orang di sekitar dan akan membuatmu lebih mudah beradaptasi dengan budaya setempat.
3. Do: cicipi kuliner khas Busan
Berada di kota pelabuhan terbesar Korea Selatan tentu menjadi kesempatan yang sayang dilewatkan untuk mencicipi hidangan laut segar. Kamu bisa mencicipi hoe (sashimi ala Korea), eomuk atau fish cake khas Busan, hingga berbagai menu seafood di Jagalchi Market. Kawasan BIFF Square juga terkenal sebagai surga jajanan kaki lima yang cocok untuk wisatawan yang ingin mencicipi aneka makanan lokal dengan harga terjangkau.
4. Don't: makan dan minum sambil berjalan di area ramai

Meski tidak dilarang secara resmi, makan sambil berjalan bukan kebiasaan yang umum dilakukan di Korea Selatan. Sebaiknya nikmati makanan di area yang telah disediakan, seperti bangku taman, food court, atau tempat makan. Selain dianggap lebih sopan, kebiasaan ini juga membantu menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi risiko sampah berserakan di tempat wisata.
5. Do: datang pagi ke destinasi populer
Beberapa destinasi wisata di Busan, seperti Gamcheon Culture Village, Haeundae Beach, dan Haedong Yonggungsa Temple, biasanya akan sangat ramai, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Sebaiknya, datang lebih pagi, agar lebih nyaman untuk berkeliling. Kamu juga berkesempatan mendapatkan foto yang lebih estetik tanpa terlalu banyak keramaian di latar belakang.
6. Don't: mengabaikan aturan antre

Budaya antre di Korea Selatan cukup kuat, baik saat naik transportasi umum, membeli makanan, maupun memasuki tempat wisata. Jadi, pastikan selalu mengikuti barisan dan menunggu giliran dengan tertib. Menyela antrean atau berebut masuk terlebih dahulu dapat dianggap tidak sopan oleh masyarakat setempat.
7. Do: siapkan uang tunai secukupnya
Walaupun pembayaran non-tunai sangat umum digunakan di Korea Selatan, beberapa toko kecil, kios tradisional, atau pasar lokal terkadang masih lebih nyaman menerima pembayaran tunai. Membawa uang tunai bisa sangat berguna, terutama jika kamu berbelanja di pasar tradisional atau membeli jajanan dari pedagang kecil.
8. Don't: meremehkan cuaca pesisir Busan

Banyak wisatawan mengira cuaca Busan selalu hangat, karena identik dengan pantai. Padahal, angin laut di kota ini bisa terasa cukup dingin, terutama saat sore hari, musim semi, musim gugur, dan musim dingin. Jangan lupa selalu membawa jaket ringan atau outer, agar tetap nyaman saat menikmati pemandangan di kawasan pantai maupun area tepi laut.
9. Do: hormati tempat ibadah dan situs budaya
Busan memiliki sejumlah kuil dan situs budaya yang masih aktif digunakan hingga saat ini, salah satunya Haedong Yonggungsa Temple yang berada di tepi laut. Saat berkunjung, pastikan mengenakan pakaian yang sopan, menjaga ketenangan, dan mengikuti aturan yang berlaku di lokasi. Menghormati tempat-tempat seperti ini tidak hanya menunjukkan etika yang baik, tetapi juga membantu menjaga pengalaman wisata tetap nyaman bagi semua pengunjung.
10. Don't: hanya mengunjungi tempat yang viral

Meski destinasi populer seperti Haeundae dan Gamcheon Culture Village memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, tetapi Busan memiliki banyak sisi lain yang tak kalah memikat. Luangkan waktu untuk menjelajahi kawasan lokal, pasar tradisional, atau pantai yang lebih sepi agar bisa merasakan atmosfer kota yang lebih autentik. Pengalaman paling berkesan seringkali justru datang dari tempat-tempat yang belum terlalu ramai wisatawan.
Itu dia beberapa do's and don'ts liburan di Busan yang perlu kamu perhatikan. Jadi, sebelum memasukkan Busan ke dalam itinerary liburan berikutnya, pastikan kamu sudah membekali diri dengan etika dan kebiasaan setempat, agar liburanmu semakin berkesan!

![[QUIZ] Member BTS Ini Bakal Menemanimu Jalan-jalan Keliling Busan](https://image.idntimes.com/post/20260305/upload_40063df504fcaf5123221ead59ff558d_257e8888-befc-4068-b3fe-26e86bb7e43e.jpg)















![[QUIZ] Siapa Member EXO yang akan Menemanimu Jalan-jalan di Jakarta?](https://image.idntimes.com/post/20250120/snapinstapp-438774249-399196549739956-1831979105712539070-n-1080-0c56e4a704c4249bceafc55e33ff774c.jpg)
