Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Masjid Kocatepe, Masjid Terbesar di Ankara

5 Fakta Unik Masjid Kocatepe, Masjid Terbesar di Ankara
potret bagian luar Masjid Kocatepe (commons.wikimedia.org/Maarten)
Intinya Sih
  • Masjid Kocatepe di Ankara dibangun berdasarkan gagasan dari tahun 1940-an dan selesai menjelang akhir abad ke-20, melambangkan kebangkitan identitas budaya serta keagamaan Turki modern.

  • Desainnya memadukan gaya arsitektur Ottoman klasik dengan sentuhan modern, menampilkan kubah megah dan empat menara tinggi yang terinspirasi dari masjid-masjid bersejarah seperti Selimiye dan Sultan Ahmet.

  • Sebagai landmark utama Ankara, Masjid Kocatepe mampu menampung sekitar 24.000 jemaah, terbuka sepanjang tahun bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan arsitektur dan suasana spiritualnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jika kamu berkunjung ke Ankara, Turki, pastikan untuk mengunjungi Masjid Kocatepe. Ia merupakan masjid terbesar di kota ini. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, masjid ini juga merupakan sebuah pencapaian arsitektur yang luar biasa. Masjid Kocatepe juga mencerminkan akar sejarah Ankara yang mendalam.

Masjid Kocatepe merupakan gambaran menakjubkan dari desain arsitektur Islam modern. Strukturnya yang mengesankan menarik perhatian pengunjung dari seluruh dunia. Ia menjadi salah satu tujuan utama bagi mereka yang tertarik pada agama dan sejarah. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Kocatepe berikut ini, guys!

1. Ide pembangunannya berasal dari tahun 1940-an

potret kubah Masjid Kocatepe
potret kubah Masjid Kocatepe (commons.wikimedia.org/brewbooks)

Meskipun relatif baru dibangun, Masjid Kocatepe memiliki latar belakang sejarah yang panjang dan kaya. Travel Seru menjelaskan bahwa gagasan pembangunannya pertama kali muncul pada tahun 1940-an. Saat itu, terdapat banyak diskusi tentang lokasi pembangunannya. Beberapa kompetisi desain juga diadakan sebelum rancangan akhir ditetapkan.

Rancangan akhir, yang dirancang oleh arsitek Hüsrev Tayla dan Fatin Uluengin, resmi disetujui pada tahun 1967. Memadukan gaya arsitektur klasik Ottoman dan Seljuk dengan indah. Masjid akhirnya rampung menjelang akhir abad ke-20. Penyelesaiannya melambangkan kebangkitan identitas keagamaan dan budaya Ankara di tengah pesatnya modernisasi Turki.

2. Keajaiban arsitektur yang sesungguhnya

potret langit-langit Masjid Kocatepe
potret langit-langit Masjid Kocatepe (commons.wikimedia.org/Hendrik Wieduwilt)

Live the World melaporkan bahwa Masjid Kocatepe memadukan gaya tradisional Ottoman dengan pengaruh modern. Desain awalnya menuai kritik karena tampilan yang terlalu modern, sehingga pembangunannya terhenti. Meskipun demikian, versi revisinya digunakan untuk membangun Masjid Shah Faisal di Islamabad, Pakistan, setelah memenangkan kompetisi internasional.

Masjid Kocatepe menampilkan gaya arsitektur Ottoman neoklasik yang mencerminkan kekayaan tradisi seni Turki. Desainnya memberi penghormatan kepada kemegahan era klasik kekaisaran. Para arsitek mengambil inspirasi dari beberapa landmark paling terkenal di negara ini. Di antara pengaruh ini adalah Masjid Selimiye di Edirne dan Masjid Sultan Ahmet di Istanbul.

3. Dapat dilihat dari hampir semua tempat di pusat kota Ankara

Pemandangan Masjid Kocatepe dari udara.
Pemandangan Masjid Kocatepe dari udara. (commons.wikimedia.org/Murray Foubister)

Saat mendekati Masjid Kocatepe, kemegahannya langsung memikat perhatianmu. Terletak di kawasan Kocatepe, Kızılay, ia menempati posisi strategis di kota. Menara-menara yang tinggi dan kubah yang besar menjulang tinggi di atas area sekitarnya. Strukturnya mendominasi cakrawala kota Ankara, menawarkan pemandangan yang spektakuler.

Begitu memasuki masjid, kamu akan menemukan aula salat yang luas, cukup untuk menampung sekitar 24.000 jemaah. Bagian dalamnya memancarkan suasana kemegahan. Kaligrafi yang elegan dan motif geometris yang rumit menghiasi dinding dan langit-langit. Detail artistik ini menonjolkan tradisi budaya dan seni Turki yang mendalam dan semarak.

4. Terbuka untuk pengunjung sepanjang tahun

Pemandangan Masjid Kocatepe saat matahari terbit.
Pemandangan Masjid Kocatepe saat matahari terbit. (commons.wikimedia.org/AbdAllah Khankan)

Masjid Kocatepe menyambut pengunjung sepanjang tahun. Untuk benar-benar menikmati arsitekturnya, disarankan untuk berkunjung di luar jam salat. Pengunjung diharapkan mengikuti adat istiadat selama berkunjung. Hal ini termasuk berpakaian sopan dan melepas sepatu sebelum memasuki aula salat sebagai tanda penghormatan.

Jika berkunjung di waktu yang tepat, kamu mungkin akan mendengar azan bergema di udara. Suaranya memenuhi area di sekitar masjid dengan energi yang damai. Sungguh pengalaman yang mengharukan. Momen ini menangkap ketaatan mendalam yang menjadi ciri khas Masjid Kocatepe.

5. Objek wisata utama di Ankara

potret aula salat di dalam Masjid Kocatepe yang menampilkan lampu gantung
potret aula salat di dalam Masjid Kocatepe yang menampilkan lampu gantung (commons.wikimedia.org/Dudva)

Berkat arsitektur yang mengesankan dan lokasi yang strategis di Ankara, Masjid Kocatepe segera menjadi terkenal sebagai landmark utama. Ia menjadi salah satu destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi di Ankara. Traveler dari berbagai negara datang untuk mengagumi desainnya yang memukau. Mereka juga tertarik dengan suasana tenang dan spiritual yang menyelimuti Masjid Kocatepe.

Banyak yang mengunjungi Masjid Kocatepe untuk melaksanakan ibadah, terutama selama Ramadan. Hal ini menawarkan sekilas gambaran tentang tradisi spiritual yang mendalam. Peran masjid sebagai pusat ibadah yang penting terus berkembang selama masa ini. Keunggulannya juga berkontribusi pada kebangkitan pariwisata budaya di Ankara.

Masjid Kocatepe dengan indahnya memadukan sejarah dan arsitektur di pusat kota Ankara. Menjelajahinya menawarkan pemahaman yang lebih mendalam tentang warisan budaya dan agama Ankara.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More