Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Madrid vs Barcelona, Kota Mana yang Sebaiknya Dikunjungi Lebih Dulu di Spanyol?

Madrid vs Barcelona, Kota Mana yang Sebaiknya Dikunjungi Lebih Dulu di Spanyol?
ilustrasi Barcelona (unsplash.com/Kristina Skoreva)
Share Article

Madrid dan Barcelona selalu menjadi dua nama pertama yang muncul ketika membicarakan liburan ke Spanyol. Jaraknya terpisah sekitar 620 kilometer dan bisa ditempuh dengan kereta cepat.

Tetapi jangan salah sangka, kedua kota ini menawarkan suasana liburan yang sangat berbeda, lho. Sebelum menentukan pilihan, ada baiknya mengenal dulu karakter masing-masing kota lewat perbandingan berikut.

1. Kesan pertama kedua kota sudah berbeda

Royal Palace of Madrid
Royal Palace of Madrid (commons.wikimedia.org/Alberto-g-rovi)

Begitu keluar dari stasiun atau bandara, karakter kedua kota ini langsung terlihat. Madrid menghadirkan suasana ibu kota yang megah dengan jalan-jalan lebar, alun-alun bersejarah, dan bangunan klasik yang mendominasi pusat kota. Plaza Mayor, Gran Vía, hingga Royal Palace of Madrid menjadi bukti bahwa kota ini pernah menjadi pusat kerajaan sekaligus pusat pemerintahan. Meski menyimpan sejarah panjang, Madrid tetap terasa hidup berkat kawasan belanja, teater, dan pusat hiburan yang ramai hampir sepanjang hari.

Barcelona memberikan kesan yang berbeda. Kota ini terasa lebih santai dengan ruang publik seperti Plaça de Catalunya dan La Rambla yang selalu dipenuhi aktivitas warga lokal. Plaza-plaza kecil di Gothic Quarter, taman kota seperti Ciutadella, hingga sudut jalan yang dihiasi mural membuat Barcelona tampak lebih berwarna. Jika Madrid terkesan formal, Barcelona terasa lebih dekat dan hangat bagi siapa pun yang datang.

2. Gaya liburan yang ditawarkan pun tak sama

Pantai Barceloneta
Pantai Barceloneta (commons.wikimedia.org/Nicholas Gemini)

Barcelona menjadi pilihan yang sulit ditandingi bagi yang ingin menikmati perpaduan wisata kota dan suasana pantai. Pagi hari bisa dihabiskan menjelajahi ikon arsitektur kota, siang harinya makan di pusat kota, lalu sore hari tinggal beranjak ke Pantai Barceloneta atau Bogatell sambil menikmati pemandangan Laut Mediterania. Liburan di Barcelona cenderung fleksibel, dengan banyak momen rehat untuk sekadar bersantai.

Madrid menawarkan pengalaman yang berbeda. Pagi hari bisa diisi dengan mengunjungi Royal Palace, siang harinya menyusuri Gran Vía untuk berbelanja atau makan siang, lalu sore hari tinggal bersantai di Taman Retiro sebelum menikmati kehidupan malam kota. Karena istana, museum, taman kota, hingga pusat perbelanjaan saling terhubung oleh jaringan transportasi umum yang baik, wisatawan bisa memadatkan banyak destinasi dalam satu hari tanpa banyak waktu terbuang di jalan.

3. Arsitektur menjadi daya tarik utama kedua kota

Sagrada Família
Sagrada Família (commons.wikimedia.org/Daniel Kraft)

Barcelona identik dengan nama Antoni Gaudí. Karya-karyanya seperti Sagrada Família, Park Güell, Casa Batlló, hingga Casa Milà membuat wajah kota ini berbeda dari kota-kota lain di Eropa. Bentuk bangunannya tidak simetris, penuh detail artistik, dan menggunakan warna-warna mencolok sehingga hampir setiap sudutnya menarik untuk diabadikan.

Madrid justru menawarkan pesona arsitektur yang lebih klasik. Plaza de Cibeles dan Metropolis Building memperlihatkan kemegahan gaya Neoklasik, Barok, dan Beaux-Arts yang masih terawat hingga sekarang. Bagi pencinta bangunan bersejarah, berjalan kaki di pusat kota Madrid saja sudah menjadi pengalaman yang menyenangkan karena hampir setiap sudutnya menyimpan cerita dari masa lalu.

4. Anggaran liburan bisa berbeda cukup jauh

ilustrasi Madrid
ilustrasi Madrid (commons.wikimedia.org/Evomp)

Secara umum, harga hotel dan apartemen di Madrid sedikit lebih bersahabat dibanding Barcelona, terutama jika berkunjung di luar musim liburan. Pilihan restoran lokalnya juga banyak sehingga wisatawan masih bisa menikmati makanan khas Spanyol dengan harga yang relatif terjangkau. Beberapa museum besar seperti Prado dan Reina Sofía bahkan menawarkan jam kunjungan gratis di waktu-waktu tertentu sehingga liburan di Madrid bisa lebih hemat tanpa mengurangi banyak pengalaman.

Barcelona biasanya mengalami lonjakan wisatawan saat musim panas dan kondisi ini mendorong naiknya tarif hotel, apartemen, hingga sejumlah objek wisata. Restoran di kawasan pantai maupun pusat kota pun cenderung mematok harga lebih tinggi. Karena itu liburan ke Barcelona umumnya membutuhkan anggaran yang lebih besar dibanding ke Madrid.

5. Cara menikmati seni di kedua kota tidak sama

Museum Prado
Museum Prado (commons.wikimedia.org/Kostas Limitsios)

Madrid menjadi rumah bagi sejumlah museum seni terbaik di dunia. Museum Prado menyimpan koleksi karya Diego Velázquez, Francisco Goya, hingga El Greco. Sementara Museum Reina Sofía terkenal berkat lukisan Guernica karya Pablo Picasso. Bersama Museum Thyssen-Bornemisza, ketiganya menjadikan Madrid destinasi yang tepat bagi wisatawan yang ingin mendalami sejarah seni Eropa.

Di Barcelona, menikmati seni tidak selalu harus dilakukan di dalam museum. Selain karya-karya Gaudí yang sudah disebutkan, seni juga hadir dalam bentuk mural, patung, instalasi publik, hingga pertunjukan musisi jalanan yang bisa ditemukan di berbagai sudut kota. Suasana ini membuat seni terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari warganya.

6. Kuliner khasnya mencerminkan identitas masing-masing kota

ilustrasi bocadillo de calamares
ilustrasi bocadillo de calamares (commons.wikimedia.org/Cecilia)

Kuliner Madrid banyak dipengaruhi tradisi wilayah Castilla yang dikenal dengan hidangan bercita rasa kuat dan mengenyangkan. Cocido Madrileño menjadi salah satu menu paling terkenal berkat perpaduan daging, sayuran, dan kacang arab yang dimasak perlahan hingga kaya rasa. Ada pula bocadillo de calamares yang sejak lama menjadi makanan favorit warga lokal. Setelah puas berkeliling kota, churros dengan cokelat panas menjadi camilan yang hampir selalu dicari wisatawan.

Sementara kuliner Barcelona dipengaruhi budaya Mediterania. Restoran-restoran di kota ini banyak menyajikan hidangan berbahan ikan, kerang, gurita, hingga udang segar yang didapat dari perairan sekitarnya. Crema Catalana menjadi pencuci mulut khas Catalunya yang wajib dicoba saat berkunjung. Pilihan makanannya terasa lebih ringan dan segar, sesuai dengan karakter kota pesisir yang dekat dengan laut.

7. Cara menjelajahi kedua kota pun memberikan pengalaman berbeda

Passeig de Gràcia
Passeig de Gràcia (commons.wikimedia.org/Txllxt TxllxT)

Madrid paling nyaman dijelajahi menggunakan transportasi umum dan jaringan metronya termasuk salah satu yang terluas di Eropa dengan lebih dari 300 stasiun. Kawasan seperti Sol, Malasaña, dan Chueca saling terhubung dengan cepat lewat metro atau bus sehingga wisatawan dapat berpindah dari satu distrik ke distrik lain tanpa harus menghabiskan banyak waktu di jalan. Meski begitu, pusat kota Madrid juga cukup ramah untuk dijelajahi dengan berjalan kaki, terutama di sekitar Sol dan Gran Vía yang jaraknya berdekatan.

Barcelona justru paling seru dijelajahi dengan berjalan kaki. Kawasan seperti Gothic Quarter, El Born, dan Passeig de Gràcia punya gang-gang kecil, butik lokal, kafe, hingga bangunan bersejarah yang lebih mudah ditemukan saat menyusuri jalanan tanpa terburu-buru. Meski begitu, kota ini juga punya jaringan metro yang cukup andal untuk menjangkau kawasan yang lebih jauh seperti Park Güell atau kawasan pantai.

Madrid cocok bagi pencinta sejarah, museum, dan suasana ibu kota yang megah, sedangkan Barcelona menawarkan pengalaman yang lebih santai dengan perpaduan pantai, seni, serta arsitektur yang unik. Jika memiliki waktu lebih panjang, mengunjungi keduanya dalam satu perjalanan justru menjadi cara terbaik untuk merasakan dua karakter Spanyol yang sama-sama menarik, tetapi menghadirkan pengalaman yang sangat berbeda. Kalau kamu lebih pilih yang mana?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More