Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jadwal Lengkap Penutupan Pendakian Semeru dan Bromo 2026

ilustrasi sarapan di Savana Bromo
ilustrasi sarapan di Savana Bromo (dok. IDN Times/Fina Wahibatun Nisa)
Intinya sih...
  • BB TNBTS menetapkan jadwal penutupan kawasan wisata 2026 melalui SK Nomor 112 Tahun 2025 untuk menjaga keseimbangan alam, menghormati ritual adat Tengger, dan meningkatkan keselamatan pengunjung di tengah cuaca yang tidak menentu.
  • Pendakian Gunung Semeru termasuk Ranu Kumbolo ditutup total dalam dua periode, yaitu 1 Januari–31 Maret 2026 dan 1–31 Desember 2026, sehingga jalur pendakian pada prinsipnya hanya dibuka April–November 2026 selama tidak ada penutupan mendadak.
  • Kawasan wisata Gunung Bromo ditutup pada beberapa tanggal khusus, yaitu 17 Januari 15.00–18 Januari 23.59 (Akhir Wulan Kapitu), 19–20 Maret (Nyepi), 6 April 09.00–12 April 10.00 (pemulihan pasca-Lebaran), 30 Mei 09.00–2 Juni 10.00 (Yadnya Kasada dan pembersihan), serta 8 Desember 15.00–9 Desember 23.59 (Awal Wulan Kapitu akhir tahun).
  • Rekomendasi kunjungan adalah pendakian Semeru pada April–November 2026 dan wisata Bromo sepanjang tahun di luar tanggal penutupan, dengan catatan mulai 2026 diberlakukan gelang asuransi resmi dan pengunjung diminta memantau kanal resmi TNBTS sebelum menyusun itinerary.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi mengumumkan jadwal penutupan kawasan wisata untuk tahun 2026 melalui SK Nomor 112 Tahun 2025. Kebijakan ini diberlakukan sebagai upaya menjaga keseimbangan alam, menghormati ritual adat masyarakat Tengger, sekaligus memastikan keselamatan pengunjung di tengah kondisi cuaca tidak menentu.

Penutupan mencakup pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo) serta beberapa periode khusus di kawasan wisata Gunung Bromo. Berikut rangkuman soal jadwal lengkap penutupan pendakian Semeru dan Bromo 2026.

Table of Content

1. Jadwal penutupan pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo)

1. Jadwal penutupan pendakian Gunung Semeru (Ranu Kumbolo)

Aktivitas pendakian Gunung Semeru, termasuk kawasan Ranu Kumbolo, akan ditutup total dalam dua periode sepanjang 2026. Penutupan ini dilakukan demi pemulihan ekosistem dan mitigasi risiko cuaca ekstrem.

1. 1 Januari – 31 Maret 2026

Periode awal tahun menjadi waktu krusial bagi pemulihan alam Semeru. Selain fokus pada revitalisasi ekosistem, kondisi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, hingga potensi longsor, menjadi pertimbangan utama. Penutupan ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kecelakaan bagi pendaki sekaligus memberi waktu bagi alam untuk pulih.

2. 1 – 31 Desember 2026

Penutupan kembali dilakukan di penghujung 2026. Selain sebagai bagian dari pemulihan ekosistem tahunan, faktor cuaca akhir tahun yang rawan hujan deras dan badai turut menjadi alasan. Dengan begitu, jalur pendakian Semeru hanya dibuka pada April—November 2026, selama tidak ada kebijakan baru atau kondisi alam yang mengharuskan penutupan mendadak.

2. Jadwal penutupan Kawasan Wisata Gunung Bromo 2026

ilustrasi sarapan bersama di Savana Bromo
ilustrasi sarapan bersama di Savana Bromo (dok. IDN Times/Fina Wahibatun Nisa)

Tak hanya Semeru, kawasan wisata Gunung Bromo juga memiliki sejumlah jadwal penutupan yang berkaitan dengan adat, perayaan keagamaan, dan pemulihan lingkungan. Berikut detailnya.

1. Penutupan Akhir Wulan Kapitu

Penutupan rutin ini berkaitan dengan agenda adat masyarakat Tengger. Kawasan Bromo akan ditutup pada 17 Januari pukul 15.00 WIB—18 Januari pukul 23.59 WIB. Penutupan dilakukan untuk menjaga kekhusyukan prosesi adat yang menjadi bagian penting dari budaya setempat.

2. Hari Raya Nyepi

Dalam rangka menghormati perayaan Nyepi, kawasan Bromo ditutup sepenuhnya pada 19—20 Maret 2026. Selama periode ini, seluruh aktivitas wisata dihentikan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari suci umat Hindu.

3. Penutupan Pemulihan Ekosistem Pasca-Lebaran

Lonjakan wisatawan selama libur Idul Fitri membuat kawasan Bromo perlu waktu untuk beristirahat. Oleh karena itu, Bromo akan ditutup sementara pada 6 April pukul 09.00 WIB—12 April pukul 10.00 WIB guna mendukung pemulihan ekosistem secara alami.

4. Hari Raya Yadnya Kasada dan Pembersihan Pasca-Kasada

Ritual Yadnya Kasada merupakan tradisi sakral masyarakat Tengger yang digelar setiap tahun. Demi kelancaran upacara dan proses pembersihan setelahnya, kawasan Bromo ditutup pada 30 Mei pukul 09.00 WIB—2 Juni pukul 10.00.

5. Penutupan Awal Wulan Kapitu (Akhir Tahun)

Menjelang akhir tahun, Bromo kembali ditutup untuk menyambut masa Wulan Kapitu dalam kalender Tengger. Penutupan ini berlangsung pada 8 Desember pukul 15.00—9 Desember pukul 23.59.

3. Waktu terbaik berkunjung ke Bromo dan Semeru

Agar rencana liburan berjalan lancar, berikut rekomendasi waktu terbaik mengunjungi kawasan TNBTS:

  • Pendakian Gunung Semeru: April—November 2026, bertepatan dengan musim kemarau dan kondisi jalur yang relatif lebih aman.
  • Wisata Gunung Bromo: Dapat dikunjungi sepanjang tahun, kecuali pada tanggal-tanggal penutupan resmi seperti yang telah ditetapkan.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga mengingatkan beberapa hal penting bagi calon pengunjung. Berikut di antaranya.

  1. Gelang asuransi pengunjung resmi diterapkan mulai 2026 sebagai bagian dari sistem keamanan wisata.
  2. Jadwal penutupan ini berlaku hingga ada kebijakan baru yang disepakati kemudian.

Terakhir, pengunjung diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru melalui kanal resmi TNBTS sebelum menyusun itinerary perjalanan. Dengan perencanaan matang, pengalaman wisata pun bisa tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
Eddy Rusmanto
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Travel

See More

Itinerary 5 Hari Jelajahi Guilin dan Yangshuo China, Dijamin Puas!

07 Jan 2026, 20:45 WIBTravel