Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Kōfuku-ji
potret Kōfuku-ji (commons.wikimedia.org/Hyppolyte de Saint-Rambert)

Nara punya banyak kuil bersejarah yang wajib masuk bucket list liburan ke Jepang, salah satunya Kōfuku-ji. Kuil Buddha yang didirikan pada abad ke-7 ini terkenal dengan pagoda lima tingkatnya yang ikonik dan koleksi patung Buddha kelas dunia. Lokasinya strategis, cuma beberapa menit jalan kaki dari Nara Park yang terkenal dengan rusa-rusa jinak. Kombinasi arsitektur klasik dan nilai historisnya bikin tempat ini jadi destinasi favorit wisatawan.

Sebelum berkunjung, ada baiknya kamu tahu dulu informasi penting seperti cara ke sana, berapa biaya masuknya, dan kapan waktu terbaik untuk datang. Kōfuku-ji punya beberapa area dengan ketentuan tiket yang berbeda, jadi perlu persiapan biar gak bingung di lokasi. Simak panduan lengkapnya di bawah supaya kunjunganmu ke kuil berusia 1.300 tahun ini jadi lebih lancar dan menyenangkan!

1. Lokasi dan cara menuju ke Kōfuku-ji

potret Kōfuku-ji (commons.wikimedia.org/Hyppolyte de Saint-Rambert)

Kōfuku-ji berdiri megah di kawasan Taman Nara, sebuah lokasi strategis yang berdekatan dengan pusat kota dan berbagai objek wisata sejarah lainnya. Wisatawan bisa mencapai kuil ini dengan sangat mudah menggunakan kereta api. Jaraknya hanya sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Kintetsu-Nara atau sekitar 15 hingga 20 menit berjalan kaki jika kamu berangkat dari Stasiun JR Nara.

Papan petunjuk jalan menuju area kuil tersedia dengan sangat jelas di sepanjang trotoar, sehingga kamu tidak perlu khawatir tersesat. Jika lebih suka menggunakan transportasi umum lainnya, bus kota Nara juga berhenti di halte Kencho-mae yang letaknya tepat di depan gerbang masuk kuil. Lokasinya yang sentral menjadikan kuil ini sebagai titik awal yang sempurna sebelum kamu melanjutkan penjelajahan ke Kuil Tōdai-ji atau Kasuga Taisha.

2. Jam operasional dan harga tiket masuk terbaru Kōfuku-ji

potret Kōfuku-ji (commons.wikimedia.org/Hyppolyte de Saint-Rambert)

Area pelataran luar kuil dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum selama 24 jam setiap hari. Namun, untuk masuk ke dalam gedung-gedung utama seperti Aula Emas Tengah (Chukondo), Aula Emas Timur (Tokondo), dan Museum Harta Karun Nasional, kamu harus datang antara pukul 09.00 hingga 17.00. Harap dicatat bahwa loket penjualan tiket biasanya ditutup 15 menit sebelum jam operasional berakhir.

Mengenai biaya retribusi, pengunjung tidak dikenakan biaya untuk sekadar berkeliling di area terbuka. Bagi kamu yang ingin masuk ke Museum Harta Karun Nasional, tiket dewasa dibanderol sekitar 700 Yen. Tersedia juga tiket terusan seharga kurang lebih 900 Yen yang mencakup akses ke museum dan Aula Emas Timur, sehingga lebih hemat bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi sejarah kuil secara mendalam.

3. Aktivias seru yang bisa kamu lakukan di Kōfuku-ji

potret Kōfuku-ji (commons.wikimedia.org/Hyppolyte de Saint-Rambert)

Mengagumi Pagoda Lima Lantai yang menjadi simbol Kota Nara menjadi aktivitas yang tidak boleh terlewatkan. Pagoda setinggi 50 meter ini merupakan salah satu struktur kayu tertinggi di Jepang dan menawarkan detail arsitektur kuno yang sangat menakjubkan. Selain itu, kamu bisa mengunjungi Museum Harta Karun Nasional untuk melihat langsung patung Ashura yang legendaris, sebuah mahakarya seni pahat Buddha dengan detail ekspresi wajah yang sangat halus.

Setelah puas mempelajari sejarah, Kamu bisa berinteraksi dengan rusa-rusa liar yang sering berkeliaran di sekitar pelataran kuil. Rusa-rusa di sini dianggap sebagai hewan suci dan sangat ramah terhadap pengunjung, terutama jika kamu memberi mereka biskuit khusus rusa (shika senbei). Menikmati suasana tenang di bawah pohon-pohon besar sambil melihat arsitektur klasik Jepang memberikan pengalaman batin yang sangat damai.

4. Tips wisata ke Kōfuku-ji yang aman dan nyaman

potret Kōfuku-ji (commons.wikimedia.org/Nekosuki)

Mengenakan alas kaki yang nyaman sangat krusial karena kamu akan berjalan di atas permukaan tanah dan kerikil di area kompleks kuil yang cukup luas. Selain itu, pastikan untuk selalu waspada saat membawa barang bawaan atau makanan. Rusa-rusa di sekitar Taman Nara terkadang cukup agresif dalam mengejar bau makanan, jadi simpanlah camilan kamu dengan rapat di dalam tas agar tidak menarik perhatian berlebih dari hewan-hewan tersebut.

Datanglah saat pagi hari segera setelah kuil dibuka untuk menghindari kerumunan besar wisatawan dan rombongan bus tur. Suasana pagi yang tenang memungkinkan kamu untuk menikmati detail kuil dengan lebih khidmat dan mengambil foto tanpa banyak gangguan. Selain itu, selalu patuhi peraturan kuil seperti larangan memotret di dalam gedung museum atau aula utama untuk menghormati kesucian dan menjaga kelestarian benda bersejarah.

5. Spot foto terbaik di Kōfuku-ji

potret Kōfuku-ji (commons.wikimedia.org/Nekosuki)

Halaman depan dengan latar belakang Pagoda Lima Lantai menawarkan sudut pengambilan gambar paling ikonik dan megah. Kamu bisa memposisikan kamera dari bawah untuk menangkap kemegahan pagoda yang menjulang ke langit, menciptakan komposisi foto yang dramatis. Sudut ini sangat populer, terutama saat musim semi ketika bunga sakura bermekaran atau saat musim gugur ketika pepohonan di sekitarnya berubah warna menjadi merah kejinggaan.

Titik menarik lainnya berada di Kolam Sarusawa yang terletak tepat di luar kompleks kuil. Dari pinggir kolam, kamu bisa memotret pantulan Pagoda Lima Lantai di permukaan air yang tenang, menghasilkan foto simetris yang sangat estetik. Spot ini sangat disukai oleh para fotografer profesional karena memberikan dimensi berbeda pada keindahan arsitektur Kōfuku-ji, terutama saat cahaya matahari sore mulai meredup.

Kōfuku-ji adalah destinasi wajib saat berkunjung ke Nara, terutama buat kamu yang suka wisata sejarah dan budaya. Lokasinya strategis, harga tiketnya terjangkau, dan suasananya bikin betah berlama-lama. Jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan pagoda lima tingkat ikoniknya. Selamat menjelajahi salah satu warisan bersejarah Jepang yang memukau ini!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team