Liburan biasanya identik dengan jadwal yang padat, mulai dari jalan-jalan sejak pagi hingga mengeksplorasi berbagai tempat sampai malam. Alih-alih pulang dengan tubuh lebih segar, aktivitas yang terlalu padat justru bisa membuat badan semakin lelah.
Kondisi inilah yang membuat tren sleep tourism belakangan mulai banyak dilirik. Berbeda dari liburan pada umumnya, tren ini menjadikan istirahat serta peningkatan kualitas tidur sebagai bagian utama dari pengalaman wisata.
Buat kamu yang sedang merasa burnout dan ingin rehat total, Jepang bisa menjadi destinasi yang menarik untuk dicoba. Negeri Sakura ini tak hanya menyajikan kuliner enak dan destinasi ikonik, tetapi juga menawarkan perpaduan tradisi, keasrian alam, serta berbagai inovasi yang mendukung pengalaman istirahat.
Lantas, apa saja yang membuat Jepang menarik untuk sleep tourism? Yuk, simak lima alasannya di bawah ini!
