Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi liburan di Eropa saat winter
ilustrasi liburan di Eropa saat winter (freepik.com/freepik)

Intinya sih...

  • Musim dingin merupakan periode off-peak di Eropa sehingga harga tiket pesawat dan akomodasi turun signifikan dibandingkan musim panas.

  • Biaya atraksi, transportasi wisata, dan kuliner cenderung lebih murah serta menawarkan pengalaman lokal yang lebih autentik karena minimnya keramaian turis.

  • Winter juga bertepatan dengan musim diskon besar. Ini membuat liburan sekaligus belanja di Eropa jadi jauh lebih hemat dan bernilai.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musim panas (summer) di Eropa selalu identik dengan keramaian turis, antrean panjang di kawasan populer, dan harga yang melambung tinggi. Namun, jika kamu mencari pengalaman berlibur yang autentik, tapi masih ramah di kantong, musim dingin (winter) bisa jadi waktu terbaikmu. Dari November hingga Maret, Eropa bertransformasi menjadi negeri ajaib yang tenang dan menawarkan keindahan berbeda dari pesona musim panasnya.

Banyak orang ragu untuk bepergian saat winter karena alasan cuaca. Padahal, di balik udara dinginnya, tersimpan potensi penghematan yang luar biasa. Kalau kamu tipe traveler yang sangat memikirkan anggaran liburan, sini merapat! Berikut ini IDN Times Community jelaskan alasan kenapa liburan di Eropa paling murah saat winter. Disimak, yuk!

1. Harga tiket pesawat jauh lebih murah

Ilustrasi seorang pria memegang tiket pesawat (freepik.com/stockking)

Winter secara luas dianggap sebagai periode off-peak untuk perjalanan ke Eropa, khususnya di luar masa liburan akhir tahun, seperti Natal dan Tahun Baru. Maskapai penerbangan sangat menyadari penurunan permintaan turis pada periode ini sehingga mereka berlomba-lomba menawarkan harga tiket yang sangat kompetitif. Kamu bisa menemukan selisih harga hingga puluhan persen dibandingkan harga tiket pada bulan-bulan puncak musim panas, seperti Juli dan Agustus.

Dengan menghemat biaya tiket pesawat, kamu punya lebih banyak alokasi dana untuk penginapan, konsumsi, atau membeli suvenir. Memilih untuk terbang pada pertengahan minggu atau bulan-bulan seperti Januari dan Februari, yang merupakan bulan terdingin serta tersepi, akan memaksimalkan penghematanmu. Kamu akan terkejut melihat betapa terjangkaunya perjalanan trans-Atlantik atau antar-Eropa saat permintaan sedang rendah.

2. Tarif akomodasi juga turun signifikan

ilustrasi menginap di hotel (freepik.com/freepik)

Seperti halnya maskapai penerbangan, hotel, hostel, dan layanan penyewaan jangka pendek, seperti Airbnb, juga memberlakukan tarif musiman. Ketika tingkat hunian diprediksi rendah selama winter, banyak pengelola properti menurunkan harga kamar mereka secara drastis untuk menarik tamu. Kamu bisa menginap di hotel bintang empat yang mewah atau menyewa apartemen yang berlokasi strategis dengan harga yang hampir setara dengan hostel saat musim panas.

Manfaatnya tidak sebatas harga yang lebih rendah, tetapi juga ketersediaannya yang lebih baik. Kamu punya lebih banyak pilihan untuk menginap di pusat kota atau dekat dengan atraksi utama tanpa perlu khawatir kehabisan kamar. Beberapa penginapan bahkan menawarkan paket khusus winter yang mencakup fasilitas tambahan sehingga membuat liburanmu semakin bernilai.

3. Biaya transportasi lokal dan atraksi lebih terjangkau dari biasanya

ilustrasi transportasi publik di Eropa (pexels.com/Alan Wang)

Musim sepi turis juga memengaruhi harga transportasi lokal, terutama yang berbasis pariwisata, seperti tur perahu atau bus wisata harian. Meski layanan reguler, seperti kereta dan metro, memiliki harga yang stabil, banyak operator tur menawarkan diskon atau promosi khusus untuk menjaga bisnis tetap berjalan selama winter. Bahkan, di beberapa kota, kartu wisata (city pass) bisa lebih murah atau menyertakan atraksi tambahan sebagai insentif.

Selain itu, karena jumlah pengunjung yang jauh lebih sedikit, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya atau waktu ekstra untuk memesan tiket. Walau beberapa destinasi luar ruangan mungkin tutup atau beroperasi dalam jam terbatas, destinasi utama dalam ruangan, seperti museum dan galeri seni, tetap buka serta jauh lebih menyenangkan untuk dijelajahi. Kamu pun tak perlu merasakan desakan kerumunan. Bahkan, ada penawaran tiket masuk khusus winter, lho.

4. Pengalaman kuliner yang lebih lokal dan murah

ilustrasi makanan ringan khas Eropa (pexels.com/Igor Ovsyannykov)

Ketika berlibur pada musim puncak, banyak restoran yang berlokasi di area turis cenderung menaikkan harga mereka dan mengandalkan menu yang cepat disajikan. Sebaliknya, saat winter, kamu memiliki kesempatan emas untuk menjelajahi restoran-restoran yang disukai penduduk lokal. Yang biasanya menawarkan pun masakan otentik dengan harga yang jauh lebih wajar. Suasana di restoran-restoran ini juga terasa lebih hangat dan bersahabat.

Winter juga identik dengan pasar Natal yang tersebar di seluruh Eropa. Meski pasar ini merupakan atraksi wisata, kamu bisa menikmati makanan ringan khas, minuman hangat, dan hidangan tradisional dengan harga yang sangat terjangkau. Mencicipi Glühwein (minuman anggur rempah hangat) di Jerman atau sosis panggang di Austria saat suhu dingin tentu jadi pengalaman kultural yang unik dan hemat biaya.

5. Peluang berbelanja lebih cerdas dengan diskon musiman

ilustrasi belanja berlebihan (freepik.com/incomp)

Salah satu keuntungan terbesar berlibur di Eropa setelah periode Natal dan Tahun Baru ialah kesempatan untuk menikmati musim diskon besar atau winter sale. Dimulai pada Januari, hampir semua toko ritel di kota-kota besar menawarkan diskon yang mencapai 50–70 persen untuk menghabiskan stok winter mereka.

Jika kamu berencana membeli pakaian hangat berkualitas, suvenir, atau barang-barang bermerek dari Eropa, saat inilah waktu terbaik untuk melakukannya. Kamu tidak hanya menghemat biaya perjalanan, tetapi juga mendapatkan nilai maksimal dari uang belanjaanmu. Ini jadi cara cerdas untuk mendapatkan barang-barang high-end dengan harga yang tidak mungkin kamu temukan pada musim lain.

Memilih winter untuk menjelajahi Eropa merupakan keputusan yang cerdas dan strategis bagi traveler yang mengutamakan anggaran. Kamu akan mendapatkan manfaat dari harga tiket pesawat dan akomodasi yang lebih rendah, biaya atraksi yang lebih murah, serta kesempatan menikmati budaya lokal dengan lebih intim, jauh dari hiruk pikuk musim panas. Pastikan untuk mengambil waktu liburan setelah Natal dan Tahun Baru, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎