Transit Tanpa Visa, Ini 5 Kota di China untuk Liburan Musim Gugurmu!

Sejak 2025, WNI dapat memanfaatkan Transit Without Visa hingga 240 jam untuk mengunjungi lebih dari 20 provinsi di China sebelum melanjutkan perjalanan ke negara ketiga.
Dali, Jinan, Huangshan, dan Wuyishan menawarkan lanskap musim gugur berupa ginkgo, daun merah, pegunungan, danau, desa bersejarah, hingga aktivitas rakit bambu serta mencicipi teh.
Wuhan menggelar 279 agenda budaya dan pariwisata September–November, sementara setiap kota memiliki akses masuk dan periode kunjungan musim gugur yang berbeda melalui bandara atau pos tertentu.
Sejak tahun 2025, warga negara Indonesia lebih mudah mengunjungi China dengan Transit Without Visa (TWOV) dengan durasi 240 jam atau 10 hari. Kamu bisa menjadikannya sebagai tempat singgah, sekaligus itinerary tambahan. Setidaknya lebih dari 20 provinsi yang dapat menjadi pilihan untuk dikunjungi sebelum ke negara ketiga.
Musim gugur termasuk waktu terbaik untuk liburan ke Asia Timur. Sebagian penerbangan dari Indonesia pun akan transit di China, sehingga kamu bisa memanfaatkan TWOV. Kalau kamu bosan dengan menyusuri kota-kota besar, seperti Beijing dan Shanghai, berikut lima kota di China yang layak kamu pertimbangkan sebagai tujuan liburan musim gugur pakai Transit Without Visa (TWOV).
Table of Content
1. Dali, Provinsi Yunnan
Dali merupakan satu dari sembilan kota dan prefektur otonom di Provinsi Yunnan yang dapat dikunjungi pakai TWOV. Kamu bisa mengaksesnya melalui Bandara Internasional Kunming Changshui, Bandara Internasional Lijiang Sanyi, atau Pos Kereta Mohan. Waktu terbaik untuk menikmati musim gugur di sini adalah akhir November hingga awal Desember.
Kamu gak harus ke daerah pedesaan, Jalan Yu’er di Kota Tua Dali menawarkan daun ginkgo yang akan berubah menjadi kuning keemasan saat puncak musim gugur. Bagi yang suka wisata alam, kamu dapat mengunjungi Danau Erhai yang menawarkan panorama musim gugur di sekitarnya, salah satunya hamparan ladang gandum.
Sebelah barat kedua tempat tersebut ada Pegunungan Cangshan, terkenal dengan fenomena salju yang gak pernah mencair sepenuhnya, meskipun musim panas dan dapat diakses naik kereta gantung.
2. Jinan, Provinsi Shandong

Jinan, Shandong (unsplash.com/Peijia Li) Kamu ingin mengunjungi satu kawasan dengan banyak spot menarik? Nah, Jinan dapat menjadi pilihan yang tepat sebagai tujuan liburan puncak musim gugur pada bulan November. Kota ini dapat diakses melalui beberapa bandara di Provinsi Shandong, salah satunya Bandara Internasional Jinan Yaoqiang.
Kawasan paling populer untuk menikmati musim gugur Red Leaf Valley di pegunungan selatan Jinan. Tempat ini merupakan zona wisata ekokultural yang luasnya lebih dari 4.000 hektare dengan tanaman beragam, termasuk pohon gabus Amur, maple Jepang, wisteria, dan masih banyak lagi yang lainnya. Daun dari pepohonan tersebut akan berubah menjadi kuning keemasan, merah tua, cokelat kemerahan, dan hijau muda.
Masih di kawasan yang sama, kamu bisa naik perahu dan menikmati teh di Danau Xuanqiu. Ada pula Pagoda Wanye yang memiliki tujuh lantai, menjadikannya bangunan tertinggi di kawasan tersebut. Kuil Xingjiao di dekat Pagoda Wanye punya pesona arsitektur klasik yang membuat liburanmu semakin lengkap.
3. Wuhan, Provinsi Hubei
Kota berikutnya yang layak kamu pertimbangkan adalah Wuhan. Travel Daily Media melansir, tahun ini Wuhan menggelar acara musim gugur Yangtze’s New Arena-Vibrant Greater Wuhan yang berlangsung dari September hingga November. Pengguna TWOV diizinkan tinggal di seluruh wilayah Provinsi Hubei, tetapi pos perbatasan yang berlaku hanya melalui Bandara Internasional Wuhan Tianhe.
Yangtze’s New Arena - Vibrant Greater Wuhan menjadi bagian dari program budaya dan pariwisata Tour Wuhan yang diluncurkan pemerintah setempat. Kamu dapat menyaksikan beberapa acara unggulan yang meliputi Festival Opera Peking China, Festival Musik Qintai, Festival Seni Akrobatik Internasional Wuhan, dan Biennale Wuhan 2026.
Ada pula karnaval otomotif yang bekerja sama dengan sejumlah produsen mobil seperti Xiaomi, AITO, serta VOYAH. Ketiganya memberikan pengalaman baru yang mengintegrasikan antara budaya, pariwisata, dan otomotif.
Saat keliling kota, kamu bisa melihat Wuhan City Music New Showcase, berupa pertunjukan dadakan di stasiun metro hingga landmark kota. Ada pula pertunjukan kembang api Sungai Yangtze, pelayaran sungai malam hari, dan beragam kegiatan bertema musim gugur di seluruh distriknya. Total sebanyak 279 acara akan digelar selama periode tersebut.
4. Huangshan, Provinsi Anhui

Shexian, Huangshan City, Anhui (unsplash.com/Yang🙋♂️🙏❤️ Song) Huangshan terletak di bagian selatan Provinsi Anhui yang dapat diakses melalui Bandara Internasional Huangshan Tunxi. Namanya diambil dari Gunung Huangshan atau Yellow Mountain yang terkenal. Waktu terbaik untuk menikmati musim gugur di sini yakni mulai akhir September hingga November.
Gunung Huangshan menjadi salah satu dari Sepuluh Destinasi Musim Gugur Terbaik Dunia versi Lonely Planet tahun 2013 yang sayang dilewatkan. Hutan-hutan akan berubah warna, dari Bright Summit hingga West Grand Canyon. Jika beruntung juga dapat melihat perpaduan antara pohon pinus dan formasi batuan yang unik, serta lautan awan.
Kalau lebih suka dengan tempat bersejarah, kamu dapat mengunjungi Tunxi Ancient Street yang menyuguhkan bangunan bergaya Dinasti Qing, kedai teh, dan deretan toko kerajinan. Ada pula Desa Chengkan yang tidak jauh dari pusat kota dan telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Chengkan bersama sejumlah desa di sekitarnya identik dengan arsitektur tradisional Huizhou, bangunan berdinding putih dengan atap gelap, desain simetris, serta tata letaknya seperti labirin.
5. Wuyishan, Provinsi Fujian
Sejumlah penerbangan dari Indonesia ke Asia Timur mengharuskan penumpang transit di Bandara Internasional Fuzhou Changle atau Bandara Internasional Xiamen Gaoqi. Kalau punya banyak waktu, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Wuyishan jalur udara maupun darat. Bagi kamu yang berniat ke sini saat musim gugur, sebaiknya berkunjung pada bulan November, karena termasuk shoulder season dan cenderung lebih sepi dibandingkan September maupun Oktober.
Aktivitas musim gugur yang bisa kamu lakukan saat liburan di Wuyishan, antara lain naik rakit bambu menyusuri Sungai Sembilan Tikungan yang diapit tebing-tebing karst. Cobalah mendaki Puncak Tianyou demi mendapatkan panorama menawan dari atas ketinggian. Kamu juga bisa berjalan santai sambil menikmati suasana dan mencicipi teh Dahongpao, yang menjadi salah satu jenis teh oolong paling mahal.
Kelima kota tersebut menawarkan musim gugur di China dengan nuansa beragam yang lebih tenang dari Beijing atau Shanghai. Kamu bisa memanfaatkan Transit Without Visa (TWOV) ini untuk menjelajah hingga 10 hari, selama tiket ke negara ketiga sudah di tangan. Yuk, rencanakan liburan musim gugur ke China!





















