Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Negoroji
potret Negoroji (commons.wikimedia.org/ttshr1970)

Jepang punya banyak destinasi wisata tersembunyi yang belum banyak dijelajahi wisatawan Indonesia, salah satunya Negoroji. Kuil bersejarah yang terletak di Prefektur Wakayama ini menawarkan pesona arsitektur tradisional dan suasana tenang yang bikin betah. Buat kamu yang bosan dengan spot wisata mainstream Tokyo atau Osaka, tempat ini layak banget masuk bucket list. Lokasinya memang agak jauh dari pusat kota, tapi pemandangan dan pengalaman budaya yang didapat sangat worth it.

Sebelum berkunjung, ada baiknya kamu tahu dulu detail soal akses transportasi dan biaya yang perlu disiapkan. Negoroji buka setiap hari dengan harga tiket masuk yang cukup terjangkau untuk standar wisata Jepang. Spot foto instagramable juga banyak, terutama di area taman dan bangunan kuil utama. Yuk, simak informasi Kuil Negoroji selengkapnya berikut supaya perjalanan wisatamu lebih lancar dan maksimal!

1. Lokasi dan rute menuju Kuil Negoroji

potret Negoroji (commons.wikimedia.org/Dokudami)

Kuil Negoroji terletak di Kota Iwade, Prefektur Wakayama, Jepang. Kuil bersejarah yang dikelilingi oleh pegunungan ini menawarkan suasana tenang dan asri, menjadikannya pelarian sempurna bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari hiruk-pikuk metropolitan seperti Osaka atau Kyoto. Kawasannya sangat terkenal dengan keindahan ribuan pohon sakura saat musim semi dan dedaunan merah di musim gugur.

Untuk mencapai lokasi, kamu dapat memulai perjalanan dari Stasiun JR Kii menggunakan kereta api lokal. Dari stasiun tersebut, perjalanan dilanjutkan dengan naik bus kota atau taksi selama sekitar 15 menit menuju gerbang kuil. Jika kamu datang dari arah Osaka, penggunaan kendaraan pribadi atau mobil sewaan juga menjadi opsi praktis karena tersedia akses jalan tol yang lancar dan area parkir yang luas di sekitar kompleks kuil.

2. Jam operasional dan harga tiket masuk

potret Negoroji (commons.wikimedia.org/Saigen Jiro)

Kuil ini menyambut pengunjung setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 09.10 hingga 16.30 pada bulan April sampai Oktober. Saat musim dingin, tepatnya bulan November hingga Maret, jam tutup bergeser lebih awal menjadi pukul 16.00. Pastikan kamu tiba di lokasi setidaknya satu jam sebelum jam operasional berakhir agar dapat mengeksplorasi seluruh sudut bangunan tanpa terburu-buru.

Harga tiket masuk bagi pengunjung dewasa dipatok sebesar 500 yen. Tarif tersebut sudah mencakup akses untuk melihat keajaiban arsitektur bangunan utama serta area taman yang dirawat dengan sangat detail. Untuk anak-anak atau rombongan besar, biasanya tersedia harga khusus yang lebih terjangkau, menjadikannya destinasi edukasi budaya yang ramah di kantong bagi semua kalangan.

3. Aktivitas seru selama liburan di Kuil Negoroji

potret Negoroji (commons.wikimedia.org/663highland)

Mengamati kemegahan Daito (Pagoda Besar) menjadi agenda utama yang wajib dilakukan selama berada di sini. Bangunan yang memegang status sebagai Pusaka Nasional Jepang ini merupakan pagoda kayu terbesar di Jepang dengan struktur arsitektur kuno yang sangat memukau. Kamu dapat masuk ke bagian dalam kuil untuk merasakan kedamaian spiritual sambil mengamati detail pahatan dan seni religius yang tersimpan di dalamnya.

Aktivitas lainnya yang tidak kalah menarik yaitu berjalan santai menyusuri taman bergaya Zen yang dipenuhi tanaman musiman. Pengunjung sering menghabiskan waktu dengan merenung di pinggir kolam atau sekadar menghirup udara segar pegunungan yang menyejukkan. Menjelang musim gugur, aktivitas berburu foto dedaunan momiji menjadi favorit, memberikan pengalaman visual yang sangat berkesan bagi para pecinta alam.

4. Tips berkunjung ke Kuil Negoroji

potret Negoroji (commons.wikimedia.org/663highland)

Gunakan alas kaki yang nyaman karena area kompleks kuil cukup luas dan terdiri dari jalan setapak berbatu serta tangga kayu. Mengingat sebagian besar bangunan kuil mengharuskan pengunjung melepas sepatu saat masuk ke dalam ruangan, mengenakan kaus kaki yang bersih dan nyaman akan sangat membantu mobilitas kamu. Jangan lupa untuk selalu menjaga ketenangan sebagai bentuk penghormatan terhadap situs suci ini.

Datanglah pada pagi hari saat hari kerja untuk mendapatkan suasana yang lebih privat dan tenang sebelum rombongan wisatawan tiba. Selain itu, siapkan uang tunai dalam mata uang Yen secukupnya karena loket tiket dan toko cendera mata tradisional di dalam area kuil terkadang belum mendukung pembayaran dengan kartu kredit atau dompet digital. Selalu periksa ramalan cuaca sebelum berangkat agar kunjungan kamu tidak terhambat oleh hujan deras.

5. Spot foto menarik di Kuil Negoroji

potret Negoroji (commons.wikimedia.org/Kumamushi)

Pagoda Daito yang berdiri megah merupakan latar belakang foto paling ikonik yang tidak boleh terlewatkan oleh para fotografer. Mengambil sudut dari kejauhan dengan bingkai pepohonan sakura atau dedaunan musim gugur akan menghasilkan komposisi gambar yang sangat estetik dan menggambarkan sisi tradisional Jepang secara sempurna. Struktur kayunya yang berwarna cokelat tua memberikan kesan kontras yang cantik dengan warna langit biru.

Jembatan kayu dan lorong-lorong bangunan utama juga menawarkan sudut pengambilan gambar yang unik dengan permainan cahaya dan bayangan. Refleksi bangunan kuil di permukaan kolam taman menciptakan efek visual yang tenang dan elegan untuk konten media sosial kamu. Pastikan kamu mengabadikan momen di depan gerbang utama yang tampak kokoh, memberikan kesan klasik yang mendalam pada setiap hasil jepretan.

Kuil Negoroji menawarkan pengalaman spiritual yang otentik dengan suasana tenang khas kuil Jepang tradisional. Lokasinya mudah dijangkau, harga tiket masuk terjangkau, plus pemandangan arsitektur bersejarah yang bikin perjalananmu makin berkesan. Jangan lupa datang pas musim gugur atau semi untuk menikmati keindahan alamnya. Selamat berwisata!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team