Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lombok Jadi Destinasi Favorit Indonesia 2026, Apa Alasannya?

ilustrasi wisata Lombok, Indonesia
ilustrasi wisata Lombok, Indonesia (pexels.com/Nick Wehrli)

Selama bertahun-tahun, Bali selalu jadi pilihan utama wisatawan saat berbicara soal liburan ke Indonesia. Pantai indah, budaya yang kuat, serta fasilitas lengkap membuat pulau ini seperti magnet bagi turis lokal maupun mancanegara. Akan tetapi, memasuki 2026, tren tersebut mulai bergeser.

Semakin banyak wisatawan justru melirik Lombok sebagai tujuan baru. Pergeseran ini bukan terjadi tanpa alasan karena pola liburan juga ikut berubah. Kamu sebagai traveler tentu ikut merasakan perubahan selera tersebut. Berikut alasan Lombok jadi destinasi wisata favorit Indonesia di tahun ini.

1. Wisata lebih tenang tanpa keramaian berlebihan

ilustrasi Lombok, Indonesia
ilustrasi Lombok, Indonesia (pexels.com/Nick Wehrli)

Lombok mulai dilirik karena menawarkan pengalaman liburan lebih tenang. Pantai seperti Selong Belanak atau Tanjung Aan masih terasa lapang, bahkan saat musim liburan. Situasi ini kontras dengan beberapa kawasan populer di Bali yang kerap padat hampir sepanjang tahun. Wisatawan merasa bisa benar-benar beristirahat tanpa harus berdesakan.

Kondisi tersebut membuat Lombok cocok buat kamu yang ingin menikmati alam tanpa gangguan. Suasana sepi memberi ruang untuk lebih dekat dengan laut, pasir, serta suara alam. Banyak pelancong menilai ketenangan ini sebagai kemewahan baru. Liburan bukan lagi soal ramai, melainkan soal kualitas pengalaman.

2. Dorongan pemerintah lewat pengembangan infrastruktur

ilustrasi sirkuit balap internasional Mandalika Lombok, Indonesia
ilustrasi sirkuit balap internasional Mandalika Lombok, Indonesia (pexels.com/Afif Ramdhasuma)

Pemerintah Indonesia melihat potensi besar Lombok sejak beberapa tahun terakhir. Berbagai upaya dilakukan untuk menjadikan pulau ini sebagai destinasi unggulan baru. Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika menjadi salah satu contoh nyata. Infrastruktur jalan, hotel, serta fasilitas penunjang terus ditingkatkan.

Langkah tersebut membuat Lombok makin gampang diakses wisatawan internasional. Bandara internasional dengan rute penerbangan yang bertambah memberi dampak besar. Otoritas pariwisata menilai pemerataan destinasi penting demi mengurangi tekanan di Bali. Strategi ini sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal Lombok.

3. Pengalaman alam dan budaya terasa lebih autentik

ilustrasi budaya Lombok, Indonesia
ilustrasi budaya Lombok, Indonesia (pexels.com/Daniel Lee)

Lombok gak hanya punya pantai yang indah, tapi juga bisa memberi pengalaman budaya yang kuat. Kamu dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat Sasak dan melihat tradisi lokal masih dijaga. Aktivitas sederhana seperti mengunjungi desa adat memberi kesan mendalam. Banyak wisatawan merasa pengalaman ini lebih jujur dan gak dibuat-buat.

Gunung Rinjani juga menjadi daya tarik besar bagi pencinta petualangan. Trekking ke gunung ini menawarkan pemandangan spektakuler sekaligus tantangan fisik. Air terjun tersembunyi seperti Tiu Kelep menambah daftar eksplorasi alam. Kombinasi alam dan budaya membuat Lombok terasa utuh sebagai destinasi.

4. Gaya liburan berkelanjutan makin diminati

ilustrasi Gunung Rinjani, Lombok, Indonesia
ilustrasi Gunung Rinjani, Lombok, Indonesia (unsplash.com/Anca)

Tren wisata global mulai bergeser ke arah keberlanjutan. Lombok menangkap peluang ini dengan mendorong konsep ekowisata. Akomodasi ramah lingkungan, aktivitas minim sampah, serta pelestarian alam jadi fokus utama. Pendekatan ini menarik wisatawan yang peduli pada dampak perjalanan mereka.

Banyak pelancong rela membayar lebih untuk liburan selaras dengan nilai pribadi. Lombok menawarkan pilihan tersebut tanpa mengorbankan kenyamanan. Model pariwisata ini dinilai lebih sehat dalam jangka panjang. Bali sendiri mulai merasakan tekanan akibat pembangunan masif selama bertahun-tahun.

5. Alternatif segar di tengah kejenuhan Bali

ilustrasi Bali, Indonesia
ilustrasi Bali, Indonesia (pexels.com/Khairul Leon)

Bali tetap memiliki daya tarik kuat, terutama soal hiburan dan fasilitas mewah. Akan tetapi, sebagian wisatawan mulai merasa jenuh dengan suasana serba komersial. Lombok hadir sebagai alternatif segar dengan nuansa lebih alami. Ruang terbuka masih luas dan pembangunan terasa lebih terkontrol.

Pelaku industri pariwisata juga mulai mengalihkan fokus ke Lombok. Hotel, agen perjalanan, hingga operator tur menawarkan paket eksklusif dengan konsep personal. Perubahan ini perlahan memengaruhi arus wisata nasional. Bali tetap ramai, tapi Lombok mulai mencuri perhatian.

Pergeseran minat wisatawan dari Bali ke Lombok mencerminkan perubahan cara orang menikmati liburan. Kamu gak lagi sekadar mencari destinasi populer, tapi pengalaman bermakna dan berkelanjutan. Lombok menawarkan ketenangan, keaslian, serta alam indah tanpa tekanan berlebih.

Dukungan pemerintah dan kesadaran wisatawan mempercepat perubahan ini. Jika tren berlanjut, Lombok berpotensi menjadi ikon baru pariwisata Indonesia di 2026. Pulau ini menunjukkan bahwa masa depan wisata bukan soal keramaian, melainkan keseimbangan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Lombok Jadi Destinasi Favorit Indonesia 2026, Apa Alasannya?

10 Feb 2026, 19:45 WIBTravel