Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Lonjakan Harga BBM Bikin Tarif Taksi Singapura Semakin Mahal

Lonjakan Harga BBM Bikin Tarif Taksi Singapura Semakin Mahal
Marina Bay Sands Singapura (unsplash.com/SR)

Wisata di Singapura selalu punya cara untuk memikat hati pelancong. Dari mengunjungi megahnya Marina Bay Sands hingga ramainya kawasan belanja di Orchard Road, mobilitas menjadi bagian tidak terpisahkan dari pengalaman liburan di negeri singa ini.

Namun, di balik kenyamanan transportasi yang tertata rapi, ada satu hal yang mulai diam-diam terasa oleh wisatawan maupun warga lokal Singapura yaitu tarif taksi yang kian mahal seiring dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan ini berdampak langsung pada tarif berbagai moda transportasi, termasuk taksi yang naik mulai tanggal 24 Maret hingga 31 Mei 2026 mendatang.

Bagi kamu yang berencana untuk berwisata ke Singapura, yuk simak informasi tentang naiknya tarif taksi di Singapura berikut ini.

1. Kenaikan tarif taksi akibat lonjakan harga BBM

ilustrasi taksi di Singapura
ilustrasi taksi di Singapura (unsplash.com/Cris Tagupa)

ComfortDelGro, perusahaan transportasi multinasional yang berbasis di Singapura menjelaskan bahwa terjadi penyesuaian tarif taksi sebagai respon terhadap biaya bahan bakar yang lebih tinggi. Langkah ini diperkirakan akan berimbas pada pengeluaran perjalanan harian bagi pengunjung yang bergantung pada taksi untuk transportasi lokal. Penumpang akan membayar tambahan sebesar 0,50 SGD hingga 0,80 SGD per perjalanan. Selain itu, perjalanan dengan argo juga akan mengalami kenaikan 0,01 SGD di tarif berbasis jarak dan waktu.

Revisi tarif ini berkaitan dengan biaya bahan bakar yang meningkat akibat perang di Iran sehingga membuat harga minyak di atas 100 USD per barel. Bensin, solar, dan gas alam cair jadi lebih mahal dan secara tidak langsung berimbas pada industri transportasi.

Kenaikan tarif ini direncakan berlangsung mulai sekarang hingga 31 Mei 2026.

2. Dampak bagi wisatawan dan biaya perjalanan

ilustrasi liburan di Singapura
ilustrasi liburan di Singapura (unsplash.com/krzhck)

Kenaikan tarif taksir tentu berdampak langsung pada anggaran perjalanan wisatawan. Perjalanan untuk transfer bandara, perjalanan antar jemput hotel, hingga perjalanan di dalam kota selama masa tinggal menjadi sedikit lebih mahal.

Lonjakan harga BBM global yang dipicu oleh berbagai faktor seperti ketegangan geopolitik membuat harga energi meningkat secara signifikan. Dampaknya tidak hanya dirasakan di Singapura, tetapi juga di berbagai negara lain yang bergantung pada impor energi.

Bagi wisatawan dengan mobilitas tinggi, penggunaan taksi secara rutin bisa berimbas pada bertambahnya pengeluaran secara keseluruhan. Terutama jika kamu menggunakannya untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh.

3. Alternatif transportasi yang lebih hemat

ilustrasi naik MRT di Singapura
ilustrasi naik MRT di Singapura (unsplash.com/Euan Cameron)

Meski tarif taksi meningkat, Singapura tetap menawarkan berbagai pilihan transportasi yang efisien dan terjangkau. Salah satu yang paling direkomendasikan adalah jaringan Mass Rapid Transit (MRT) yang terkenal sudah terintegrasi dan menghubungkan hampir seluruh area penting di kota.

Selain itu, ada juga bus umum yang beroperasi dari pagi hingga tengah malam untuk menjangkau tempat-tempat yang tidak dilewati MRT. Ada juga pilihan Light Rail Transit, sistem kereta ringan yang menghubungkan daerah pinggiran dengan stasiun MRT utama.

Di samping itu, penggunaan kartu EZ-Link card dapat membantu wisatawan menghemat biaya dibandingkan membeli tiket satuan. Sistem transportasi publik di Singapura juga dikenal tepat waktu, bersih, serta mudah diakses.

Dengan perencanaan liburan yang tepat, kenaikan tarif taksi ini tidak akan terlalu mengganggu pengalaman selama liburan. Singapura tetap menjadi destinasi unggulan yang nyaman dijelajahi, asalkan kamu lebih cermat dalam mengatur anggaran perjalanan selama berada di sana.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Travel

See More

Asyik, Ada Kereta Wisata Jepang untuk Menikmati View Gunung Fuji!

01 Apr 2026, 19:30 WIBTravel