Espeto adalah kuliner khas Malaga yang berupa ikan sarden segar yang ditusuk menggunakan batang bambu lalu dipanggang di atas bara api. (commons.wikimedia.org/Diego Delso)
Kalau berkunjung ke Málaga, ada satu makanan yang hampir pasti kamu temukan di sepanjang pantai. Namanya espeto. Hidangan ini berupa ikan sarden segar yang ditusuk menggunakan batang bambu lalu dipanggang di atas bara api. Uniknya lagi, proses memanggangnya dilakukan di atas perahu kayu kecil berisi pasir yang diletakkan tepat di pinggir pantai.
Bagi warga Málaga, espeto bukan sekadar makanan, melainkan bagian dari identitas kota mereka. Aroma ikan bakar yang bercampur dengan angin Laut Mediterania menciptakan suasana santai khas Andalusia yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Biasanya, espeto dinikmati bersama segelas anggur manis khas Málaga sambil duduk menikmati matahari sore.
Sekilas, kota ini mungkin hanya terlihat seperti destinasi pantai di selatan Spanyol. Namun, di balik suasananya yang santai, Málaga menyimpan sejarah ribuan tahun, warisan seni kelas dunia, hingga budaya lokal yang masih terasa begitu hidup. Dari situs prasejarah UNESCO sampai jejak Pablo Picasso, setiap sudut kota ini seolah punya cerita unik untuk dijelajahi. Málaga membuktikan bahwa kota tua tidak harus terasa membosankan, justru bisa tampil hangat, modern, dan penuh warna dalam waktu yang bersamaan.