Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Fakta Masjid Batumi, Mercusuar Islam di Pantai Laut Hitam

2 min read
Fakta Masjid Batumi, Mercusuar Islam di Pantai Laut Hitam
potret bagian luar Masjid Batumi (commons.wikimedia.org/Andrew Milligan sumo)

Masjid Batumi adalah salah satu bangunan tertua di kota terbesar kedua di Georgia. Menjadi satu-satunya masjid yang tersisa di Batumi saat ini. Masjid Batumi dikenal luas sebagai "Orta Jame". Kata jame berarti "di tengah", yang mencerminkan lokasinya yang berada di pusat kota.

Dahulu, di lokasi ini berdiri sebuah masjid kayu bernama "Ahmediye". Gedung ini dibangun oleh seorang bangsawan Muslim dari Ajaria, Ahmed Pasha Khimshiashvili. Masjid kemudian hangus terbakar. Yuk, simak fakta unik tentang Masjid Batumi berikut ini!

  1. 1. Dibangun pada tahun 1866

    Pemandangan menara Masjid Batumi jika dilihat dari dekat.
    Pemandangan menara Masjid Batumi jika dilihat dari dekat. (commons.wikimedia.org/Viggen)

    Masjid Batumi terletak di Jalan Kutaisi dan mencerminkan kekayaan keragaman budaya kota. Georgia Travel & Tours menjelaskan bahwa masjid ini dibangun pada tahun 1866 selama masa pemerintahan Utsmaniyah. Berdiri sebagai markah tanah sejarah dan arsitektur penting di Batumi. Selain itu, mewakili harmoni dan perpaduan berbagai pengaruh budaya di kawasan.

    Nama "Orta Jame" merujuk pada lokasi sentral masjid di Batumi. Ia terletak di antara Ahmed Jame dan Azizia Jame. Posisi ini menyoroti peran Masjid Batumi bagi masyarakat setempat. Nama tersebut mencerminkan perannya sebagai situs yang bermakna dan berada di lokasi yang strategis.

  2. 2. Bergaya arsitektur provinsi Usmaniyah akhir

    potret pintu masuk Masjid Batumi
    potret pintu masuk Masjid Batumi (commons.wikimedia.org/uk:User:IgorTurzh)

    Masjid Batumi memiliki kubah emas dan menara putih tinggi yang menonjol dari kejauhan. Unsur-unsur ini meningkatkan suasana multikultural kota. Masjid memiliki tata letak persegi panjang yang sederhana. Menara yang tinggi dan kubah emas yang megah menambah kesan desain arsitekturnya yang mengesankan.

    Bagian luar masjid dilapisi dengan plester putih halus. Jendela-jendela persegi panjang dengan hiasan dekoratif dan pedimen datar menonjolkan fasadnya. Di sisi yang lebih panjang, jendela bundar dengan detail bulan sabit menggantikan jendela persegi panjang. Pintu masuk timur didekorasi dengan mewah, menampilkan desain lengkung tinggi dengan jendela bundar.

  3. 3. Ditutup ketika Uni Soviet berkuasa

    Pemandangan bagian luar Masjid Batumi ke udara.
    Pemandangan bagian luar Masjid Batumi ke udara. (commons.wikimedia.org/Luka Maisuradze)

    Seperti banyak tempat ibadah di Georgia, Masjid Batumi ditutup selama era Soviet. Georgian Holidays menyatakan bahwa pada waktu itu, bangunan dialihfungsikan menjadi gudang militer. Meskipun demikian, tetap terpelihara secara keseluruhan.

    Pada tahun 1990-an, Masjid Batumi menjalani pekerjaan restorasi. Sebuah menara baru dibangun pada tahun 1995. Masjid dibuka kembali untuk kegiatan keagamaan segera setelah itu. Sejak saat itu, Masjid Batumi terus berfungsi sebagai pusat budaya yang penting.

    Masjid Batumi mencerminkan warisan budaya yang beragam di kawasan Laut Hitam. Dengan menghormati tradisi, masjid ini terus menginspirasi masyarakat setempat dan dunia. Jika kamu berkesempatan untuk ke Georgia, tak ada salahnya mengunjungi tempat yang satu ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More