Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengapa Suwon Cocok Jadi Secondary Destination dari Seoul?

4 min read
Mengapa Suwon Cocok Jadi Secondary Destination dari Seoul?
Suwon (commons.wikimedia.org/Lance Vanlewen)
  • Suwon menawarkan Benteng Hwaseong sepanjang 5,7 kilometer yang menyatu dengan kehidupan kota, lengkap dengan gerbang, menara pengawas, pos komando, dan jalur di Paldalsan.
  • Di dalam kawasan benteng, Hwaseong Haenggung pernah menjadi kediaman sementara Raja Jeongjo dan pusat pemerintahan, dengan 576 ruangan serta Bongsudang yang menyimpan kisah keluarga kerajaan.
  • Dari Seoul Station, Suwon dapat dicapai langsung lewat Subway Line 1 sekitar 50–60 menit; pengunjung juga bisa menjelajahi pasar sekitar Paldalmun dengan makanan, pakaian, dan hanbok.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada banyak kota yang letaknya tak jauh dari Seoul, tetapi namanya mungkin gak langsung muncul ketika menyusun itinerary liburan ke Korea Selatan. Suwon termasuk di antaranya.

Kota ini cukup masuk akal kamu datangi ketika punya waktu lebih dan bingung mau ke mana lagi untuk jalan-jalan. Tapi, apa sebenarnya yang membuat Suwon layak disambangi dari Seoul? Yuk, kenali Suwon lebih jauh.

  1. 1. Benteng Suwon masih menyatu dengan kota

    Suwon Hwaseong
    Suwon Hwaseong (commons.wikimedia.org/Bernard Gagnon)

    Suwon Hwaseong membentang sekitar 5,7 kilometer mengelilingi pusat kota Suwon. Benteng ini punya empat gerbang utama, yakni Jang'anmun di utara, Paldalmun di selatan, Hwaseomun di barat, dan Changnyongmun di timur. Di sepanjang dindingnya masih ada menara pengawas, pos komando, tempat menyimpan senjata, sampai fasilitas untuk mengirim sinyal dari satu titik ke titik lain.

    Serunya lagi, bentengnya gak berdiri sendirian sebagai bangunan wisata, lho. Jalan raya, rumah warga, toko, dan bangunan kota tetap berada di sekitarnya, bahkan Paldalmun masih berdiri di tengah kawasan perkotaan. Kalau berjalan dari satu bagian benteng ke bagian lainnya, pemandangannya pun berubah-ubah, mulai dari jalan kota sampai jalur yang melewati area lebih tinggi di Paldalsan.

  2. 2. Hwaseong Haenggung pernah jadi tempat tinggal raja

    Hwaseong Haenggung
    Hwaseong Haenggung (commons.wikimedia.org/Adil)

    Masih di kawasan benteng, ada Hwaseong Haenggung yang dipakai Raja Jeongjo setiap kali datang ke Suwon. Kompleks ini punya 576 ruangan dan dulu juga dipakai untuk menjalankan urusan pemerintahan ketika raja sedang berada di kota tersebut. Jeongjo sendiri datang ke Suwon sebanyak 13 kali dalam 12 tahun untuk berziarah ke makam ayahnya, Putra Mahkota Sado.

    Salah satu bangunan yang masih bisa dilihat adalah Bongsudang. Pada 1795, ruangan ini menjadi tempat jamuan ulang tahun ke-60 ibu Jeongjo, Hyegyeonggung Hong, sehingga kompleks tersebut menyimpan cerita yang cukup spesifik tentang keluarga kerajaan. Hwaseong Haenggung berada di 825 Jeongjo-ro dan biasanya buka pukul 09.00–18.00, dengan kunjungan malam pada periode tertentu.

  3. 3. Paldalmun dikelilingi pasar dengan aneka dagangan berbeda

    ilustrasi sundae
    ilustrasi sundae (commons.wikimedia.org/Popo le Chien)

    Di sekitar Paldalmun ada beberapa pasar tradisional yang letaknya berdekatan, bukan cuma satu pasar besar. Motgol Market banyak menjual bahan makanan dan kebutuhan dapur, Jidong Market punya area makanan, sedangkan Yeongdong Market lebih dikenal dengan toko pakaian dan hanbok. Karena letaknya berdekatan, kawasan ini bisa menjadi tempat mencari makanan sekaligus melihat aktivitas pasar tradisional Suwon.

    Jidong Market punya satu bagian yang cukup khas, yaitu Jidong Sundae Town. Isinya lebih dari 20 kedai yang menjual sundae, makanan Korea berupa usus yang diisi mi dan bahan lain, kemudian direbus atau dimasak sebelum dipotong menjadi beberapa bagian. Kalau belum terbiasa dengan makanan seperti itu, kamu juga bisa mencari hidangan pasar lain karena pilihan makanan di sekitar Paldalmun cukup beragam.

  4. 4. Perjalanan dari Seoul tinggal naik Line 1 ke Suwon

    Seoul Subway Line 1
    Seoul Subway Line 1 (commons.wikimedia.org/Mtattrain)

    Dari Seoul Station, kamu bisa naik Seoul Subway Line 1 langsung menuju Suwon Station. Perjalanannya sekitar 50–60 menit, kemudian dari Suwon Station lanjut naik bus kota atau taksi karena kawasan Hwaseong masih berjarak sekitar 4–5 kilometer dari stasiun. Kalau mau menuju Paldalmun, ada beberapa bus yang bisa dinaiki dari sekitar Maesan Market, seperti nomor 2-2, 36, 39, 400, 400-4, dan 999.

    Tarif subway Seoul dimulai dari 1.550 won Korea atau sekitar Rp18 ribu untuk pembayaran dengan kartu transportasi, lalu bertambah berdasarkan jarak. Karena Suwon berada di luar pusat Seoul, tarif perjalanan dari Seoul ke Suwon akan lebih tinggi daripada tarif dasar tersebut. Setelah turun di Suwon Station, perjalanan ke Paldalmun biasanya hanya membutuhkan beberapa halte bus atau perjalanan singkat dengan taksi.

    Suwon mungkin bukan nama pertama yang dicari ketika orang membayangkan liburan ke Korea Selatan. Justru karena itu, kota ini bisa memberi insight baru dari tempat-tempat Seoul yang sudah sering muncul di itinerary . Kalau suatu saat jadwal liburanmu menyisakan waktu luang selama satu hari dan ingin melihat Korea Selatan di luar Seoul, Suwon punya cukup banyak hal untuk dijelajahi tanpa perlu pergi terlalu jauh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More