Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Korea Selatan Berencana Naikkan Biaya Masuk Istana Kerajaan, Kenapa?

Korea Selatan Berencana Naikkan Biaya Masuk Istana Kerajaan, Kenapa?
Gyeongbokgung Palace, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/yokeboy)
  • Korea Selatan berencana menaikkan tiket sejumlah istana kerajaan, termasuk Gyeongbokgung dan Changdeokgung, setelah harga tidak berubah sejak 2005; forum publik dijadwalkan November 2026.
  • Lonjakan pengunjung memicu kebutuhan biaya perawatan lebih besar: 7,41 juta orang mengunjungi empat istana utama Seoul dan Kuil Jongmyo pada paruh pertama 2026.
  • Penyewa hanbok tetap diperkirakan mendapat akses gratis ke beberapa istana; pemerintah juga menyiapkan program K-Heritage Stay dan ruang hijau di situs bersejarah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Siapa yang tertarik ke Korea Selatan? Siap-siap merogoh kocek lebih dalam, karena Negeri Ginseng tersebut berencana untuk menaikkan biaya masuk sejumlah istana peninggalan kerajaan, termasuk Gyeongbokgung dan Changdeokgung Palace mulai 2027.

Dilansir VN Express International, Layanan Warisan Korea mengungkapkan alasan utama kenaikan biaya tiket masuk adalah lonjakan jumlah pengunjung dalam beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, pengeluaran untuk perawatan istana kerajaan juga ikut membengkak.

  1. 1. Korea Selatan berencana naikkan biaya masuk istana kerajaan mulai 1 Januari 2027

    Changdeokgung Palace, Seoul, Korea Selatan
    Changdeokgung Palace, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/leannk.)

    Menurut pengumuman dari Layanan Warisan Korea baru-baru ini, pemerintah Korea Selatan akan menyelenggarakan forum publik pada November 2026 mendatang untuk meminta pendapat masyarakat sebelum menaikkan biaya masuk sejumlah istana kerajaan mulai 1 Januari 2026. Sebelumnya, harga-harga tersebut tidak pernah berubah sejak 2005.

    Saat ini, biaya masuk bagi orang dewasa ke Gyeongbokgung dan Changdeokgung Palace adalah 3.000 won Korea atau Rp38 ribu, sedangkan untuk Changgyeonggung, Deoksugung, dan Kuil Jongmyo sebesar 1.000 won Korea atau Rp13 ribu. Sementara itu, pengunjung yang ingin menjelajahi Secret Garden yang terkenal di dalam Changdeokgung Palace perlu membayar biaya tambahan 5.000 won Korea atau Rp64 ribu, dan untuk ke Makam Kerajaan Joseon berkisar antara 500-2.000 won atau Rp6-25 ribu tergantung lokasi.

    Namun, wisatawan asing berusia 18 tahun ke bawah dan lansia berusia 65 tahun ke atas tidak dikenakan biaya masuk. Bagi warga negara Korea Selatan, batasan usia masuk gratis berlaku bagi mereka yang berusia 24 tahun ke bawah atau 65 tahun ke atas, bersama kelompok yang memenuhi syarat lainnya, seperti wanita hamil dan penerima penghargaan jasa nasional.

  2. 2. Lonjakan pengunjung jadi alasan utama biaya masuk istana kerajaan naik

    Secret Garden di Changdeokgung Palace, Seoul, Korea Selatan
    Secret Garden di Changdeokgung Palace, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/leannk.)

    Alasan utama kenaikan biaya masuk sejumlah istana kerajaan adalah meningkatnya jumlah pengunjung, sehingga pengeluaran untuk perawatan juga ikut membengkak. Menurut data dari Layanan Warisan Korea, lebih dari 7,41 juta orang menyambangi 4 istana utama yang berada di Seoul dan Kuil Jongmyo pada paruh pertama 2026.

    Herald Business juga melaporkan bahwa jumlah pengunjung secara keseluruhan meningkat sebesar 6 persen dari tahun lalu, sementara jumlah wisatawan asing naik 29 persen. Para kritikus dan pejabat pelestarian warisan budaya telah lama mencatat harga tiket di Korea jauh lebih rendah daripada di tempat-tempat bersejarah terkenal di dunia yang serupa.

    Versailles Palace di Prancis bahkan mematok biaya masuk sebesar 35 euro atau Rp719 ribu untuk pengunjung non-Uni Eropa, dan tiket Kastil Himeji di Jepang mencapai 2.500 yen Jepang atau Rp277 ribu bagi warga negara asing. Baru-baru ini, survei yang dilakukan oleh pemerintah Korea menemukan bahwa pengunjung bersedia membayar rata-rata 9.730 won Korea atau Rp126 ribu untuk tiket masuk.

  3. 3. Korea Selatan janjikan program baru K-Heritage Stay

    Gyeongbokgung Palace, Seoul, Korea Selatan
    Gyeongbokgung Palace, Seoul, Korea Selatan (unsplash.com/David Ford)

    Salah satu tips hemat bagi wisatawan asing yang ingin mengunjungi istana-istana kerajaan tersebut adalah menyewa hanbok, pakaian tradisional Korea. Dengan menyewa hanbok, kamu tidak perlu lagi membayar tiket dari Gyeongbokgung hingga Changdeokgung Palace. Penawaran ini diperkirakan akan tetap berlaku bahkan setelah pemerintah Korea Selatan resmi menaikkan biaya masuk.

    Layanan Warisan Korea juga sedang berupaya menemukan cara-cara baru untuk meningkatkan kepuasan pengunjung. Dilansir Maeil Business, pemerintah setempat berencana meluncurkan program bernama "K-Heritage Stay," yang akan menawarkan pengalaman menginap semalam di situs-situs bersejarah tertentu. Selain itu, ruang hijau akan dibangun untuk umum di lokasi-lokasi penting seperti Kuil Hyeonchungsa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More