Mengapa Telaga Sarangan Sering Disebut Lake Comonya Indonesia?

- Telaga Sarangan di lereng Gunung Lawu, Magetan, dijuluki “Lake Como-nya Indonesia” karena dikelilingi hutan pinus, pegunungan hijau, dan panorama air tenang.
- Puluhan hotel, vila, dan penginapan berjajar menghadap telaga; pantulan lampu malam serta latar bangunan dan danau memperkuat kemiripan suasananya dengan Lake Como.
- Berada sekitar 1.200 mdpl dengan suhu 15–20 derajat Celsius, Telaga Sarangan menawarkan kabut, wisata perahu mesin, serta kuliner sate kelinci dan wedang ronde.
Nama Lake Como sudah tidak asing lagi di kalangan traveler Indonesia. Danau yang terletak di wilayah Lombardy, Italia bagian utara, ini memiliki pesona yang membuat siapa pun ingin berlibur ke sana. Wisatawan bisa mengunjungi perbukitan hijau di sekelilingnya, bangunan atau rumah-rumah cantik di tepi danau, udara sejuk, serta kabut tipis yang kerap menyelimuti permukaannya.
Tak sedikit pula orang yang merayakan hari spesial di sini. Misalnya seperti ulang tahun, lamaran, pre-wedding, hingga pesta pernikahan. Kamu pasti masih ingat potret public figure Alyssa Daguise dilamar Al Ghazali di sini, kan? Keduanya terlihat sangat menawan dengan latar danau yang tenang dan bangunan yang estetik.
Namun, tahukah kamu bahwa Indonesia juga punya danau cantik dengan vibe serupa? Yup, Telaga Sarangan! Danau yang terletak di lereng Gunung Lawu, Magetan, Jawa Timur, ini kerap dijuluki sebagai "Lake Como-nya Indonesia" di kalangan para wisatawan.
Julukan ini tentu tak sembarang disematkan. Ada beberapa alasan kuat mengapa Telaga Sarangan sering disebut mirip dengan Lake Como di Italia. Penasaran, kan? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!
1. Dikelilingi pegunungan hijau dan lanskap yang cantik menawan

Potret Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur (IDN Times/Fina Wahibatun Nisa) Salah satu daya tarik utama Lake Como adalah lokasinya yang berada di kaki Pegunungan Alpen dan dikelilingi perbukitan hijau yang sangat menawan. Pemandangan seperti ini juga bisa kamu temui saat berkunjung ke Telaga Sarangan.
Terletak di ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl), Telaga Sarangan dipagari rimbunnya hutan pinus dan lereng Gunung Lawu yang hijau. Pantulan bayangan pegunungan di atas permukaan air danau yang tenang menciptakan panorama alam yang memanjakan mata, persis seperti pemandangan alam di Italia Utara.
2. Deretan bangunan cantik di tepi danau

Potret Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas) Jika berada di salah satu sisi Lake Como, kamu bisa menyaksikan pemandangan bangunan, vila-vila klasik, dan resor mewah yang berjejer rapi di bagian seberang. Ternyata, Telaga Sarangan memiliki konsep serupa, lho.
Di sekeliling telaga, berdiri puluhan hotel, vila, dan penginapan yang dibangun berderet dan menghadap langsung ke arah telaga tersebut. Saat malam hari, pendar cahaya lampu dari bangunan-bangunan di tepi telaga ini memantul cantik di atas air, menghadirkan suasana romantis.
Begitu pula saat pagi atau siang haru dan kamu berada di bagian seberang bangunan tersebut. Kamu bisa berfoto dengan berbagai pose cantik dengan latar danau dan bangunan sekaligus. Followers-mu pasti mengira kamu di Lake Como, deh!
3. Udara sejuk dan berselimut kabut

Potret Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur (unsplash.com/ilhamabitama) Persamaan Lake Como dan Telaga Sarangan lainnya adalah suhu dingin khas pegunungan. Rata-rata suhu harian di telaga tersebut berkisar antara 15-20 derajat Celsius. Hawanya pun sejuk dan udaranya bersih.
Pada pagi dan sore hari, kabut tipis perlahan turun dari puncak Gunung Lawu dan melayang di atas permukaan air telaga. Atmosfer yang tenang, sejuk, dan sedikit "misterius" ini memberikan vibe syahdu yang sangat identik dengan nuansa pagi hari di Lake Como.
4. Menjelajahi danau dengan perahu

Potret Telaga Sarangan di Magetan, Jawa Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas) Sensasi menjelajahi danau menggunakan perahu adalah pengalaman wajib di Lake Como maupun Telaga Sarangan. Bedanya, wisatawan menyewa wooden speedboat bergaya klasik di Lake Como. Sedangkan di Telaga Sarangan, kamu bisa menyewa perahu mesin (speedboat) lokal yang siap memacu adrenalin.
Driver akan membawamu menerjang riak air telaga sembari menikmati angin dingin dan pemandangan perbukitan di sekelilingnya. Saat tiba di titik dengan tulisan "Telaga Sarangan," driver akan berhenti dan membantumu untuk mengambil gambar di atas perahu dan berlatar tulisan tersebut. Pengalaman ini tentu tidak akan terlupakan.
5. Banyak kuliner dan tempat makan nikmat

Potret sate kelinci di Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas) Ketika di Lake Como, kamu menikmati segelas kopi hangat atau pasta di kafe tepi danau. Di Telaga Sarangan, kamu bisa menikmati beragam makanan di tempat makan atau warung kaki lima yang ada di tepiannya. Dua sajian yang tak boleh kamu lewatkan saat liburan ke sini adalah sate kelinci dan wedang ronde hangat, lalu dinikmati sembari duduk santai di pinggir telaga.
Perpaduan udara dingin, pemandangan danau yang menawan, dan kuliner yang menggugah selera menjadikan pengalaman berkunjung ke sini terasa begitu sempurna. Gak kalah dengan vibe liburan di Lake Como, deh!
Keindahan alam dan atmosfer tenang yang ditawarkan Telaga Sarangan memang layak disandingkan dengan Lake Como. Tanpa perlu terbang jauh-jauh ke Eropa, kamu sudah bisa merasakan vibe Lake Como Italia di Magetan! Gimana, tertarik untuk liburan ke Telaga Sarangan dalam waktu dekat?




![[QUIZ] Kami Tahu Kamu Bakal Upacara 17 Agustus di Mana](https://image.idntimes.com/post/20260813/ilustrasi_upacarabendera_bc53dae6-2b0c-457c-8807-231f91b676de.png)

















![[QUIZ] Dari Drama Kim So Hyun Favoritmu, Kami Bisa Tebak Destinasi Liburanmu!](https://image.idntimes.com/post/20260812/16junyeon-cughahae-jusyeoseo-jeongmal-gamsahabnida-olhaeneun-jom-deo-eolguleul-manh_fc50e6d4-3a30-47d2-8355-75ecac458847.jpg)