Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Bangunan Peninggalan Belanda di Surabaya yang Masih Beroperasi Hingga Kini

5 Bangunan Peninggalan Belanda di Surabaya yang Masih Beroperasi Hingga Kini
Museum Bank Indonesia Surabaya (pexels.com/Dodyk K)
  • Lima bangunan peninggalan Belanda di Surabaya masih beroperasi sebagai museum, hotel, rumah dinas, dan kantor, memadukan fungsi masa kini dengan warisan arsitektur kolonial.
  • Museum Bank Indonesia, bekas De Javasche Bank, dibuka sebagai museum pada 2012; Hotel Majapahit yang berdiri sejak 1910 terkait perobekan bendera Belanda pada 1945.
  • Gedung Grahadi kini menjadi rumah dinas Gubernur Jawa Timur, sedangkan bekas Koloniale Bank digunakan PTPN X dan bekas pertokoan Fa. Begeer, van Kempen en Vos menjadi Hotel Varna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surabaya dikenal sebagai kota yang menyimpan banyak jejak sejarah dari masa kolonial. Di berbagai sudut kota, sejumlah bangunan peninggalan Belanda masih berdiri dan tetap digunakan hingga sekarang. Keberadaan bangunan tersebut menghadirkan perpaduan antara fungsi modern dan warisan arsitektur yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Kota Pahlawan.

Selain memiliki nilai sejarah, bangunan bersejarah di Surabaya juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang tertarik menjelajahi sisi heritage kota. Beberapa di antaranya kini berfungsi sebagai museum, hotel, hingga kantor. Berikut lima bangunan peninggalan Belanda di Surabaya yang masih beroperasi dan menarik untuk disinggahi.

  1. 1. Museum Bank Indonesia Surabaya

    Museum Bank Indonesia Surabaya
    Museum Bank Indonesia Surabaya (commons.wikimedia.org/Bahnfrend)

    Bangunan yang kini menjadi Museum Bank Indonesia Surabaya dahulu dikenal sebagai De Javasche Bank atau Bank Sentral Hindia Belanda. Gedung ini kemudian digunakan sebagai kantor cabang Bank Indonesia di Surabaya hingga tahun 1973. Setelah melalui proses pemugaran, bangunan tersebut resmi dibuka sebagai museum pada tahun 2012.

    Suasana bangunan masih menampilkan karakter arsitektur kolonial yang megah dan menjadi salah satu daya tarik kawasan bersejarah Surabaya. Museum ini menghadirkan berbagai informasi mengenai sejarah perbankan di Indonesia. Bangunan ini juga memberikan kesempatan untuk melihat langsung salah satu peninggalan penting era kolonial yang kini berfungsi sebagai ruang edukasi sejarah.

  2. 2. Hotel Majapahit

    Hotel Majapahit
    Hotel Majapahit (pexels.com/Mitchell Soeharsono)

    Hotel Majapahit merupakan salah satu bangunan ikonik yang berada di Jalan Tunjungan. Menurut Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya, bangunan ini didirikan pada tahun 1910 dan menjadi bagian penting dari sejarah Surabaya. Keberadaannya hingga kini menjadikan hotel tersebut sebagai salah satu landmark bersejarah yang masih digunakan.

    Karakter bangunannya masih mempertahankan nuansa klasik yang kuat. Hotel ini juga dikenal sebagai lokasi terjadinya peristiwa perobekan bendera Belanda pada 19 September 1945. Nilai sejarah tersebut membuat Hotel Majapahit tidak hanya berfungsi sebagai hotel, tetapi juga sebagai salah satu penanda perjalanan sejarah Kota Surabaya.

  3. 3. Gedung Grahadi

    Gedung Grahadi
    Gedung Grahadi (commons.wikimedia.org/Sakurai Midori)

    Gedung Grahadi merupakan salah satu bangunan kolonial yang masih digunakan hingga kini di pusat Surabaya. Bangunan ini didirikan pada tahun 1795 sebagai tempat tinggal Dirk van Hogendoorp yang saat itu menjadi penguasa Jawa bagian timur. Bangunan tersebut kemudian mengalami beberapa perubahan fungsi seiring pergantian masa pemerintahan.

    Suasana bangunan masih memperlihatkan karakter arsitektur kolonial yang kuat. Pada masa Herman Willem Daendels, bangunan ini direnovasi menjadi bergaya Dutch Colonial Villa dan kini digunakan sebagai rumah dinas Gubernur Jawa Timur. Keberadaannya menjadikan Gedung Grahadi sebagai salah satu peninggalan Belanda yang tetap berfungsi hingga sekarang.

  4. 4. Gedung Kantor Pusat PTPN X

    Gedung Kantor Pusat PTPN X
    Gedung Kantor Pusat PTPN X (disbudporapar.surabaya.go.id)

    Gedung Kantor Pusat PTPN X merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan ekonomi Surabaya pada masa kolonial. Bangunan ini awalnya merupakan Koloniale Bank yang dibangun pada tahun 1928 oleh arsitek Charles Prosper Wolff Schoemaker. Bangunan tersebut menjadi bagian dari aktivitas perbankan pada masanya.

    Karakter arsitektur kolonial modern masih terlihat pada fasad bangunan yang hingga kini tetap digunakan. Gedung tersebut menjadi bagian dari sejarah kebangkitan ekonomi Surabaya pada era kolonial dan setelah kemerdekaan digunakan oleh PTPN X. Keberadaannya menjadikan bangunan ini sebagai salah satu peninggalan Belanda yang masih berfungsi hingga kini.

  5. 5. Hotel Varna

    Hotel Varna
    Hotel Varna (disbudporapar.surabaya.go.id)

    Hotel Varna yang berada di Jalan Tunjungan menempati bangunan peninggalan kolonial Belanda yang telah berdiri sejak sekitar tahun 1918. Bangunan ini sebelumnya merupakan pertokoan milik Fa. Begeer, van Kempen en Vos yang menjadi bagian dari kawasan perdagangan Jalan Tunjungan. Keberadaannya menjadi salah satu penanda sejarah di koridor jalan yang terkenal sejak masa kolonial.

    Bangunan tersebut masih mempertahankan unsur bangunan aslinya meskipun kini digunakan sebagai hotel. Keberadaan Hotel Varna juga menjadi bagian dari jejak sejarah Jalan Tunjungan yang sejak masa kolonial dikenal sebagai kawasan ekonomi penting di Surabaya. Suasana bangunannya masih menghadirkan nuansa heritage yang khas di kawasan tersebut.

    Kelima bangunan peninggalan Belanda tersebut hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak arsitektur bersejarah yang masih beroperasi aktif di Surabaya. Mulai dari fungsi museum, hotel, hingga kantor administrasi; keberadaan gedung cagar budaya ini membuktikan bagaimana warisan masa lalu dapat terus hidup berdampingan dengan denyut perkembangan Kota Pahlawan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More