Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengenal Festival Golabgiri, Tradisi Panen Mawar di Iran yang Terkenal

Mengenal Festival Golabgiri, Tradisi Panen Mawar di Iran yang Terkenal
Festival Golabgiri di Iran (commons.wikimedia.org/Absurdtartarus)

Musim semi identik dengan dedaunan hijau dan bunga bermekaran. Demikian pula di Iran yang menjadi pertanda datangnya musim panen mawar. Perlu diketahui bahwa negara tersebut menjadi salah satu penghasil air mawar berkualitas tinggi, selain Bulgaria, Turki, dan Maroko.

Varietas mawar Rosa damascena yang ditanam di Iran sangat dicari karena aroma dan rasanya yang kuat. Selain itu, air mawar telah digunakan dalam masakan Persia sejak zaman dulu dan umum menjadi bahan kosmetik maupun produk perawatan kulit. Proses pembuatan air mawar pun telah menjadi bagian dari budaya mereka yang dapat disaksikan dalam Festival Golabgiri.

Festival tersebut berkembang di wilayah Kashan, Provinsi Isfahan. Biasanya berlangsung pada pertengahan Mei hingga pertengahan Juni. Mau tahu lebih lanjut tentang Festival Golabgiri di Iran? Mari kita ulik!

1. Festival Golabgiri berarti pembuatan air mawar

Festival Golabgiri di Iran
Festival Golabgiri di Iran (commons.wikimedia.org/Absurdtartarus)

Golabgiri yang berarti pembuatan air mawar dalam bahasa Persia, berkembang menjadi tradisi yang diyakini berasal dari Iran. Wilayah tengah dan selatan negara tersebut telah menjadi tempat di mana bunga Rosa damascena tumbuh subur. Kashan menjadi wilayah yang masih melestarikan budaya tersebut.

Penggunaan mawar untuk pengobatan dan kosmetik telah didokumentasikan dalam teks-teks Persia yang berasal dari abad ke-10. Kemudian produksi air mawar mulai berkembang pesat selama masa Dinasti Safavid pada abad ke-16. Ditandai dengan berdirinya tempat penyulingan air mawar di Kashan.

Pada masa itu, air mawar populer sebagai bahan masakan Persia. Sering digunakan untuk memberi rasa pada dessert, minuman, dan hidangan gurih. Seiring waktu, Golabgiri terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan zaman hingga saat ini.

2. Dimulai dari memetik mawar pada pagi hari

orang memetik bunga mawar
orang memetik bunga mawar (commons.wikimedia.org/Mostafameraji)

Selama musim Golabgiri, proses pembuatan air mawar secara tradisional dimulai dengan memanen bunga mawar. Rosa damascena dipetik pagi-pagi sekali supaya aromanya tidak hilang. Penduduk setempat dan wisatawan berjalan menyusuri ladang, kemudian memetik mawar segar.

Sambil memetik bunga, mereka dapat menghirup udara pagi yang masih segar dan semerbak aroma mawar. Langit cerah dan hamparan bunga merah muda turut menyegarkan mata. Momen tersebut menjadi salah satu daya tarik Festival Golabgiri bagi wisatawan.

3. Proses penyulingan air mawar dilakukan secara tradisional

penyulingan air mawar secara tradisional
penyulingan air mawar secara tradisional (commons.wikimedia.org/Mostafameraji)

Saat ini produksi air mawar di Iran telah menjadi industri besar. Meski sudah menggunakan teknik dan mesin distilasi modern, tetap dibarengi dengan metode tradisional. Hasilnya telah diekspor ke berbagai belahan dunia.

Adanya Festival Golabgiri dapat memberikan kesempatan wisatawan untuk melihat proses penyulingan air mawar secara tradisional. Bunga yang telah dipanen dibawa ke tempat penyulingan. Kemudian, ditempatkan dalam bejana besar yang dikenal sebagai dig (sejenis pot Persia), yang diisi air.

Dig kemudian ditutup rapat dan air dipanaskan, uap yang naik membawa minyak esensial serta aroma bunga. Setelah itu dikumpulkan dalam kumparan pendingin. Proses tersebut membutuhkan waktu beberapa jam untuk menghasilkan air mawar yang siap dikemas.

Penyulingan air mawar secara tradisional memang membutuhkan banyak tenaga dan waktu. Prosesnya lambat dan perlu dilakukan dengan hati-hati, karena memengaruhi aroma serta kualitas air mawar yang dihasilkan. Sedangkan limbah distilasi digunakan untuk pakan ternak atau kompos.

4. Dimeriahkan dengan musik, tarian, dan aktivitas budaya

Festival Golabgiri di Iran
Festival Golabgiri di Iran (commons.wikimedia.org/Absurdtartarus)

Festival Golabgiri juga memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mempelajari sejarah dan budidaya mawar. Selain itu, dapat menyaksikan pertunjukan dan tari tradisional Iran yang meriah. Biasanya mereka menggunakan alat musik seperti daf, sorna, atau dohol.

Bagi penduduk setempat, festival ini bukan sekadar membuat air mawar dan melestarikan warisan budaya. Namun, juga menjadi momen untuk berkumpul sebagai komunitas dan merayakan keindahan alam. Mereka juga mengizinkan wisatawan membawa pulang air mawar yang telah dibuat hingga mencicipi hidangannya.

Festival Golabgiri menjadi perayaan penting di Iran, sering kali direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin menikmati musim semi dengan cara berbeda. Acara budaya tersebut terpusat di wilayah tertentu seperti Kashan dan Meymand. Tertarik untuk merasakan keseruannya langsung?


This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

5 Tempat Beli Oleh-oleh Haji di Makkah, Pilihannya Lengkap!

07 Mei 2026, 07:07 WIBTravel