Patung Les Six Continents (Enam Benua), yang terletak di pelataran di luar Musée d'Orsay. Dipahat oleh seniman berbeda, masing-masing mewakili sebuah benua: Eropa, Asia, Afrika, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Oseania. (unsplash.com/Sandip Roy)
Pada tahun 1981, seorang arsitek asal Italia bernama Gae Aulenti dipilih untuk merancang interior museum, mulai dari tata letak ruangan, dekorasi, sampai furniturnya. Ia menyulap area bekas peron kereta menjadi sebuah aula tengah yang megah untuk memajang patung dan membagi galeri seni menjadi tiga tingkatan di bawah atap kubah kaca yang besar. Desain ini dibuat agar ruangan yang super luas tersebut terasa lebih rapi dan nyaman buat pengunjung yang ingin menikmati karya seni.
Setelah renovasi selesai pada Juli 1986, butuh waktu sekitar 6 bulan untuk menata sekitar 2.000 lukisan dan 600 patung di dalamnya. Demi melengkapi koleksi yang sudah ada, pihak museum juga membeli karya-karya penting lain, seperti buatan Paul Gauguin dan Camille Claudel. Alhasil, saat ini Musée d'Orsay nggak cuma memamerkan lukisan, tapi juga menyimpan lebih dari 2.200 patung, serta koleksi foto, arsitektur, dan seni dekoratif yang sangat lengkap.